CEPU, JurnalPost.com — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pegawai perempuan melalui program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Kegiatan tersebut diselenggarakan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas), Cepu, Rabu (21/10/2026).
Program vaksinasi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Pertambangan dan Energi (HUT PE) ke-81 sekaligus menjadi langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Geologi KESDM, Lana Saria, secara virtual melalui Zoom Meeting. Acara tersebut juga dihadiri jajaran pejabat administrasi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) KESDM serta para peserta vaksinasi.
Vaksinasi HPV kali ini ditujukan bagi karyawati PPSDM Migas dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan perempuan di lingkungan kerja sektor energi.
Dalam sambutannya, Lana Saria menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program bakti sosial yang diinisiasi oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) KESDM, Sri Suparni Bahlil.
"Kegiatan Vaksinasi HPV dalam Rangka HUT PE Ke-81 dilaksanakan atas inisiasi dari Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) KESDM, Ibu Sri Suparni Bahlil, sebagai salah satu kegiatan bakti sosial dari DWP PPSDM Migas," ujar Lana Saria.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan sosial, tetapi juga mencerminkan kepedulian terhadap upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup pegawai, khususnya perempuan.
"Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan, pencegahan penyakit, dan peningkatan kualitas hidup, terutama bagi pegawai wanita yang rentan terpapar kanker serviks. Ini adalah bentuk dukungan penuh dari Penasihat DWP KESDM untuk seluruh karyawati di bawah naungan KESDM," lanjutnya.
Vaksinasi HPV Digelar di Empat Kota
Pelaksanaan vaksinasi HPV dalam rangka HUT Pertambangan dan Energi ke-81 dijadwalkan berlangsung secara bergantian di empat wilayah kerja KESDM.
Rangkaian kegiatan dimulai di Jakarta pada 19 Oktober 2026, dilanjutkan di Bandung pada 20 Oktober, kemudian Cepu pada 21 Oktober, dan dijadwalkan berakhir di Yogyakarta pada 22 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, program vaksinasi di empat lokasi tersebut mencatatkan 785 pendaftar. Sementara itu, khusus pelaksanaan di Cepu yang melibatkan PPSDM Migas dan PEM Akamigas, sebanyak 87 peserta terdaftar untuk mengikuti vaksinasi.
Jumlah pendaftar tersebut menunjukkan adanya perhatian dari para pegawai perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui tindakan pencegahan penyakit.
Vaksin HPV sendiri merupakan salah satu langkah pencegahan infeksi Human Papillomavirus, terutama tipe HPV tertentu yang dapat menyebabkan kanker serviks.
Melalui kegiatan ini, KESDM berharap semakin banyak pegawai perempuan memahami pentingnya perlindungan kesehatan sejak dini, termasuk melalui vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Pegawai Perempuan
Lana Saria menilai tingginya antusiasme peserta menjadi perkembangan positif dalam membangun kesadaran mengenai pencegahan kanker serviks di lingkungan KESDM.
Menurutnya, kesehatan pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kenyamanan, kesejahteraan, dan produktivitas kerja.
"Tingginya antusiasme pendaftar merupakan indikasi positif akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV. Ini juga menjadi momentum yang sangat baik untuk pencegahan kanker serviks sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja bagi karyawati KESDM," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Lana Saria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan vaksinasi.
"Kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DWP KESDM, Bio Farma, para tenaga kesehatan, serta seluruh peserta yang berpartisipasi," pungkasnya.
Pelaksanaan vaksinasi HPV di PPSDM Migas diharapkan menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja.
Selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan kanker serviks, program ini juga mencerminkan komitmen KESDM dalam memberikan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan sumber daya manusia di sektor energi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda