JurnalPost.com - Melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Budaya Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan, Kementrian Pendidikan dan Budaya 2020-2024 membuat sebuah kebijakan merdeka belajar yang dibentuk dalam Program Kampus Merdeka dan memiliki program-program bawaanya. Mulai dari Program Magang & Studi Independen Bersertifikat (MSIB), Pertukaran Pelajar, Kampus Mengajar hingga KKN Tematik. Kebijakan ini diluncurkan guna menyiapkan mahasiswa dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dunia kerja, dan kemajuan teknologi yang pesat. Melalui program-program tersebut mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan dan talentanya dalam bentuk soft-skill ataupun hard-skill sehingga mahasiswa akan siap dan mampu dalam menghadapi bonus demografi di masa revolusi industri 4.0 sekarang ini.
Program Kampus Merdeka telah berjalan 3 periode lamanya, dan ternyata muncul banyak respon positif dari berbagai kalangan khususnya mahasiswa. Manfaat yang didapatkan pun beragam mulai dari kecil hingga hal besar seperti konversi mata kuliah secara penuh. Adapun besaran SKS konversi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 74/P/2021 tentang pengakuan Satuan Kredit Semester Pembelajaran Program Kampus Merdeka yakni adalah sebesar 20 SKS. Tentunya dengan adanya respon positif tersebut, hal ini sangat menggugah minat para mahasiswa untuk mengikuti Program Kampus Merdeka khususnya Studi Independen Bersertifikat.
Studi Independen Bersertifikat merupakan salah satu program yang tersedia pada program Kampus Merdeka yang memiliki tujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri diluar kelas perkuliahan di Perguruan Tinggi asal, namun tetap diakui sebagai bagian dari perkuliahan. Program ini dirancang dan dibuat khusus berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi oleh mitra atau industri sehingga diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin menguasai kompetensi spesifik dan praktis yang juga dicari oleh dunia industri. Program Studi Independen Bersertifikat ini berupa kursus singkat, bootcamp serta kursus daring terbuka secara besar-besaran dan lainnya. Melalui Program Studi Independen Bersertifikat ini nantinya para mahasiswa yang menjadi peserta akan diberikan real project pada akhir kegiatan untuk dapat mengaplikasikan ilmu dan memberikan pengalaman terkait akan kasus nyata yang sedang ada.
Seorang mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Isyana Valda Choirila Vernanda merupakan salah satu seseorang yang diberikan kesempatan untuk menjadi peserta dalam program Studi Independen Bersertifikat pada salah satu mitra yakni “Orbit Future Academy”.
Orbit Future Academy merupakan sebuah mitra yang pendiriannya diinisiasi oleh PT. Orbit Ventura Indonesia yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pendidikan Artificial Intelligence atau AI. Orbit Future Academy didirikan pada tahun 2016 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup melalui inovasi, edukasi, dan pelatihan keterampilan. Label atau brand Orbit merupakan kelanjutan dari warisan mendiang Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie yang merupakan presiden Republik Indonesia ke-3 dan istrinya, Dr. Hasri Ainun Habibie. Mereka berdua telah menjadi penggerak dalam mendukung perkembangan inovasi dan teknologi pendidikan di Indonesia. OFA mengkurasi dan melokalkan program/kursus internasional untuk upskilling atau reskilling pemuda dan tenaga kerja menuju pekerjaan masa depan. Hal ini sesuai dengan slogan OFA, yakni “Skills-for-Future-Jobs”. Sebagai salah satu mitra dari program Studi Independen Kampus Merdeka, Orbit Future Academy memberikan pembelajaran mengenai AI melalui programnya yaitu Artificial Intelligence Mastery Program.
Sama halnya dengan slogan yang dimiliki, program AI Mastery ini merupakan program pelatihan akan AI secara daring yang bertujuan untuk memperdalam teknologi dan perangkat AI kepada mahasiswa. Dimana seperti yang telah kita ketahui bahwasanya pada masa revolusi industri 4.0 sekarang ini, teknologi AI memegang peran penting dalam pengembangan inovasi masa depan yang dipercaya dapat membantu manusia dalam berbagai macam hal. Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan telah menjadi penggerak revolusi industri 4.0 yang menjanjikan banyak kemudahan bagi sektor pemerintah maupun industri. Sehingga dengan adanya peluang besar tersebut, hal ini tentunya akan memberikan manfaat yang besar bagi peluang pekerjaan dimasa depan nanti.
Program ini berfokus membahas segala hal mengenai teknologi AI, khususnya pengetahuan dasar akan AI hingga pengetahuan mendalam akan domain AI. Adapun modul pembelajaran yang diberikan pada program AI Mastery ini, diantaranya AI Fundamental yang meliputi Artificial Intelligence, Machine Learning & Deep Learning serta AI Domain yang meliputi Data Science, Computer Vision, Natural Language Processing, Reinforcement Learning, Deployment hingga Proyek Akhir sebagai pengaplikasian ilmu dan pengalaman yang didapatkan. Sehingga selain keterampilan AI, para peserta juga akan mendapat life skills yang bisa dipergunakan untuk mencari kerja atau menciptakan lapangan kerja.
Program Studi Independen Bersertifikat di Orbit Future Academy sendiri diselenggarakan pada bulan Februari 2023 sampai dengan bulan Juni 2023 atau sekitar 20 minggu yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi video conference yakni Zoom Meeting. Program ini berlangsung setiap hari kerja (Senin sampai dengan Jumat) selama 4 jam per harinya yang dibagi menjadi 2 sesi, yaitu sesi pagi dan siang. Selama mengikuti program ini, para peserta diharuskan:
1. Berkomitmen mengikuti program dari awal hingga selesai dengan toleransi keterlambatan ialah 30 menit 2. Mengikuti program dengan presensi minimal 80% 3. Mematuhi segala peraturan program yang berlaku 4. Mematuhi segala peraturan kelas yang dibuat bersama homeroom atau domain coach 5. Membuat laporan harian dan mingguan secara rutin pada Website Kampus Merdeka 6. Menyelesaikan Proyek Akhir beserta laporannya
Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, pada akhir kegiatan peserta diharuskan untuk menyelesaikan proyek akhir. Proyek Akhir merupakan sebuah karya penerapan atau pengembangan AI yang merupakan karya orisinil dari para peserta. Proyek akhir tersebut dikerjakan dalam sebuah kelompok dengan anggota sebanyak 4 orang. Dalam pengerjaan proyek akhir para peserta akan didampingi oleh satu coach dari domain yang telah dipilih. Pada proyek akhir tersebut, penulis bersama tim menggunakan salah satu domain AI yakni Natural Language Processing atau NLP. Adapun proyek akhir yang dikerjakan ialah aplikasi ChatBot dengan judul “Agnes ASHment Bot” yang merupakan sebuah aplikasi layanan ChatBot berbasis website yang disediakan bagi para korban pelecehan seksual sebagai tempat atau wadah sehingga nantinya diharapkan para korban akan mendapatkan tempat curhat ataupun tempat melapor akan kekerasan yang mereka dapatkan. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan Model ANN atau Artificial Neural Network yang telah dilakukan training dan testing sebelumnya sehingga menghasilkan grafik akan nilai akurasi dan nilai loss.
Selama mengikuti program Studi Independen Bersertifikat “Artificial Intelligence Mastery Program” di Orbit Future Academy, penulis mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman yang baru seperti belajar materi akan domain-domain AI yang memang sebelumnya belum pernah didapatkan pada perguruan tinggi asal serta ilmu soft skills dan hard skills yang berguna dalam dunia kerja nanti. Untuk kalian yang memiliki minat terhadap bidang IT khususnya pada bidang AI, penulis sangat merekomendasikan akan program yang disediakan oleh Orbit Future Academy.
Penulis : Isyana Valda Choirila Vernanda Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Peserta MSIB Orbit Future Academy Batch IV Tahun 2023
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda