
Lebak, JurnalPost.com - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Yayasan Spirit Membangun Ukhuwah Islamiyah (YASMUI) menggelar program layanan kesehatan sekaligus pembinaan akidah bagi warga mualaf di Lembah Barokah, Ciboleger, Baduy, Kabupaten Lebak, Banten.
Program ini menyasar masyarakat mualaf dan dhuafa di wilayah pedalaman. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi pola hidup sehat, hingga pembinaan keagamaan yang digelar secara rutin setiap hari.
Pembinaan akidah di Lembah Barokah dilakukan setiap sore. Anak-anak mualaf bersama ibu-ibu setempat mengikuti pembelajaran dasar agama Islam, mulai dari mengenal huruf hijaiyah, membaca Al-Qur’an, hingga praktik salat.
Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh Ustadz Syamsudin atau Ustadz Sudin bersama Ustadzah Hidayah. Suasana perbukitan Ciboleger setiap sore pun diwarnai suara anak-anak yang belajar membaca huruf hijaiyah.
“Pembinaan setiap hari ini adalah kunci. Mengubah kebiasaan dan menanamkan tauhid yang murni pada anak-anak mualaf membutuhkan konsistensi. Kami tidak hanya mengajar mereka membaca, tapi juga menanamkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya agar akidah mereka tidak mudah goyah,” ujar Ustadz Syamsudin.
Selain pembinaan keagamaan, BAZNAS RI dan YASMUI juga memberikan perhatian pada kesehatan warga. Pada 10-11 Juni 2026, digelar pemeriksaan kesehatan dasar gratis serta edukasi mengenai pola hidup sehat dan gizi keluarga.
Kegiatan ini disambut antusias warga, terutama ibu-ibu dan keluarga muda. Terbatasnya akses layanan kesehatan di wilayah tersebut membuat kegiatan pemeriksaan dan edukasi kesehatan dinilai sangat dibutuhkan.

Relawan kesehatan, Rizky Lukman, mengatakan edukasi kesehatan bagi masyarakat pedalaman masih perlu terus diperkuat. Ia menilai pencegahan masalah gizi harus menjadi perhatian bersama sejak masa kehamilan.
“Edukasi kesehatan masih sangat diperlukan, khususnya bagi keluarga muda. Pencegahan malnutrisi selama masa kehamilan serta kurang gizi pada anak harus menjadi perhatian bersama agar kualitas kesehatan generasi mendatang dapat lebih baik,” jelasnya.
Ustadz Syamsudin turut mengapresiasi kehadiran program kesehatan yang digelar BAZNAS RI dan YASMUI. Menurutnya, keterbatasan akses layanan kesehatan kerap membuat kondisi penyakit warga terlambat tertangani.
“Kondisi keterbatasan akses sering membuat penyakit warga semakin parah. Kehadiran kegiatan cek dan edukasi kesehatan seperti ini sangat membantu dan dibutuhkan oleh masyarakat kami,” ungkapnya.
Melalui program terpadu ini, BAZNAS RI dan YASMUI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat pedalaman, baik dari sisi kesehatan maupun penguatan keagamaan.
BAZNAS RI berharap Lembah Barokah Ciboleger dapat menjadi percontohan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dana ZIS yang dikelola secara profesional diharapkan mampu melahirkan program pemberdayaan jangka panjang bagi warga mualaf dan dhuafa.
Dengan pendampingan yang konsisten dari para pengajar dan dukungan layanan kesehatan, generasi mualaf Baduy diharapkan dapat tumbuh sehat, cerdas, serta memiliki akidah yang kuat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda