Cerita Mahasiswa Psikologi Unair Magang di RSJ Menur, Belajar Tangani Pasien hingga Beri Psikoedukasi
Penulis: Ayunda Putri dan Nabila Amaliyah
Surabaya, JurnalPost.com - Dua mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Ayunda Putri dan Nabila Amaliyah, menjalani program magang mandiri di Rumah Sakit Daerah (RSD) Prof. Dr. Moeljono Surabaya.
Rumah sakit yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur itu menjadi tempat keduanya mengenal lebih dekat pelayanan kesehatan mental. Selama empat pekan, mereka terlibat dalam kegiatan di Poli Psikologi, bangsal rawat inap, hingga instalasi rehabilitasi.
Program magang tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori psikologi yang dipelajari di kampus dengan kondisi nyata di lingkungan pelayanan kesehatan.
Kesehatan mental menjadi persoalan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Gangguan kesehatan mental tidak hanya memengaruhi kondisi emosional seseorang, tetapi juga kesehatan fisik, produktivitas, dan hubungan sosial.
Data Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mencatat sekitar 970 juta orang di dunia hidup dengan gangguan mental pada 2019. Jumlah tersebut setara dengan satu dari delapan penduduk dunia, dengan kecemasan dan depresi sebagai gangguan yang paling umum.
Sementara itu, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas 2018, prevalensi gangguan mental emosional pada penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas mencapai 9,8 persen atau sekitar 20 juta orang.
Di tengah meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan mental, RSD Prof. Dr. Moeljono menjalankan layanan kesehatan jiwa dan nonjiwa. Rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut memberikan pelayanan kuratif, preventif, dan rehabilitatif.
Dalam pelayanan kesehatan mental, psikolog klinis berperan dalam melakukan asesmen, memahami kondisi pasien, serta menentukan bentuk intervensi yang sesuai.
Artikel Terkait
REKOMENDASI JURNALPOST
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda