Malang, JurnalPost.com — Peran Human Resources Development (HRD) di dunia industri kini tidak hanya berkaitan dengan proses rekrutmen karyawan, tetapi juga pengembangan kompetensi dan kesejahteraan pekerja. Melalui program magang di salah satu perusahaan farmasi di Indonesia, mahasiswi Psikologi Universitas Brawijaya, Nadhifah Haliza Salimna, memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai proses pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan kerja profesional.
Selama menjalani magang, Nadhifah ditempatkan pada bidang training dan recruitment di departemen HRD. Pada bidang training, ia terlibat dalam penyusunan materi presentasi, pengeditan video pembelajaran, pengolahan data hasil evaluasi training, hingga rekapitulasi kehadiran peserta pelatihan. Ia juga mengembangkan booklet self-training sebagai media pembelajaran mandiri yang dirancang untuk membantu karyawan memahami materi secara lebih terstruktur dan mudah dipelajari kembali setelah pelatihan berlangsung.
Keterlibatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana program learning and development dijalankan untuk mendukung peningkatan kompetensi dan kesiapan kerja karyawan. Tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, proses pelatihan juga dirancang agar pembelajaran dapat berjalan lebih sistematis, efektif, dan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Pada bidang recruitment, Nadhifah mempelajari proses recruitment dan selection melalui keterlibatannya sebagai observer dalam wawancara kandidat serta membantu persiapan teknis pelaksanaan recruitment secara daring maupun luring. Pengalaman tersebut memperlihatkan bagaimana perusahaan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja dengan kandidat yang sesuai dengan budaya dan kebutuhan organisasi. Melalui kegiatan ini, Nadhifah juga memahami pentingnya proses seleksi dalam mendukung kualitas sumber daya manusia perusahaan.
Selain kegiatan training dan recruitment, Nadhifah turut terlibat dalam program employee well-being perusahaan bertajuk “Now I’m Healthy and Happy”. Salah satu program yang dijalankan adalah Step Challenge, yaitu program yang mendorong karyawan untuk menerapkan gaya hidup aktif melalui target minimal 6.000 langkah per hari. Dalam pelaksanaannya, Nadhifah membantu proses monitoring melalui rekapitulasi dan pengolahan data pencapaian langkah peserta setiap bulan, mulai dari pengecekan data hingga persiapan administrasi apresiasi bagi peserta yang memenuhi target program. Kegiatan tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana perusahaan membangun budaya kerja yang lebih sehat dan partisipatif melalui pendekatan employee well-being.
Bagi Nadhifah, pengalaman magang ini memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung penerapan ilmu Psikologi Industri dan Organisasi (PIO) di dunia kerja. Berbagai kegiatan yang dijalani juga berkaitan dengan pembelajaran pada mata kuliah pengembangan sumber daya manusia, psikologi positif, dan psikologi kerekayasaan, khususnya dalam memahami hubungan antara sistem kerja, pengembangan kompetensi, dan kesejahteraan karyawan di lingkungan industri.
Melalui pengalaman tersebut, Nadhifah tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai proses kerja HRD secara langsung, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, koordinasi, pengolahan data, dan adaptasi di lingkungan kerja profesional sebagai bekal menghadapi dunia kerja di masa mendatang.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda