Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Asisten AI UNJ Tingkatkan Hasil Belajar Mekatronika Siswa SMKN 69 Jakarta

Asisten AI UNJ Tingkatkan Hasil Belajar Mekatronika Siswa SMKN 69 Jakarta

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
06 Agustus 2026, 16.03 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Universitas Negeri Jakarta

JAKARTA, JurnalPost.com — Tim Peneliti Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengembangkan AI-Based Learning Assistant, sebuah prototipe pendamping belajar berbasis kecerdasan buatan untuk mata pelajaran Teknik Kontrol Mekatronika.

Prototipe yang memanfaatkan teknologi Large Language Models (LLMs) dan ChatGPT tersebut diuji coba di SMKN 69 Jakarta pada 15 Juni 2026. Pengujian melibatkan 29 peserta didik dan menunjukkan kenaikan rata-rata hasil belajar sebesar 20,92 poin setelah penggunaan asisten AI.

IKLAN

Penelitian dipimpin oleh Prof. Dr. Moch. Sukardjo, M.Pd., dengan melibatkan dosen Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika dari berbagai bidang keilmuan, yakni Dr. Arum Setyowati, M.T., Muhamad Wahyu Iqbal, M.T., Sri Wahyuni, M.Pd., Aedil Akmal, S.Pd., M.Pd., serta Agam Nizar Dwi Nur Fahmi, S.Pd., M.T.

Dosen UNJ
Baca Juga

Tingkatkan Digitalisasi Pendidikan, Dosen UNJ Latih Guru SD di Bekasi Buat E-Modul Interaktif Berbasis Deep Learning

Tim penelitian juga melibatkan dua mahasiswa, Meyta Salsabila dan Ilham Restu Ramadhan, serta Rezza Adzmi, S.Pd., M.Si., guru Teknik Kontrol Mekatronika SMKN 69 Jakarta sebagai mitra penelitian.

Inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran vokasi yang memerlukan penjelasan cepat, kontekstual, dan sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik.

Dalam pembelajaran mekatronika, siswa tidak hanya dituntut mengenali berbagai komponen. Mereka juga harus mampu menghubungkan konsep, memahami logika rangkaian, serta memecahkan permasalahan pada sistem otomasi.

Universitas Negeri Jakarta

Guru PAI
Baca Juga

Model Laboratorium Sosial Living Hadis Perkuat Pendidikan Karakter Guru PAI

Kebutuhan tersebut semakin penting seiring berkembangnya otomasi di dunia industri. Lulusan sekolah menengah kejuruan tidak cukup hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga membutuhkan kemampuan berpikir kritis, beradaptasi, dan menyelesaikan masalah.

Karena itu, proses pembelajaran perlu memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi konsep, menguji pemahaman, melakukan kesalahan, serta menghubungkan materi pembelajaran dengan situasi kerja yang nyata.

AI sebagai Pendamping Belajar

Selama proses uji coba, AI-Based Learning Assistant digunakan untuk membantu peserta didik memperoleh penjelasan materi, mengklarifikasi konsep yang belum dipahami, dan belajar secara lebih mandiri.

Universitas Negeri Jakarta
Baca Juga

Dosen Pendidikan Sosiologi UNJ Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pembinaan Rumah Belajar Reformasi di Cilincing

Meski menggunakan teknologi kecerdasan buatan, penerapannya tetap diarahkan sesuai tujuan pembelajaran dan berada di bawah pendampingan guru.

Prototipe tersebut tidak dirancang sebagai chatbot bebas yang hanya memberikan jawaban secara langsung. Materi dan bentuk bantuan yang diberikan telah diarahkan agar tetap selaras dengan kompetensi Teknik Kontrol Mekatronika.

Guru tetap memegang kendali dalam menentukan tujuan pembelajaran, menetapkan batas penggunaan teknologi, serta memverifikasi informasi yang disampaikan sistem. Dengan demikian, teknologi berfungsi sebagai penguat proses pembelajaran, bukan sebagai jalan pintas bagi peserta didik.

Ketua Penelitian, Moch. Sukardjo, mengatakan nilai penting dari penelitian tersebut tidak hanya terletak pada penggunaan teknologi yang tengah berkembang pesat, tetapi pada bagaimana AI dirancang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

“Kami ingin menunjukkan bahwa AI dapat dirancang sesuai tujuan pembelajaran. Di kelas vokasi, siswa membutuhkan ruang untuk bertanya, mencoba, melakukan kesalahan, lalu memperoleh umpan balik dengan cepat,” ujar Sukardjo.

Menurutnya, kecerdasan buatan dapat memperluas kesempatan peserta didik untuk memperoleh penjelasan dan umpan balik. Namun, validasi guru dan literasi penggunaan teknologi harus tetap menjadi bagian utama dalam proses pembelajaran.

IKLAN

“AI seharusnya membantu siswa berpikir, bukan mengambil alih proses berpikir mereka. Karena itu, prototipe ini kami arahkan untuk memberikan penjelasan, umpan balik, dan pertanyaan pemantik, sementara guru tetap memegang kendali pembelajaran,” lanjutnya.

Universitas Negeri Jakarta

Hasil Belajar Meningkat 20,92 Poin

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat sebesar 20,92 poin setelah menggunakan AI-Based Learning Assistant.

Temuan tersebut memberikan gambaran awal bahwa asisten AI berpotensi membantu peserta didik memahami materi Teknik Kontrol Mekatronika secara lebih efektif.

Berbeda dari chatbot umum yang cenderung langsung memberikan jawaban, prototipe ini ditempatkan sebagai pendamping belajar atau learning assistant.

Sistem diarahkan untuk membantu peserta didik mengeksplorasi konsep, memahami tahapan penyelesaian masalah, dan menemukan jawaban melalui proses berpikir. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk menyalin respons yang diberikan oleh sistem.

Pendekatan tersebut juga membuka peluang terciptanya pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Setiap peserta didik dapat memperoleh penjelasan sesuai kebutuhan dan tingkat pemahamannya tanpa mengurangi peran guru sebagai perancang, fasilitator, dan evaluator pembelajaran.

Literasi Digital Tetap Diperlukan

Tim peneliti menilai pemanfaatan AI di lingkungan sekolah harus berjalan bersamaan dengan penguatan literasi digital.

Peserta didik perlu memahami bahwa setiap respons yang diberikan AI tetap harus diperiksa, dibandingkan dengan sumber belajar lain, dan didiskusikan bersama guru. Hal tersebut terutama penting ketika informasi yang diberikan berkaitan dengan keputusan teknis.

Sikap kritis diperlukan agar penggunaan teknologi tidak menimbulkan ketergantungan. Sebaliknya, AI diharapkan dapat membangun kebiasaan belajar yang lebih aktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Meski menunjukkan hasil yang menjanjikan, tim peneliti menegaskan bahwa temuan tersebut masih berasal dari pengujian terbatas yang dilakukan di satu sekolah dengan melibatkan 29 peserta didik.

Penelitian lanjutan diperlukan dengan melibatkan lebih banyak sekolah, jumlah peserta didik yang lebih besar, serta cakupan evaluasi yang tidak hanya berfokus pada pemahaman materi, tetapi juga keterampilan praktik.

Bagi tim peneliti UNJ, pengujian di SMKN 69 Jakarta menjadi pijakan awal dalam mengembangkan asisten AI yang lebih kontekstual bagi pendidikan vokasi.

Ke depan, prototipe tersebut akan terus dikembangkan agar dapat mendukung pembelajaran praktik dan diterapkan pada cakupan yang lebih luas.

Inovasi yang dimulai dari pembelajaran Teknik Kontrol Mekatronika ini memberikan gambaran mengenai masa depan pendidikan vokasi yang lebih adaptif dan interaktif, sekaligus tetap menempatkan guru sebagai pengendali utama proses pembelajaran.

Penulis Prof. Dr. Moch. Sukardjo, M.Pd. Muhamad Wahyu Iqbal, M.T. Dr. Arum Setyowati, M.T. Sri Wahyuni, M.Pd. Aedil Akmal, S.Pd., M.Pd. Agam Nizar Dwi Nur Fahmi, S.Pd., M.T. Meyta Salsabila Ilham Restu Ramadhan Rezza Adzmi, S.Pd., M.Si. — Mitra/Guru SMKN 69 Jakarta

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/asisten-ai-unj-tingkatkan-hasil-belajar-mekatronika-siswa-smkn-69-jakarta/96587/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.05 WITA

  • #Universitas Negeri Jakarta

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Pilihan Editor

  1. 1 Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel
  2. 2

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  3. 3

    UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

  4. 4

    Scrolling Boleh, Pecah Belah Jangan: Menjaga Nilai Pancasila di Tengah Ramainya Media Sosial

  5. 5

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.