Palembang, JurnalPost.com — Upaya peningkatan mutu pendidikan anak usia dini terus digencarkan melalui beragam kegiatan peningkatan kompetensi guru. Tim Pelaksana Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Sriwijaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan modul ajar deep learning dalam pembelajaran sosial anak usia dini. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para guru PAUD se-Kota Palembang untuk memperdalam kompetensi pedagogik sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan yang diikuti oleh puluhan guru PAUD ini bertujuan untuk membekali pendidik dengan pengetahuan dan kemampuan menyusun pembelajaran yang bermakna, berkesadaran, dan menyenangkan sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Melalui kegiatan ini, guru mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam modul ajar, sehingga proses pembelajaran anak usia dini berlangsung secara kreatif, edukatif, interaktif, dan adaptif.
Pelatihan ini hadir sebagai respons atas tantangan kemajuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang yang semakin memengaruhi inovasi pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sosial anak usia dini. Di tengah derasnya arus digitalisasi, muncul kekhawatiran akan menurunnya kemampuan interaksi sosial, komunikasi, kolaborasi, kerja sama, hingga pengendalian emosi pada anak usia dini, akibat penggunaan teknologi yang berlebihan. Kondisi ini diperburuk dengan kecenderungan sebagian orang tua yang lebih menekankan kemampuan akademik seperti membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tanpa memperhatikan pentingnya pengembangan aspek sosia emosional anak. Melalui pelatihan penyusunan modul ajar deep learning ini, guru PAUD dibekali kemampuan untuk merancang kegiatan pembelajaran yang seimbang antara penguasaan akademik dan pembelajaran sosial anak usia dini, dengan memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak dan holistik.
Sejumlah tokoh pengembangan pendidikan ‘Aisyiyah turut hadir pada kegiatan ini, antara lain: Eka Yunita, S.Pd.AUD (Ketua IGABA Kota Palembang), Winarsih, S.P., M.Pd. (Mitra PkM dari TK Utama Aisyiyah Kota Palembang), Siyencha Widia, S.Pd.AUD. (Kepala Sekolah TK Aisyiyah 4 Kota Palembang), dan perwakilan guru PAUD se-Kota Palembang.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Mitra PkM, Winarsih, S.P., M.Pd., yang memberikan motivasi kepada para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat dan antusias. Ia juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim pelaksana dari Universitas Sriwijaya atas kolaborasi dan dedikasi dalam kegiatan pengabdian ini, serta berharap agar sinergi yang telah terjalin dapat berlanjut melalui program-program pengembangan guru lainnya di masa mendatang.
Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan sekaligus pembukaan resmi oleh Ketua Pelaksana PkM, Taruni Suningsih, M.Pd. Dalam laporannya, Taruni menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian ini melibatkan perwakilan guru PAUD se-Kota Palembang dengan tujuan memperkuat kompetensi pedagogik maupun kompetensi lainnya dalam menerapkan pendekatan deep learning melalui proses pembelajaran yang meaningful, mindful, dan joyful. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan agar para guru mampu mengimplementasikan pendekatan tersebut secara tepat dan berkelanjutan di masing-masing lembaga PAUD.
Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata kepada Mitra PkM yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan. Momen ini menjadi simbol penghargaan atas kerja sama yang solid antara Tim Pelaksana, Mitra PkM, dan peserta, sekaligus mempererat kemitraan dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas PAUD di Kota Palembang.
Penyerahan Cinderamata kepada Mitra PkM
Sesi pematerian diawali oleh Tim Dosen Pelaksana, Yin Yin Septiani, M.Pd., dalam paparannya, memberikan pengetahuan tentang pendekatan deep learning dalam PAUD yang berfokus pada pemahaman mendalam dan bermakna, bukan sekadar menghafal atau mengejar nilai. Yin Yin juga menekankan pentingnya peran guru dalam menyusun modul ajar yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga menumbuhkan kemampuan sosial anak usia dini melalui kegiatan yang interaktif dan kontekstual.
Materi berikutnya disampaikan oleh Akbari, M.Pd., yang mengulas secara mendalam mengenai urgensi pembelajaran sosial bagi anak usia dini. Ia menekankan bahwa pembelajaran sosial tidak hanya berfokus pada pengetahuan tentang masyarakat, geografi, sejarah, dan kewarganegaraan, tetapi juga menumbuhkan kemampuan anak untuk berpikir kritis, bertindak demokratis, serta memahami hubungan global yang saling terhubung. Akbari juga menegaskan bahwa pembelajaran sosial harus berakar pada nilai-nilai keagamaan dan moralitas, sehingga mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan sosial dan perilaku anak usia dini di era modern yang sarat dengan pengaruh teknologi.
Materi penutup disampaikan oleh Yuni Dwi Suryani, M.Pd., yang memberikan pelatihan penggunaan platform artificial intelligence SUNO AI sebagai inovasi dalam penyusunan modul ajar deep learning. Dalam sesi ini, para guru berkesempatan mempraktikkan langsung penyusunan komponen modul ajar sesuai dengan konten pembelajaran sosial anak usia dini. Konten pembelajaran yang telah disusun, kemudian di-generate melalui SUNO AI menjadi lagu edukatif yang sarat dengan nilai-nilai sosial. Pendekatan ini menunjukkan bahwa lagu anak dapat menjadi media efektif dalam menyampaikan pesan pendidikan dan memperkuat pembelajaran sosial dalam kehidupan sehari-hari anak usia dini.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Program Studi PG-PAUD FKIP Universitas Sriwijaya dalam memperkuat peran aktif perguruan tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat dan peningkatan mutu pendidikan di daerah. Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, dan mitra PkM, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi dunia pendidikan, khususnya dalam penguatan kualitas pembelajaran anak usia dini di Kota Palembang.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dibiayai oleh Anggaran Universitas Sriwijaya Tahun Anggaran 2025 Sesuai dengan SK Rektor Nomor: 0014/UN9/SK.LPPM.PM/2025 tanggal 17 September 2025.
Penulis: TS
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda