JurnalPost.com - Suasana pagi di Kantor Rembuk Masyarakat Medan Utara tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, ratusan anak datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti kegiatan Khitan Berkah bagi anak-anak terdampak banjir, khususnya dari kalangan nelayan yang berdomisili di wilayah Belawan dan sekitarnya. (Ahad, 21 Desember 2025).
Kegiatan sosial ini diprakarsai oleh Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Sumatera Utara bekerja sama dengan UBKM Medan Utara (UBKM MU), serta didukung oleh tim medis Pawertim. Program ini terselenggara berkat dukungan sponsor dari Bank Indonesia (BI) dan YBM PLN sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatera Utara.
Antusiasme masyarakat terhadap program Khitan Berkah ini terbilang sangat tinggi. Jumlah pendaftar bahkan melampaui target yang telah ditentukan panitia.
“Target awal kami sebanyak 150 anak, namun yang mendaftar mencapai 213 anak. Meski demikian, kami tetap berpegang pada kuota awal, sementara sisanya akan kami prioritaskan untuk kegiatan di tahun mendatang,” ujar Abah Salman, selaku Ketua Panitia Khitan Berkah 2025.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Acara diselingi dengan tausyiah yang disampaikan oleh para ustaz dari UBKM MU, di antaranya Ust. Toha, Ust. Khalid Subrata, dan Ust. Zulfan Nazli, yang berhasil menghibur sekaligus menenangkan para peserta khitan.
Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari kalangan akademisi dan tenaga medis. Turut hadir sebagai tamu undangan Prof. Dr. dr. Ridha Dharmajaya, Sp.BS, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Dari sisi layanan medis, tim Pawertim menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik.
“Kami tidak hanya melakukan tindakan khitan, tetapi juga akan mendampingi dan menangani pasien sampai benar-benar sembuh,” ungkap Rendi Saragih, salah satu anggota tim medis Pawertim.
Sementara itu, Muhammad Nuh, Kepala Perwakilan BMH Sumatera Utara, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap ke depan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program Khitan Berkah.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para peserta dan kerja keras panitia UBKM MU serta tim medis Pawertim. Semoga ke depan jumlah penerima manfaat semakin banyak dengan metode khitan yang lebih modern dan canggih,” ujarnya.
Kegiatan Khitan Berkah ini menjadi bukti nyata sinergi lembaga sosial, tenaga medis, dan para donatur dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda