JURNALPOST.COM - Berdasarkan data Kementerian Pertanian, hingga 28 Februari 2016, realisasi pertanaman di Sulsel baru mencapai 505.825,75 hektare atau sebesar 82,57 persen dari target yang dipatok, yaitu seluas 612.590 hektare.
Itu berarti, hingga akhir Maret nanti Sulsel masih perlu melakukan penanaman pada areal seluas 106.764,25 hektare.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel, M. Aris Mappeangin, mengaku tetap optimistis target tanam untuk musim tanam Oktober - Maret (2015/2016) yang dipatok mencapai 612.590 hektare tersebut bisa tercapai.
"Kami optimistis target tersebut dapat tercapai dengan menggenjot pertanaman di daerah sektor timur dan sektor peralihan," kata Aris, Selasa (2/3).
Jika benar-benar dioptimalkan, potensi pertanaman di sektor timur dan peralihan ini disebutnya bisa mencapai lebih dari 100 ribu hektare.
Aris menerangkan, daerah sektor timur ini, diantaranya meliputi Kabupaten Sinjai, Bone, Soppeng, Wajo, dan Sidrap.
"Wilayah ini akan kami optimalkan. Sepanjang sumber air tersedia, penanaman akan dilakukan," ungkapnya.
Pada tahun 2016 ini, Sulsel menargetkan produksi padi hingga 5,7 juta ton gabah kering giling (GKG). Target ini naik sebesar 3,6 persen dari tahun 2015 yang hanya sebesar 5,5 juta ton.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, optimistis Sulsel tetap menjadi lumbung pangan di Indonesia.
Sulsel, dikatakannya memiliki kelebihan karena memiliki musim yang berbeda di sektor barat, sektor timur dan peralihan. Dengan demikian, produksi padi Sulsel selama satu tahun bisa continue.
"Saat Jawa panen, berbarengan dengan panen pada wilayah di sektor barat, ketika Jawa paceklik, kita justru panen pada wilayah sektor timur dan peralihan," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Kementan), Andi Muhammad Syakir, meminta Dinas Pertanian Sulsel untuk memacu luas lahan pertanaman selama bulan Maret 2016.
"Luas lahan pertanaman di Sulsel masih kurang 100 ribu hektare lebih, kami harapkan pihak Dinas Pertanian bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target pertanaman hingga akhir Maret ini," ujarnya. (fo).
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda