Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Demi Cegah Intervensi Politik , Bahtsul Masail BEM Pesantren Seluruh Indonesia di Buntet Usulkan Polri tetap di bawah Presiden

Demi Cegah Intervensi Politik , Bahtsul Masail BEM Pesantren Seluruh Indonesia di Buntet Usulkan Polri tetap di bawah Presiden

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
11 Maret 2026, 01.10 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Masail BEM

JurnalPost.com - Forum Bahtsul Masail yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasantri (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia pada 8 Maret 2026 di Pesantren Buntet, Cirebon, menghasilkan sejumlah rekomendasi penting terkait tata kelola kelembagaan negara, khususnya mengenai kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam sistem ketatanegaraan.

Koordinator Pusat BEM Pesantren Seluruh Indonesia , Ahmad Tomi Wijaya , menyampaikan bahwa forum ini merupakan ruang intelektual bagi kalangan pesantren untuk memberikan kontribusi pemikiran terhadap persoalan kebangsaan, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan penegak hukum

IKLAN

Forum ini diikuti oleh mahasantri dan perwakilan mahasiswa pesantren dari berbagai daerah yang membahas isu-isu kebangsaan dengan pendekatan fikih siyasah (fikih tata kelola pemerintahan). Melalui diskusi yang mendalam dengan merujuk pada literatur klasik Islam (kutub al-turats) serta mempertimbangkan realitas sosial-politik Indonesia, forum merekomendasikan agar kedudukan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Pesantren Bakery Workshop in Action
Baca Juga

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Para peserta Bahtsul Masail menilai bahwa struktur tersebut dapat menjaga efektivitas komando, memperjelas tanggung jawab kelembagaan, serta memperkuat profesionalitas dan independensi aparat penegak hukum. Rantai komando yang langsung kepada Presiden dinilai mampu mempercepat pengambilan keputusan serta meminimalkan potensi tarik-menarik kepentingan politik antar lembaga negara.

Dalam kajian fikih siyasah klasik, aparat keamanan dalam negara memang merupakan bagian dari perangkat pemerintahan yang membantu penguasa dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di tengah masyarakat.

Dalam literatur administrasi pemerintahan Islam dikenal konsep diwan (ديوان), yaitu lembaga yang mengelola berbagai urusan negara, termasuk urusan militer dan aparatur pemerintahan.

Disebutkan dalam literatur klasik: .والديوان موضع لحفظ ما يتعلَّق بحقوق السلطنة من الأعمال والأموال، ومن يقوم بها من الجيوش والعمَّال Artinya: Diwan adalah lembaga yang mengatur dan mencatat hal-hal yang berkaitan dengan hak- hak kekuasaan negara, baik pekerjaan pemerintahan, urusan keuangan, maupun pihak-pihak yang menjalankannya seperti tentara dan para pejabat.

bersih sampah
Baca Juga

Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

Dalam sejarah pemerintahan Islam, sistem diwan ini pertama kali dilembagakan secara sistematis oleh Khalifah Umar bin Khattab عنه الل ض . ر sebagai bentuk penguatan tata kelola administrasi negara.

Selain itu, dalam kajian bahasa dan kelembagaan keamanan Islam, istilah kepolisian dikenal dengan sebutan syurṭah (رشطة ال). Para ulama menjelaskan bahwa syurṭah merupakan aparat yang membantu penguasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

IKLAN

Sebagaimana dijelaskan dalam kitab Al-Miṣbāḥ al-Munīr karya Al-Fayyumi: .وال ررشَ9ط أعوان السلطان لأنهم جعلوا لأنفسهم علامات 9يعرفون بها للأعداء Artinya: Syurṭah adalah para pembantu penguasa (sulṭān), karena mereka memiliki tanda-tanda khusus yang membedakan mereka dalam menjalankan tugas keamanan.

Penjelasan ini menunjukkan bahwa dalam tradisi pemerintahan Islam klasik, aparat keamanan secara struktural berada di bawah otoritas langsung pemimpin negara sebagai pihak yang bertanggung jawab menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.

Mahasiswa PJJ
Baca Juga

Dari Sapu Lidi sampai Emperan Kamar: Begini Santri Nurul Maghfiroh Menghidupkan Pancasila

Pandangan tersebut juga sejalan dengan uraian Imam Al-Mawardi (w. 450 H) dalam kitab Al- Ahkam As-Sulthaniyyah yang menjelaskan bahwa penguasa memiliki kewenangan membentuk

berbagai perangkat pemerintahan untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan mengelola urusan masyarakat.

Forum Bahtsul Masail juga menekankan pentingnya prinsip taqlīl al-wasīṭ (الوسيط تقليل), yaitu memperkecil jumlah perantara dalam struktur pengambilan keputusan pemerintahan. Prinsip ini bertujuan untuk memperjelas rantai komando, mempercepat proses kebijakan, serta meminimalkan peluang penyalahgunaan kewenangan.

Dalam konteks negara Indonesia yang plural dan multikultural, aparat kepolisian menghadapi berbagai tekanan sosial, politik, maupun kepentingan kelompok. Oleh karena itu, para peserta forum menilai bahwa posisi kelembagaan yang kuat dan jelas sangat diperlukan agar Polri dapat menjalankan fungsi penegakan hukum secara profesional dan adil bagi seluruh masyarakat.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, forum Bahtsul Masail BEM Pesantren Seluruh Indonesia di Buntet merekomendasikan agar kedudukan Polri tetap berada langsung di bawah Presiden. Struktur ini dipandang lebih mampu menjaga efektivitas komando, memperjelas tanggung jawab kelembagaan, serta memperkuat independensi aparat penegak hukum dalam menghadapi dinamika masyarakat Indonesia yang majemuk.

Hasil Bahtsul Masail ini selanjutnya akan disusun dalam bentuk draft rekomendasi dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait sebagai kontribusi pemikiran dari kalangan pesantren dalam memperkuat sistem hukum nasional serta menjaga stabilitas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Referensi Kitab: • Al-Mawardi, Al-Ahkam As-Sulthaniyyah. • Al-Fayyumi, Al-Miṣbāḥ al-Munīr fī Gharīb al-Sharḥ al-Kabīr.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/demi-cegah-intervensi-politik-bahtsul-masail-bem-pesantren-seluruh-indonesia-di-buntet-usulkan-polri-tetap-di-bawah-presiden/91370/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.10 WITA

  • #Pesantren

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan
  2. 2

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  3. 3

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  4. 4

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.