Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Coretax dan Taruhan Besar pada Kualitas User Experience

Coretax dan Taruhan Besar pada Kualitas User Experience

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
16 November 2025, 15.36 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Coretax

Oleh : Ayu Laras Proborini

JurnalPost.com - Sistem Coretax lahir dari semangat menyederhanakan dan mempercepat proses, layanan yang lebih rapi, serta sistem yang lebih transparan dalam administrasi perpajakan di Indonesia. Namun, tersimpan taruhan besar yang kerap tak disadari yaitu kualitas user experience (UX). UX bukan sekadar soal tampilan antarmuka yang menarik, melainkan keseluruhan pengalaman yang dirasakan pengguna ketika berinteraksi dengan sistem mulai dari bagaimana mereka memahami fitur, menavigasi menu, hingga menyelesaikan tugas yang seharusnya sederhana.

IKLAN

Kejelasan informasi, kemudahan menemukan menu penting, kecepatan respons sistem, serta minimnya gangguan teknis menjadi faktor yang membentuk persepsi pengguna setiap kali mereka masuk ke Coretax. Ketika pengguna berkali-kali menghadapi kebingungan, error, atau alur yang tidak intuitif, maka pertanyaan kritis pun muncul: apakah teknologi ini benar-benar membantu, atau justru menambah beban baru? Di titik inilah kualitas UX menjadi taruhan besar apakah Coretax akan dipuji sebagai keberhasilan digitalisasi, atau sekadar memindahkan kerumitan lama ke layar digital.

72084c82 26e9 413c bdbf 96fbb072ded4
Baca Juga

Fenomena Main Hakim Sendiri sebagai Ancaman terhadap Due Process of Law di Indonesia

Ketika UX yang menjadi fondasi sistem tidak kokoh, maka teknologi secanggih apa pun hanya terlihat baik di atas kertas. Persoalan terbesar Coretax muncul ketika implementasi di lapangan tidak sejalan dengan ambisi besarnya. Banyak pengguna menemukan bahwa sistem yang seharusnya mempermudah justru menghadirkan tantangan baru: waktu akses yang tidak stabil, alur menu yang membingungkan, hingga proses input yang terasa lebih panjang dibanding sistem sebelumnya. Alih-alih mereduksi beban administratif, beberapa fitur justru menciptakan langkah tambahan yang melelahkan. Situasi ini memperlihatkan jurang yang cukup lebar antara desain yang direncanakan dan pengalaman nyata pengguna.

IKLAN

Pada praktiknya, pengguna baik wajib pajak maupun petugas pajak dipaksa beradaptasi dengan sistem yang belum sepenuhnya ramah. Saya teringat ketika mengalami kendala, kemudian menanyakan ke bagian penyuluhan Kantor Pelayanan Pajak (KPP), kami tidak mendapatkan solusi yang cepat, melainkan harus menunggu masalah tersebut ditangani petugas pusat setelah mendapat laporan dari petugas KPP yang entah untuk berapa lama. Sama seperti Wajib Pajak (WP), petugas pajak pun masih bersama-sama belajar berdasarkan kendala yang dihadapi oleh WP. Alur menu yang tidak praktis menambah nilai negatif di mata kami, misalnya untuk upload Faktur Pajak (FP) setelah kami klik tombol upload, muncul kolom dimana kami harus klik konfirmasi tanda tangan terlebih dahulu, baru klik simpan yang mana harusnya untuk perintah upload dapat dilakukan hanya dengan satu tombol.

Fasilitas lain yang kurang praktis saat akan membuat permohonan layanan admisitrasi. Dengan memilih layanan adminstrasi sesuai kebutuhan di menu layanan wajib pajak, justru langkah penyelesainnya kami harus pindah ke menu yang lain yaitu portal saya kemudian kasus saya. Alur menu yang terkesan “terpotong” ini cukup membingungkan.

Hal lain yang cukup mengganggu dalam hal User Interface adalah tata letak yang panjang dan juga lebar ditambah dengan tidak ada fasilitas sorot, hal ini mempersulit ketika ingin menyorot baris tertentu, sehingga kami harus menghitung baris keberapa dari atas letak data tersebut.

kebakaran hutan di Kalimantan
Baca Juga

Hutan Kalimantan Terbakar: Bencana Alam atau Ada Campur Tangan Manusia?

Kritik terhadap implementasi Coretax tidak muncul dari keengganan terhadap perubahan, tetapi dari kebutuhan akan sistem yang benar-benar bekerja. Transformasi digital tidak cukup hanya diluncurkan; ia harus dapat dipakai, dipahami, dan diandalkan. Tanpa itu, digitalisasi hanya menjadi slogan, bukan solusi. Sebagai pengguna harian Coretax, kami sangat mengharapkan perbaikan sistem sesuai dengan janji Menteri Keuangan yang baru untuk menuntaskan permasalahan sistem Coretax.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/coretax-dan-taruhan-besar-pada-kualitas-user-experience/88076/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.14 WITA

  • #Coretax
  • #Opini Mahasiswa

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Pilihan Editor

  1. 1 Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah
  2. 2

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  3. 3

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  4. 4

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.