Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Bertukar Novel Cara Mahasiswa UNM Tumbuhkan Minat Baca

Bertukar Novel Cara Mahasiswa UNM Tumbuhkan Minat Baca

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
30 Juni 2016, 15.57 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Bertukar Novel Cara Mahasiswa UNM Tumbuhkan Minat Baca

Makassar, Jurnalpost.com - Minat membaca mahasiswa masih sangat kurang, dan hal tersebut membuat Nensilianti, dosen Bahasa Indonesia UNM merasa sangat prihatin. “Mahasiswa calon guru di UNM, terutama mahasiswa calon guru Bahasa Indonesia seharusnya banyak membaca novel agar mampu melakukan kritikan terhadap karya sastra. Namun kenyataannya, dalam 10 mahasiswa yang saya survey belum tentu ada 1 orang yang menamatkan membaca 1 novel dalam sebulan,” ujarnya saat ditemui di kantor USAID PRIORITAS Makassar (30 Juni 2016).

Menurut penelitian yang dirilis bulan Maret 2016 oleh Central Connecticut University Amerika Serikat Indonesia merupakan negara kedua terendah di dunia dalam literasi dari 61 negara yang disurvei, hanya diatasnya Bostwana. Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa negara-negara yang masyarakatnya kurang literate atau kemampuan literasinya rendah, cenderung menyukai kekerasan, kurang cerdas dan kurang gizi. “Salah satu yang menyebabkan mahasiswa cenderung suka kekerasan dan sering melakukan tawuran juga kurangnya membaca buku,” tegas Nensi.

IKLAN

Menghadapi kenyataan tersebut, dosen yang juga Spesialis Pengembangan LPTK USAID PRIORITAS ini memfasilitasi program yang ia sebut “Bertukar Novel”.

Kerjasama Berakhir, LPTK akan Tetap Lanjutkan Program USAID PRIORITAS
Baca Juga

Kerjasama Berakhir, LPTK akan Tetap Lanjutkan Program USAID PRIORITAS

Setiap mahasiswanya dia minta mengumpulkan 1 novel saja. Sesuai jumlah mahasiswa, jumlah novel yang terkumpul untuk setiap kelas rata-rata 37 novel dengan judul yang berbeda-beda.

IKLAN

Seorang mahasiswa yang ditunjuk menjadi sekretaris kelas mendata semua novel dan memberikan penomoran. Setiap minggu novel-novel tersebut di-rolling antarmahasiswa se kelas. “Mahasiswa-mahasiswa tersebut harus menyelesaikan membaca 1 novel dalam satu minggu,” ujarnya.

Mahasiswa juga harus membuat sinopsis dari setiap novel yang mereka baca dan dituangkan dalam sebuah buku yang disebut “Buku Kumpulan Sinopsis Novel,” Setiap synopsis yang telah diselesaikan dilaporkan ke dosen dan dosen memberikan paraf. “Selain itu, sepuluh menit di awal perkuliahan, para mahasiswa harus menceritakan isi novel yang mereka baca dalam minggu tersebut. Hal ini juga dimasukkan dalam penilaian” ujarnya.

Novel-novel inilah yang kemudian ditindaklanjuti oleh mahasiswa sebagai bahan analisis atau kritikan dengan menggunakan pendekatan kritik sastra yang menjadi bahan perkuliahan pada minggu tersebut. “Alhasil, sampai pada pertemuan akhir perkuliahan, setiap mahasiswa rata-rata menyelesaikan membaca 12 novel, sinopsisnya dan juga kritiknya terhadap novel yang dipilih,” ujarnya.

KKN UNIMUS
Baca Juga

KKN UNIMUS Gelar GELORA LITERASI, Dorong Minat Baca dan Kreativitas Anak Desa Sumurgede

“Awalnya, aktivitas membaca novel ini terasa sangat berat kami lakukan. Selain membutuhkan waktu yang cukup lama, kami juga harus bisa mengatur waktu sedemikian rupa agar tugas-tugas perkuliahan yang lain dapat kami selesaikan. Belum lagi novelnya yang rata-rata tebal. Namun setelah melewati membaca tiga novel, saya jadi keranjingan membaca novel. Novel memberikan gambaran manusiawi terhadap kehidupan. Sekarang ini tidak enak rasanya jika dalam sehari saya tidak menyentuh novel. Kebiasaan membaca novel membuat saya menjadi lebih humanis dalam memandang kehidupan ,” ungkap Crisnayanti salah seorang mahasiswa.

“Kita berharap Universitas benar-benar mendorong gerakan literasi di tingkat mahasiswa. Karena dengan banyak membaca, mereka akan lebih terbentuk karakter dan berpengetahuan lebih luas, yang secara signifikan akan mengurangi kecenderungan melakukan kekerasan dan tawuran di antara mereka sendiri,” tutup Nensi (PR)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bertukar-novel-cara-mahasiswa-unm-tumbuhkan-minat-baca/2893/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.14 WITA

  • #Minat Baca
  • #Novel
  • #UNM
  • #USAID PRIORITAS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?
  2. 2

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  3. 3

    Biaya yang Tak Masuk Inflasi

  4. 4

    Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

  5. 5

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.