Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Nasional
  3. 16 Tahun Tinggalkan Perusahaan #Mendidik Anak Untuk Disiplin Kepada Negara

16 Tahun Tinggalkan Perusahaan #Mendidik Anak Untuk Disiplin Kepada Negara

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
06 Maret 2016, 22.19 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
16 Tahun Tinggalkan Perusahaan #Mendidik Anak Untuk Disiplin Kepada Negara
Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla

JURNALPOST.COM - Saat menghadiri acara Penyampaian SPT Pajak Penghasilan Pribadi (Pph) tahunan yang dirangkaikan dengan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan yang digelar okeh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara) Jum’at (4/3), Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, sempat menceritakan tentang perusahaan keluarganya yaitu Kalla Group yang sudah ditinggalkannya selama 16 tahun.

Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla

JK mengaku sudah 16 tahun meninggalkan Kalla Group, yang merupakan perusahaan keluarga yang dirintis oleh ayahnya, HM Kalla. Perusahaan yang pernah dipimpinnya itu, kini ia percayakan untuk diurus oleh anak-anaknya bersama anggota keluarga Kalla lainnya.

IKLAN

JK juga mengaku sejak mengundurkan diri dari perusahaan, ia berusaha untuk tidak campur tangan lagi dengan perusahaan tersebut. Baik terkait mengenai kondisi keuangan Kalla Group, termasuk keuntungan setiap tahunnya juga tidak pernah ditanyakannya kepada pewaris.

JK : Kekuatan Negara Tergantung Penerimaan Pajak
Baca Juga

JK : Kekuatan Negara Tergantung Penerimaan Pajak

"Paling saya tanya, kau bayar pajak berapa tahun ini?," kata JK.

Pertanyaan soal pajak, menurutnya adalah salah satu cara untuk mengetahui dua hal lain sekaligus tanpa harus bertanya. Pertama, jumlah pajak menggambarkan jumlah keuntungan perusahaan. Dan kedua, ia ingin mengetahui kejujuran anak-anaknya.

JK juga mengatakan bahwa ia bisa memperkirakan besar pajak perusahaan keluarganya dari perkembangan ekonomi terkini, sebab pajak yang dibayar pasti tinggi kalau ekonomi sedang baik.

IKLAN

JK menceritakan, pernah sekali waktu ia menyindir anak-anaknya karena pajak yang dibayarkan Kalla Group kalah besar dibandingkan dengan perusahaan lain, padahal, grup dengan berbagai anak perusahaan dan jenis usaha itu termasuk perusahaan paling besar di Sulsel.

FK UPN
Baca Juga

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

"Saya tanya kenapa pajak kita tidak nomor satu. Itu kan berarti keuntungan kita juga tidak nomor satu," ujarnya.

JK mengaku, anak-anaknya sejak kecil selalu dididik untuk belajar disiplin kepada negara. Membayar pajak tepat waktu menjadi salah satu cara paling sederhana.

Hal itu dianggapnya sejalan dengan tujuan keluarganya membentuk perusahaan yang baik.

"Perusahaan yang baik kan berguna kepada negara, lalu berguna kepada masyarakat. Baru setelah itu, berguna bagi pemiliknya," ucapnya.

Upacara HUT ke-58 PT Semen Tonasa di Pangkep pada 2 November 2026
Baca Juga

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Selain pejabat negara dan daerah, penyampaian SPT yang berlangsung di Wisma Kalla tersebut, juga diberikan kepada sejumlah pengusaha di Sulsel. Diantaranya pimpinan Kalla Group yang juga merupakan anak-anak daei JK, yaitu Imelda Kalla, Fatimah Kalla, dan Chairani Kalla.

Turut hadir dalam acara tersebut pimpinan perusahaan besar di Sulsel, seperti CEO Fajar Group, Alwi Hamu, serta Bosowa Group, yang diwakili oleh Sadikin Aksa. (fo)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/16-tahun-tinggalkan-perusahaan-mendidik-anak-untuk-disiplin-kepada-negara/1436/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.09 WITA

  • #HM Jusuf Kalla
  • #Kalla Group
  • #Wakil Presiden RI

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kepala BSSN Dorong Ketahanan Siber ASEAN, Soroti Ancaman AI hingga Komputasi Kuantum

BSSN Kukuhkan 59 Tim Tanggap Insiden Siber, Perkuat Ketahanan Digital Nasional

HUT ke-58, Semen Tonasa Perkuat Transformasi Berbasis Iman dan Kebersamaan

Pemerintah Siapkan Program Ekonomi untuk Perkuat Perlindungan Masyarakat 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah
  2. 2

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  3. 3

    Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

  4. 4

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  5. 5

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.