JurnalPost.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia Formula 1. Setelah 20 tahun menjabat, Christian Horner resmi dicopot dari posisinya sebagai bos tim Red Bull Racing. Keputusan ini diumumkan di tengah menurunnya performa tim Red Bull pada musim 2025.
Penurunan performa dianggap menjadi pemicu utama pergantian pucuk pimpinan. Saat ini, Red Bull hanya berada di posisi keempat klasemen konstruktor F1, meski Max Verstappen telah mencatat dua kemenangan musim ini. Dominasi Red Bull terlihat memudar, terutama dengan McLaren yang secara konsisten mengungguli mereka dalam beberapa balapan terakhir.
“Red Bull telah membebaskan Christian Horner dari tugas operasionalnya mulai hari ini dan telah menunjuk Laurent Mekies sebagai CEO Red Bull Racing,” demikian pernyataan resmi dari juru bicara Red Bull, dikutip dari *Motorsport*.
CEO Corporate Projects and Investments Red Bull, Oliver Mintzlaff, turut memberikan penghormatan terakhir kepada Horner atas dedikasi dan kontribusinya selama dua dekade terakhir.
> “Dengan komitmen, pengalaman, keahlian, dan pemikiran inovatif yang tak kenal lelah, Christian telah memainkan peran penting dalam menjadikan Red Bull Racing sebagai salah satu tim paling sukses dan menarik di Formula 1. Terima kasih untuk segalanya, Christian. Anda akan selalu menjadi bagian dari sejarah kami,” ungkap Mintzlaff.
Laurent Mekies, yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan Racing Bulls, kini ditunjuk sebagai pengganti Horner. Dalam pernyataannya, Mekies menyebut tugas barunya sebagai sebuah kehormatan besar.
> “Sekitar 1,5 tahun terakhir ini merupakan kehormatan besar untuk memimpin tim bersama Peter. Ini adalah petualangan luar biasa bisa berkontribusi pada kelahiran Racing Bulls bersama semua orang bertalenta kami,” ucap Mekies.
Kepergian Horner menambah daftar panjang tokoh penting yang meninggalkan Red Bull. Sebelumnya, Red Bull juga telah kehilangan sosok-sosok kunci seperti:
* Adrian Newey (ahli desain) yang kini bergabung dengan Aston Martin, * Rob Marshall yang hijrah ke McLaren, * Jonathan Wheatley (Direktur Olahraga) ke Sauber, * Will Courtenay (Kepala Strategi) yang juga dikabarkan akan merapat ke McLaren musim depan.
Tantangan besar kini menanti Red Bull, yang mulai musim depan akan menjalankan program mesin ambisius mereka sendiri melalui divisi *Red Bull Powertrains*, dengan dukungan penuh dari Ford.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda