JurnalPost.com - Ketua Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, mengecam keras aksi arogan sejumlah pekerja Warung Bakso Pojok Sari yang diduga melakukan kekerasan terhadap seorang pengamen di wilayah Koja, Jakarta Utara. Aksi tersebut viral setelah beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pengamen diusir secara kasar. Situasi memanas ketika salah satu pengamen diduga dibanting ke lantai dan dicekik di hadapan umum oleh pekerja warung. Video tersebut menuai kecaman publik karena dinilai tidak manusiawi dan mencederai rasa keadilan.
“Dalam video itu sangat jelas terlihat dugaan tindak pidana penganiayaan. Tidak ada alasan pembenaran untuk membanting dan mencekik seseorang, apalagi terhadap pengamen yang sedang mencari rezeki,” ujar Ketua KPJ Pangkep, Saharuddin, Minggu (21/12/2025).
Menurut Saharuddin, pengamen bukanlah kriminal, melainkan warga yang berjuang bertahan hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Tindakan kekerasan tersebut justru memperkuat stigma negatif terhadap pengamen dan mencerminkan sikap arogansi yang tidak beradab.
“Pengamen adalah bagian dari masyarakat. Perlakuan seperti ini memperparah stigma dan menunjukkan sikap yang jauh dari nilai kemanusiaan,” katanya.
KPJ Pangkep juga menyoroti dugaan bahwa aksi kekerasan tersebut sengaja direkam untuk dijadikan konten media sosial. Video itu diketahui diunggah melalui akun Facebook dengan nama #baksopojoksari dan telah ditonton sekitar 8,5 ribu kali.
“Merekam dan menyebarkan kekerasan demi konten bukanlah hiburan. Itu adalah eksploitasi penderitaan orang lain dan penghinaan terhadap martabat manusia,” tegas Saharuddin.
Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti video tersebut secara serius agar tidak menjadi preseden buruk di tengah masyarakat.
“Kami meminta aparat segera memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang terlibat. Hukum harus ditegakkan agar kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat kecil tidak terus menjadi korban,” ujarnya.
Dalam rekaman video tersebut, tidak terlihat adanya perlawanan atau tindakan membahayakan dari pihak pengamen. Pengamen diketahui hanya berupaya mencari nafkah dengan mengamen di sekitar warung.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Warung Bakso Pojok Sari maupun kepolisian setempat terkait insiden tersebut. Publik pun menanti langkah tegas aparat atas dugaan tindak kekerasan yang terekam jelas dan telah menyebar luas di ruang digital.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda