Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Cerpen: Sebuah Janji di Balik Luka

Cerpen: Sebuah Janji di Balik Luka

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
03 Oktober 2025, 13.24 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Sebuah Janji

Penulis: Vonny Dahayu Amanda

JurnalPost.com - Di pagi yang cerah, seorang anak gadis duduk di tepi ranjang kamarnya. Jendela sudah terbuka, sinar mentari masuk menerangi ruangan, tapi hatinya justru gelap. Ia tengah cemas menanti kabar dari kekasih hatinya yang sejak kemarin tak ada kabar sama sekali. Pikirannya kacau, dadanya sesak, seolah waktu berjalan begitu lambat.

IKLAN

Setiap beberapa menit, tangannya tak bisa berhenti meraih ponsel yang tergeletak di meja kecil samping tempat tidur. Ia bolak-balik mengecek layar, berharap ada kabar dari kekasihnya yang menghilang entah kemana. Notifikasi kosong, pesan tak kunjung datang. Bayangan buruk perlahan merayap dalam kepalanya. Apakah kekasihnya marah? Apakah ia bosan? Atau… apakah ada sesuatu yang lebih buruk dari itu?

BPDD Jakarta
Baca Juga

Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

Menjelang siang, dentingan notifikasi akhirnya terdengar. Jantung gadis itu berdegup kencang. Dengan cepat ia meraih ponselnya, dan dibilah notifikasi tampak jelas sebuah pesan :

“Sayang, maaf aku baru kasih kabar.”

Tangannya gemetar, matanya berkaca-kaca. Tanpa menunggu lama, ia langsung membalas pesan itu dengan kalimat yang penuh kegelisahan. Ia bertanya dengan cepat: dari mana saja? Ada masalah apa? Mengapa harus menghilang seharian tanpa kabar?

Ia menunggu dengan perasaan bercampur aduk. Harapan bercampur dengan rasa takut. Ia ingin penjelasan yang menenangkan, tapi saat balasan datang, hatinya justru makin kacau. Kekasihnya menyebutkan alasan, juga beberapa fakta penting yang selama ini disembunyikan. Fakta itu menghantam seperti badai, menghancurkan benteng harapannya.

Riverbank Environmental Inspection
Baca Juga

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

IKLAN

Air matanya mengalir deras. Ia memandang layar ponsel dengan tatapan kosong, mulutnya bergetar namun tak sanggup menyanggah apapun. Fakta itu terlalu sakit untuk dihadapi. Ia merasa dikhianati, meski kata-kata lelaki itu seakan memohon pengertian.

Kekasihnya terus berusaha menenangkan. Kalimat demi kalimat masuk ke layar ponsel, berisi permintaan maaf dan janji. “Aku salah, tapi aku akan memperbaiki semuanya. Beri aku kesempatan sekali lagi. Aku berjanji akan membereskan semua masalah yang sudah kuceritakan padamu.”

Gadis itu terdiam lama. Jiwanya bekecamuk. Antara marah, kecewa, dan cinta yang terlalu dalam. Awalnya, hatinya menolak. Baginya, kepercayaan yang retak tak semudah itu diperbaiki. Tapi disisi lain, perasaan cintanya begitu besar, membuatnya ragu untuk benar-benar melepaskan.

Hari-hari berikutnya dipenuhi perjuangan sang lelaki untuk membuktikan ucapannya. Ia tidak lelah menghubungi, tidak bosan menenangkan, selalu berusaha hadir agar sang gadis yakin bahwa dirinya benar-benar berubah. Sedangkan sang gadis mencoba bertahan, mencoba memahami, meski luka itu belum sembuh sepenuhnya.

Pengendara menggunakan ponsel saat berhenti di lampu merah, ilustrasi pelanggaran lalu lintas.
Baca Juga

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Pada akhirnya, ia memilih memaafkan. Dengan hati yang masih rapuh, ia berusaha melanjutkan hubungan itu. Ia belajar kembali percaya, meski dalam hatinya tersimpan rasa khawatir yang tak pernah benar-benar hilang. Setiap kali lelaki itu berkata akan menepati janji, ia ingin percaya, tapi bayangan luka kemarin terus menghantui.

Hari-harinya kini terasa berbeda. Ada cinta, ada usaha, tapi juga ada rasa takut yang tak pernah lepas. Ia takut semua usaha lelaki itu tidak berbuah manis, takut luka yang sama kembali terulang. Namun baginya adalah perjuangan, meski terkadang penuh dengan ketidakpastian.

Dibalik senyum yang ia tunjukkan setiap hari, ada doa yang ia bisikkan dalam diam: semoga cintanya kali ini benar-benar layak diperjuangkan.

Penulis: Vonny Dahayu Amanda

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/cerpen-sebuah-janji-di-balik-luka/86413/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.22 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Pilihan Editor

  1. 1 Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus
  2. 2

    Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

  3. 3

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  4. 4

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  5. 5

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.