Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Yunanda, Anak Bulu Cina Raih Beasiswa di Luar Negeri

Yunanda, Anak Bulu Cina Raih Beasiswa di Luar Negeri

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
24 Februari 2023, 09.47 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Yunanda, Anak Bulu Cina Raih Beasiswa di Luar Negeri
Robi Krisna, Asisten Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan, sedang memaparkan komitmen mereka dalam menjalankan tugas pengabdian masyarakat di Desa Bulu Cina yang akan bekerjasama dengan GNI dan Pemerintah Desa.

JurnalPost.com, Medan - Yunanda Aditya, salah satu anak yang berasal dari Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang sedang menyelesaikan pendidikan Electronic Engineering di Hungaria. Selain menyelesaikan pendidikannya, Yunanda juga sambil bekerja di perusahaan continental di Hungaria. Yunanda menyampaikan ini melalui video vlog pada acara “Stakeholders Meeting dan Launching Film Kampanye Pendidikan Wajib Belajar 12 Tahun” yang diselenggarakan oleh Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) di Balai Desa Bulu Cina, yang dihadiri oleh pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, sekolah-sekolah, kelompok masyarakat dan perwakilan dari PKK, pada hari Selasa (22/02).

Pada video tersebut, Yunanda Aditya menyampaikan bahwa dia bisa berada di Hungaria dan mendapatkan beasiswa ini karena selalu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar dan bersekolah. “Sebagai anak dukungan GNI, saya aktif mengikuti kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan GNI. Kami diajari dan didorong untuk berani bermimpi, berani bercita-cita dan berani meraih cita-cita tersebut dengan percaya diri” terang Yunanda.

IKLAN

Yunanda meyakini bahwa melalui pendidikan akan bisa merubah hidup dan memberikan kebahagiaan bagi keluarga. Keyakinan dan pengalaman meraih beasiswa dan bekerja di Luar Negeri ini akhirnya mendorong dia untuk membuat video ini dan ingin menginspirasi teman-teman dan adek-adeknya yang ada di Bulu Cina. “Kawan-kawan dan adek-adek yang ada di Bulu Cina, ayok semangat bersekolah dan berani bercita-cita besar” ajak Yunanda dengan penuh semangat.

Hima Care
Baca Juga

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Yayasan Gugah Nurani Indonesia (GNI) adalah lembaga sosial yang berafiliasi dengan Good Neighbors International yang berdiri di Korea Selatan pada tahun 1991. GNI memiliki misi dalam pemenuhan hak-hak anak yang ada di Indonesia melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satu hak anak yang diperjuangkan adalah hak anak atas pendidikan.

Robi Krisna, Asisten Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan yang turut hadir dalam acara Stakeholder Meeting tersebut mengatakan bahwa sebagai lembaga perguruan tinggi, UNPAB memiliki tugas pengabdian masyarakat yang termuat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Tugas ini yang membawa kami datang ke Bulu Cina, karena sebelumnya juga kami telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan menjadikan Desa Bulu Cina sebagai desa binaan UNPAB” kata Robi.

Lebih lanjut Robi menyampaikan bahwa kehadirannya dalam acara ini bersama dengan 4 orang dosen dari UNPAB adalah karena sebelumnya UNPAB telah membuat MoU dengan GNI pada akhir bulan Januari 2023 yang lalu yang ditandatangani oleh Rektor UNPAB dan Project Manager GNI Medan, di Kantor GNI Medan. “Kami telah bertemu dan berdiskusi panjang dengan Pak Anwar dari GNI, kemudian kami juga melihat profil dari GNI dan program-program pemberdayaan masyarakat yang telah dikerjakan selama ini, dan kami melihat bahwa lembaga ini sangat profesional dan telah menunjukkan komitmen membantu masyarakat, serta pengelolaan lembaga yang transparan dan akuntabel. Hal inilah yang membuat kami dan Pak Rektor bekerjasama untuk pemberdayaan masyarakat di Desa Bulu Cina” terang Robi.

IKLAN

“Kami sudah menyepakati juga dengan GNI dan Pemerintah Desa Bulu Cina akan membuat Memorandum of Aggreement (MoA) untuk menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat, siapa berbuat apa. Seperti halnya yang diperjuangkan oleh GNI untuk menurunkan angka anak putus sekolah di Bulu Cina, kami juga dari UNPAB memiliki program Kampus Mengajar, kami nanti akan menurunkan mahwasiswa/i dan juga para dosen untuk bersama-sama mencari solusi dan membuat kegiatan kampanye di masyarakat atau kelas-kelas inspirasi di berbagai sekolah” tambahnya.

program SEHATi
Baca Juga

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

“Saya juga sangat terharu melihat film pendidikan yang digarap oleh GNI, mengingatkan saya akan perjuangan orangtua saya dulu menyekolahkan saya” pungkasnya.

Project Manager GNI Medan, Anwar Suhut mengatakan bahwa film pendidikan yang sedang di lauching pada acara itu adalah media kampanye yang disiapkan untuk nantinya disosialisasikan kepada anak dan para orang tua dalam rangka meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya pendidikan bagi anak. “Film ini kami kemas dengan fiksi dan membuat cerita yang menggambarkan realita pendidikan di Bulu Cina dan tantangan yang dihadapi anak dan para orang tua dalam menyekolahkan anaknya, nanti kita akan buat banyak sekali nonton bareng” kata Anwar.

Anwar juga meyampaikan bahwa angka anak putus sekolah di Desa Bulu Cina masih tinggi. Data yang dikonfirmasi dari perwakilan kepala dusun, pemerintah desa dan kelompok masyarakat ketika GNI melakukan pemetaan persoalan pendidikan pada akhir tahun 2021 yang lalu menyebutkan bahwa lebih dari 100 orang anak usia sekolah tercatat putus sekolah. Angka ini diperparah akibat pandemi yang terjadi sejak awal tahun 2020 yang lalu.

Motivasi anak, pengasuhan orang tua dan faktor perekonomian keluarga menjadi penyebab utama anak tidak lagi pergi bersekolah. Anak-anak yang putus sekolah ini kemudian menjadi pengangguran, menikah di usia dini, ikut orang tuanya ngangon lembu atau ikut menjadi buruh bangunan bersama Ayahnya. “Putus sekolah akan mengakibatkan tingkat pendidikan dan keterampilan yang rendah, dan ini akan menyebabkan peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang layak untuk bertahan hidup akan sangat kecil. Sebagian besar dari mereka akhirnya menjadi pengangguran atau menjadi buruh kasar” terang Anwar.

Perkantoran dan Layanan Bisnis
Baca Juga

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Project Manager berusia 40 tahun ini juga menyampaikan bahwa rendahnya tingkat pendidikan juga menjadi salah satu penyebab kemiskinan. Dan jika tidak segera diatasi, kemiskinan yang disebabkan oleh rendahnya tingkat pendidikan akan semakin diperparah dengan faktor lain seperti penyebaran wabah atau bencana alam lainnya. Pemerintah pun akhirnya akan berupaya keras untuk membantu masyarakat yang dikategorikan miskin ini dengan menyalurkan sejumlah program perlindungan sosial, baik berupa subsidi maupun uang tunai atau bantuan sosial (bansos). Oleh karena itu kami berupaya untuk menggandeng semua pihak terkait untuk membantu menyelesaikan persoalan ini, termasuk perguruan tinggi seperti UNPAB karena mereka juga memiliki visi yang sama yaitu pengabdian kepada masyarakat, pungkas Anwar.

Saat ini GNI telah bekerja 15 wilayah kerja yang ada di 10 provinsi di Indonesia. Salah satu wilayah kerjanya berada di Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (*)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/yunanda-anak-bulu-cina-raih-beasiswa-di-luar-negeri/46106/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.22 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya
  2. 2

    Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

  3. 3

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  4. 4

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  5. 5

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.