Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Banyak Pendidik Belum Sadar Pentingnya Gerakan Literasi di Sekolah

Banyak Pendidik Belum Sadar Pentingnya Gerakan Literasi di Sekolah

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
20 Juni 2016, 17.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Banyak Pendidik Belum Sadar Pentingnya Gerakan Literasi di Sekolah
Sudut baca untuk mendekatkan siswa dengan buku di SD Kompleks IKIP Makassar

Makassar, Jurnalpost.com - Salah satu kendala menggerakkan literasi di Indonesia, adalah masih banyak pendidik yang belum sepenuhnya menyadari pentingnya gerakan literasi di sekolah. Setelah adanya sertifikasi seharusnya pendidik lebih banyak mengalokasikan dana untuk beli buku, dan bukan untuk memenuhi belanja konsumtif.

“Kalau sadar, alokasi dana untuk beli buku para pendidik meningkat signifikan, namun sepertinya di lapangan tidak demikian,” ujar Yunus Abidin, dosen Universitas Pendidikan Indonesia Bandung yang datang ke Makassar dalam rangka menyusun modul literasi untuk sekolah rujukan USAID PRIORITAS beberapa waktu yang lalu.

IKLAN
Sudut baca untuk mendekatkan siswa dengan buku di SD Kompleks IKIP Makassar

Menurut dosen yang telah mengarang buku-buku tentang literasi ini, seperti Pembelajaran Membaca (2012), Pembelajaran Multi Literasi (2015) yang diterbitkan oleh PT Refika Aditama Bandung, selain banyak guru belum sadar pentingnya gerakan literasi, beberapa guru yang sudah sadar juga belum mengenal strategi-strategi membaca efektif untuk para siswa “Pembinaan untuk guru dalam menggerakkan literasi di sekolah sangat diperlukan,” ujarnya.

Dosen Cantik ini, Demi Gerakan Literasi, Bawa Banyak Koleksi Pribadi untuk Dipinjam Mahasiswanya
Baca Juga

Dosen Cantik ini, Demi Gerakan Literasi, Bawa Banyak Koleksi Pribadi untuk Dipinjam Mahasiswanya

Membaca Efektif Menurutnya, untuk guru sekolah dasar pada kelas tinggi yaitu kelas empat, lima, dan enam, sudah harus mampu memfasilitasi membaca efektif pada siswa. “Untuk gerakan literasi sekolah, para guru tidak lagi boleh sekadar menyuruh siswa membaca, lalu meninggalkan begitu saja, atau hanya menyuruh siswa menjawab pertanyaan di buku-buku itu sebagai tugas. Kegiatan membaca yang efektif memiliki strategi tersendiri,” ujarnya.

IKLAN

Dia membagi kegiatan membaca agar bisa efektif menjadi tiga fase. Pertama, fase pra baca. Menurutnya, pada fase ini para siswa diajak dahulu oleh guru mengenal buku dengan pertanyaan-pertanyaan pemandu atau apersepsi, membuat prediksi atau perkiraan-perkiraan tentang isi buku atau membuat pertanyaan-pertanyaan sendiri dan mencoba dijawabnya sendiri, lewat prediksinya. Kedua, fase membaca. “Pada fase membaca, siswa bisa menguji prediksinya, apakah benar atau tidak, mendiskusikan isi dengan teman-temannya, menganalisis informasi, dan kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan menggali isi bacaan,” ujarnya.

Fase ketiga yaitu fase pasca baca, siswa diajak untuk menulis hasil bacaannya secara kreatif, dengan membuat beragam karya-karya kreatif, seperti pamflet, poster, komik, resensi atau rangkuman berdasarkan bahasanya sendiri. “Jangan menggunakan pertanyaan-pertanyaan di teks, tapi meminta siswa secara kreatif mengkreasi sendiri karya dengan bahasa sendiri dan disesuaikan konteksnya sendiri,” ujarnya.

Dengan cara demikian, siswa akan lebih mampu memahami isi bacaan, dan secara kreatif memproduksi sendiri bacaan. “Jadi ketrampilan membaca dan menulisnya terasah,” ujarnya.

Manfaat Penggunaan Buku Bacaan Berjenjang Dalam Gerakan Literasi
Baca Juga

Inilah Bukti-bukti Manfaat Penggunaan Buku Bacaan Berjenjang Dalam Gerakan Literasi

Indonesia, menurut menteri pendidikan dan kebudayaan Anies Baswedan, sedang dalam kondisi darurat literasi. Rendahnya minat baca penduduk Indonesia telah mendorong kemdikbud mengeluarkan Permendiknas Nomor 23 Tahun 2015, yang salah satu isinya tentang kewajiban sekolah menyelenggarakan jam membaca 15 menit sebelum pembelajaran.

“Sekolah-sekolah sekarang menjadi tempat awal melakukan gerakan literasi. Agar siswa rajin membaca, guru harus bisa menjadi contoh. Oleh karena itu, tidak hanya 15 menit itu saja guru harus ikut membaca bersama siswa. Disela-sela pembelajaran atau di saat-saat istirahat, mereka mestinya memperlihatkan pada siswa bahwa mereka rajin membaca, sehingga siswa terpengaruh mencontoh,” ujar Jamaruddin, Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/banyak-pendidik-belum-sadar-pentingnya-gerakan-literasi-di-sekolah/2794/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.56 WITA

  • #Gerakan Literasi
  • #Sudut Baca
  • #USAID PRIORITAS

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Rp144,82 Miliar Raib dalam Hitungan Jam: Ada Apa di Balik Pembobolan Bank Jambi?
  2. 2

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

  3. 3

    Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?

  4. 4

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  5. 5

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.