Pihak kepolisian telah mengonfirmasi kecelakaan kerja yang terjadi sekitar pukul 10.00 Wita di lantai 2 bangunan SPPG 02 Bungoro tersebut.
"Benar hari ini telah terjadi laka kerja, seorang buruh bangunan kesetrum listrik saat bekerja di atap bangunan dapur MBG," kata Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh kepada JurnalPost, Senin (29/12/2025).
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat Syahrul sedang bekerja bersama dua rekannya. Berdasarkan keterangan polisi, korban bertugas menarik adukan semen ke bagian atap sebelum akhirnya tanpa sengaja menyentuh kabel listrik.
"Dalam proses pengerjaannya bangunan tersebut korban bekerja tiga orang jadi salah satu yang mengaduk semen, satu yang menarik campuran naik, kemudian satunya lagi mengerjakan di atas. Kebetulan lelaki Syahrul ini menarik campuran itu yang untuk dinaikkan di atas atap namun pada saat menarik campuran tersebut, tanpa sadar lelaki Syahrul menyentuh kabel listrik dan tersengat," ucapnya.
Hasil olah TKP menunjukkan bahwa korban terpapar jaringan listrik tegangan menengah sebesar 20 ribu volt yang mengenai bagian kepala. Akibatnya, Syahrul menderita luka bakar serius di sekujur tubuhnya.
"Kondisi korban saat ini sementara dirawat di rumah sakit yang mengalami luka bakar sekitar 75 persen," ucapnya.
Dugaan Kelalaian dan Ketiadaan APD
Polres Pangkep kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pihak pemberi kerja. Diketahui bahwa lokasi proyek tersebut sangat berisiko tinggi karena jarak antara bangunan dan kabel listrik hanya berkisar satu meter, namun pekerja tidak dibekali alat pelindung diri (APD).
"Kami saat ini sementara melakukan penyelidikan terkait masalah kelalaian terhadap pemberi kerja karena yang dikerjakan tempat itu memang penuh resiko dengan tegangan listrik yang menengah jaraknya hanya kurang lebih 1 meter lebih dari jarak kabel tersebut sama sekali tidak ada pelindung diri yang dipakai (korban)," ungkapnya.
Lebih lanjut, terungkap bahwa pihak PLN sebenarnya sudah memberikan peringatan dini kepada pemilik bangunan mengenai bahaya kelistrikan di area tersebut.
"Saya jelaskan di sini bahwa pihak pemberi kerja dalam hal ini pemilik ruko tersebut sudah diingatkan oleh pihak PLN sebelumnya bahwa kalau mau dikerjakan itu harus memakai alat safety hati-hati karena memang tegangan listrik di sekitar tempatnya bekerja terus sangat dekat," pungkasnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda