
BOGOR, JurnalPost.com – Warga Desa Pasirangin RT 02/RW 05, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, tengah diliputi keresahan akibat maraknya aksi pencurian yang menimpa lingkungan mereka. Dalam sepekan terakhir, dua sepeda motor dan sejumlah barang berharga raib digondol maling.
Kasus pertama terjadi pada Senin 18 Agustus 2025 dini hari. Dua sepeda motor hilang hampir bersamaan. Motor pertama, Honda Scoopy merah milik Atun istri pak Suyitno lenyap dari halaman rumah menjelang Subuh. Motor kedua, Honda Beat pink B 3882 NOP milik Intan, putri pak Sahid, yang diparkir di samping rumah baru disadari hilang pada sore hari.
“Sekitar jam 01.00 WIB, sepeda motor masih ada di halaman saat istri saya bangun seperti biasa untuk membuat kue. Tapi menjelang Shubuh sekitar pukul 04.15 WIB dilihat kembali motor sudah tidak ada. Kami lupa, tidak menggembok pintu gerbang,” ujar pak Yitno, Kamis (21/8/2025).
Intan menambahkan, Senin pagi ia sempat mendapat informasi adanya orang mencurigakan dari rekaman CCTV tetangga, namun tidak langsung mengecek motornya. “Saya baru sadar motor hilang pukul 5 sore ketika hendak belanja ke warung. Motor lain yang diparkir di tempat sama tidak diambil,” ungkapnya.
Dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria muda berpakaian serba hitam masuk ke gang sekitar pukul 02.24 WIB. Ia tampak mengamati rumah-rumah warga namun tidak terekam membawa motor. Namun Rekaman lain dari CCTV kompleks perumahan Ria Persada memperlihatkan dua pria mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, diduga kuat membawa kabur kendaraan milik Atun dan Intan.
Intan, yang merupakan anak dari seorang anggota TNI yang sedang bertugas di Kalimantan, mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Pencurian Berlanjut

Belum usai keresahan akibat kehilangan dua sepeda motor, keesokan harinya pada Selasa (19/8) warga kembali digegerkan oleh pencurian di rumah Mamat, tetangga Yitno dan Sahid. Dalam kejadian tersebut, dua handphone dan sebuah dompet berisi uang serta kartu penting lenyap hanya dalam waktu beberapa menit rumah ditinggalkan.
“Sekitar pukul 07.00 WIB, anak saya, Yayah, keluar sebentar untuk mengantar anaknya ke sekolah yang tidak jauh dari rumah. Saya saat itu di depan menunggu toko. Saat dia kembali, dua HP yang sedang dicas dan dompet sudah hilang,” kata Mamat.
CCTV warga merekam seorang pria bermotor melintas lewat jalan samping rumah Mamat tak lama sebelum kejadian. Tak berselang lama, seseorang dengan mantel hujan terlihat masuk ke area rumah.
Mamat sudah melaporkan kehilangan tersebut kepada pihak berwenang dan segera memblokir rekening serta dompet digital yang dicuri.
Rangkaian pencurian ini menambah panjang daftar kehilangan yang menimpa warga Pasirangin. Menurut catatan warga, dalam delapan bulan terakhir sudah terjadi sekitar 10 kasus pencurian sepeda motor di kawasan tersebut. Ironisnya, hingga kini belum satu pun pelaku berhasil ditangkap.
Pimpinan masyarakat setempat mengimbau warga untuk lebih waspada dengan menyimpan kendaraan di dalam rumah serta mengunci ganda motor. Petugas siskamling juga diminta meningkatkan patroli demi mencegah aksi serupa kembali terulang. (AM)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda