Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Dilema Wanita Karier di Era Modern

Dilema Wanita Karier di Era Modern

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
06 Mei 2026, 11.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Wanita Karier

Penulis: Auryn Keysha Aulia

JurnalPost.com - Di era modern ini, semakin banyak perempuan yang memilih untuk berkarier di luar rumah sebagai wujud kemandirian dan pemenuhan kebutuhan finansial. Namun, kondisi tersebut sering kali mengakibatkan berkurangnya waktu dalam pengasuhan anak, sehingga anak harus dititipkan kepada pihak lain. Fenomena ini menjadi semakin mengkhawatirkan setelah terungkapnya kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha di Yogyakarta yang menjadi viral di media sosial. Oleh karena itu, permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan pilihan perempuan untuk berkarier, tetapi juga mencerminkan lemahnya sistem pengasuhan anak yang perlu mendapatkan evaluasi.

IKLAN

Di satu sisi, keberadaan wanita karier memberikan kontribusi yang signifikan bagi keluarga. Perempuan yang bekerja tidak hanya berperan dalam meningkatkan kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga membantu menciptakan stabilitas finansial yang lebih baik bagi masa depan anak. Selain itu, ibu yang berkarier dapat menjadi teladan dalam hal kemandirian, tanggung jawab, dan etos kerja. Nilai-nilai tersebut secara tidak langsung dapat membentuk karakter anak menjadi lebih disiplin dan mandiri.

72084c82 26e9 413c bdbf 96fbb072ded4
Baca Juga

Fenomena Main Hakim Sendiri sebagai Ancaman terhadap Due Process of Law di Indonesia

Selain memberikan dampak ekonomi, wanita karier juga berperan dalam membentuk pola pikir anak yang lebih terbuka terhadap kesetaraan gender. Anak yang tumbuh dengan melihat ibunya bekerja cenderung memiliki pandangan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan yang sama dalam kehidupan. Hal ini penting dalam membentuk generasi yang lebih adil dan tidak diskriminatif dalam memandang peran gender di masyarakat.

IKLAN

Namun demikian, peran ibu dalam pengasuhan anak tetap tidak dapat tergantikan. Kedekatan emosional antara ibu dan anak sangat penting dalam membentuk rasa aman, kepercayaan diri, serta perkembangan psikologis anak. Kurangnya interaksi langsung dapat menyebabkan anak merasa kurang diperhatikan, bahkan berpotensi mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi. Oleh karena itu, meskipun berkarier, ibu tetap perlu menjaga kualitas hubungan dengan anak.

Permasalahan utama justru terletak pada sistem pengasuhan anak yang belum sepenuhnya menjamin keselamatan dan mutu layanan. Banyak daycare belum memiliki standar operasional yang jelas serta pengawasan yang ketat. Hal ini menyebabkan kualitas pengasuhan menjadi tidak merata dan berpotensi membahayakan anak jika tidak dikelola dengan baik.

Kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha di Yogyakarta menjadi bukti nyata dari lemahnya sistem pengawasan dan standar operasional lembaga penitipan anak. Tempat yang seharusnya menjadi lingkungan yang aman justru berubah menjadi ruang yang berisiko bagi anak. Hal ini menunjukkan bahwa tanggung jawab tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada orang tua, khususnya ibu, melainkan juga, kepada penyedia layanan dan pemerintah sebagai pihak pengawas. Tanpa adanya sistem yang ketat dan transparan, kepercayaan orang tua terhadap daycare justru dapat menjadi celah yang berpotensi membahayakan keselamatan anak.

kebakaran hutan di Kalimantan
Baca Juga

Hutan Kalimantan Terbakar: Bencana Alam atau Ada Campur Tangan Manusia?

Dengan demikian, meningkatnya jumlah wanita karier bukanlah penyebab utama munculnya permasalahan dalam pengasuhan anak, melainkan lebih disebabkan oleh lemahnya sistem dan pengawasan terhadap layanan pengasuhan anak. Kasus kekerasan di Daycare Little Aresha di Yogyakarta menjadi pengingat bahwa keselamatan anak tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada lembaga tanpa adanya pengawasan yang jelas. Meskipun demikian, peran ibu sebagai orang tua tetap tidak tergantikan dan tidak boleh hilang di tengah kesibukan bekerja. Oleh karena itu, diperlukan keseimbangan antara pekerjaan dan tanggung jawab pengasuhan, disertai dengan meningkatkan kualitas sistem daycare melalui regulasi dan pengawasan yang lebih ketat. Dengan langkah tersebut, kebutuhan akan karier serta keamanan dan perkembangan anak dapat berjalan secara selaras.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/dilema-wanita-karier-di-era-modern/92794/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 21.16 WITA

  • #Opini Mahasiswa
  • #Wanita Karier

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Warga Sampetan Belajar Kelola Lampu Jalan Tenaga Surya Berbasis IoT Bersama Dosen Polines

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Pilihan Editor

  1. 1 Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?
  2. 2

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  3. 3

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  4. 4

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.