Pelepasan Relawan Ukhuwah Al-Fatah Rescu (UAR) ke wilayah bencana banjir dan longsor Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh di Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Ahad 30 November 2025. (Foto: UAR)
BOGORJ, JurnalPost.com - Lembaga kemanusiaan dan kebencanaan Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) menurunkan 17 relawan menyusul bencana banjir besar yang melanda kawasan Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh beberapa hari terakhir.
Di Sumatera Utara, banjir merendam kawasan Tapanuli Tengah, Sibolga, dan sebagian wilayah Nias. Di Aceh, luapan air dilaporkan terjadi di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bener Meriah dan Bireuen akibat hujan deras berkepanjangan. Sementara itu, di Sumatera Barat banjir dan longsor kembali terjadi di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Keberangkatan para relawan dilepas oleh Pembina UAR Pusat M. Tobri, mewakili Imaamul Muslimin dan Pembina UAR Jabodetabek-Banten, Nuruddin, di halaman Masjid At-Taqwa Pondok Pesantren Al-Fatah Cileungsi, Bogor, Ahad (30/11/2025).
Para relawan yang berasal dari pusat, Korwil Jabodetabek-Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah Utara, Sumatera Selatan dan Lampung tersebut sebelum berangkat mendapat pembekalan aqidah dari para pembina.
“Para relawan hendaknya meluruskan niat semata-mata beribadah melaksanakan amanat Imaam membawa misi kemanusiaan dan dakwah. Kemudian jangan lupa sholat lail di samping shalat lima waktu serta membaca Al-Qur’an,” ujar Nuruddin.
Tobri yang mewakili Imaamul Muslimin menambahkan dengan menekankan pentingnya menjadi manusia terbaik sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwatkan oleh Ahmad dan At-Thabrani.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama, “ kata M.Tobri. “Dan Kalian adalah orang-orang pilihan Allah yang akan memberikan manfaat bagi orang lain di tempat bencana nanti,” tambahnya.
Oleh karenanya ia mengimbau agar para relawan yang diturunkan berfastabiqul khoirot di medan amal sholeh dengan tidak mengenyampingkan SOP yang ada. “Insya Allah amal sholeh para relawan sama dengan jihad,” tambah M. Tobri.
Keberangkatan tujuh belas relawan UAR dibagi menjadi dua tim. Dua belas personel berangkat melalui markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Jakarta dengan Kapal Rumah Sakit Angkatan Laut KRI dr. Soeharso-990 dan lima personel menggunakan pesawat “Hercules” dari Bandara Halim Perdanakusuma.
Keberangkatan para relawan bersama tim bantuan kesehatan Angkatan Laut dilepas Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang dihadiri Wakil Gubernur H. Rano Karno pukul 10.00 WIB.
Para relawan UAR di Markas Kolinlamil TNI Angkatan Laut Jakarta Utara menjelang keberangkatan ke lokasi bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh, Ahad pagi (30/11/2025). [Foto: UAR]
Ketua Umum Ukhuwah Al-Fatah Rescue H. Endang Sudrajat dan Pembina UAR H. Syakuri turut mengantar para relawan di Pelabuhan Kolinlamil dan Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Mereka memberikan penguatan terhadap para relawan yang akan beramal sholeh di medan bencana.
Bersama Tim UAR di Kapal Rumah Sakit KRI dr. Soeharso-990 juga bergabung dua Relawan Petualang Rescue dengan sebuah mobil Ambulance yang mereka bawa.
Guna membantu warga korban banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera, UAR membuka kesempatan masyarakat berinfak untuk membantu para korban terdampak. Donasi para dermawan bisa disalurkan melalui rekening BRI No. 32001001303562 a.n. Yayasan Ukhuwah Al-Fatah Rescue. Konfirmasi ke Bendahara Umum H. Rohyadi: 08129680748 atau 085119891603. [am].
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda