Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Daerah
  3. Dispar Maros Diminta Pantau Perilaku Kupu-Kupu di Bantimurung

Dispar Maros Diminta Pantau Perilaku Kupu-Kupu di Bantimurung

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
20 Maret 2016, 23.38 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Dispar Maros Diminta Pantau Perilaku Kupu-Kupu di Bantimurung

JURNALPOST.COM - Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, meminta Pemkab Maros (Dinas Pariwisata Maros) untuk melakukan penelitian dan pemantauan untuk mengetahui siklus hidup dan perilaku kupu-kupu yang ada di Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung, Kabupaten Maros.

Hal ini karena berdasarkan informasi yang diterimanya, ada waktu tertentu yang terjadi dalam setahun dimana ribuan kupu-kupu yang ada di Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung akan berkumpul di salah satu hamparan lahan disana.

IKLAN

"Saya kurang faham siklus hidupnya kupu-kupu disana itu. Tapi menurut informasi dari orang yang pernah melihat itu, dalam satu tahun pasti ada waktu tertentu kupu-kupu itu berkumpul di sebuah hamparan lahan di sekitar Bantimurung, dan itu biasanya terjadi tidak lama, hanya sekitar 2 atau 3 hari," ungkap Agus, kemarin.

Bulusaraung
Baca Juga

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

Apabila waktu siklus ini bisa diketahui, maka dikatakannya momen ini akan bisa menjadi objek wisata baru yang unik dan sangat menarik yang diyakininya pasti sangat laku untuk dijual kepada para wisatawan.

"Ini akan jadi objek wisata yang sama seperti di Jepang, yang ada waktu tertentu dimana bunga sakura mekar. Ini sangat berpotensi untuk dijual. Tapi untuk momen berkumpulnya kupu-kupu di Bantimurung ini dalam satu tahun itu pasti terjadi, cuma kita belum tahu pastinya kapan itu terjadi," ujarnya.

Untuk itu Agus me.inta agar Dinas Pariwisata dan lengelola Taman Nasional Bantimurung - Bulusaraung bisa melakukan oenelitian dan pemantauan pada kupu-kupu yang ada disana agar bisa diketahui gejala alam atau tanda-tanda yang menunjukkan peristiwa itu akan terjadi.

IKLAN

"Harus kita tau apa tanda-tandanya supaya kita bisa mengetahui dan menjual momen itu menjadi tujuan wisata. Itu berpotensi jadi wisata baru. Itu pasti sangat menarik sekali. Saya sendiri sangat ingin untuk bisa melihat itu. Saya harap pihak Dinas Pariwisata Maros bisa melakukan penelitian tentang apa tanda-tanda dan gejala-gejala bahwa akan terjadi hal seperti itu. Jadi kita bisa tau sekitar bulan apa atau musim apa," ungkapnya.

Bantimurung
Baca Juga

Tragedi Cinta di Bantimurung, Ibu Rumah Tangga Tewas Diduga Akibat Hubungan Asmara

Akan tetapi untuk saat ini, Agus mengatakan, yang paling utama untuk segera dipublish adalah foto mengenai momen tersebut.

"Tapi saya minta diusahakan dulu itu ada fotonya, jadi bisa kita ekspose. Karena itu hal yang sangat luar biasa," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas pariwisata Kabupaten Maros, Rahmat Burhanuddin, membenarkan informasi yang didengar oleh Wakil Gubernur Sulsel tersebut.

"Iya, memang ada waktu tertentu dalam satu tahun kupu-kupu yang ada disana (Bantimurung) itu berkumpul di salah satu hamparan lahan, dan itu jumlahnya ribuan. Itu sangat indah sekali," ujarnya.

Balai TN Babul Uji Coba Penerapan SOP Tata Tertib Pendakian Gunung Bulusaraung
Baca Juga

Balai TN Babul Uji Coba Penerapan SOP Tata Tertib Pendakian Gunung Bulusaraung

Terkait permintaan Wakil Gubernur agar Dinas Pariwisata bjsa melakukan penelitian dan pemantauan untuk bisa mengetahui kapan jadwal waktu atau momen berkumpulnya kupu-kupu yang ada di Bantimurung, Rahmat mengatakan, pihaknya siap dan akan melakukan hal itu.

"Nanti kita akan coba melakukan pemantauan dan penelitian untuk mengetahui kapan dan apa yang kira-kira busa membuat kulu-kupu itu berkumpul," ucapnya. (fo)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dispar-maros-diminta-pantau-perilaku-kupu-kupu-di-bantimurung/1734/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.58 WITA

  • #Berita Maros
  • #Bulusaraung
  • #Taman Nasional
  • #kupu-kupu Bantimurung

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ratusan Warga Meriahkan Bulan Bakti Karang Taruna di Barru, UMKM Lokal Ikut Dilibatkan

Hadiri Pelantikan Pengurus PPP Barru, Bupati Andi Ina Tekankan Sinergi Politik untuk Kesejahteraan Masyarakat

Kekeringan Melanda Blora, PPSDM Migas Salurkan Bantuan Air Bersih ke Empat Wilayah Sekitar Cepu

Kepala Daerah Adu Keahlian Masak Nasi Goreng di HUT ke-357 Sulsel, Bupati Barru Turut Hadir

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  3. 3

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  4. 4

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.