Aceh Tamiang, JurnalPost.com – Tim dosen dan mahasiswa Universitas Samudra (UNSAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan bertema “Pendistribusian Obat-Obatan sebagai Pertolongan Pertama untuk Penyakit Ringan dan Edukasi Pencegahan Wabah Penyakit Pascabanjir” ini dipimpin oleh dosen Yonadiah Dwitya, S.Si., M.Si., bersama tiga mahasiswa, yakni Tri Utamia Bancin, Nazwa Fadiahaya, dan Nijar Zulmi.
Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan masyarakat, membantu percepatan pemulihan sosial ekonomi, serta membangun kolaborasi berkelanjutan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, tim PKM menyalurkan berbagai jenis obat-obatan yang umum dibutuhkan masyarakat pascabanjir, seperti obat batuk, pilek, alergi, diare, maag, demam, penyakit kulit, hingga obat luka. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi langkah penanganan awal terhadap gangguan kesehatan ringan sebelum masyarakat mendapatkan layanan medis lebih lanjut dari tenaga kesehatan.
Selain distribusi obat, Yonadiah Dwitya juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pencegahan wabah penyakit pascabanjir. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana dan pendekatan komunikatif agar mudah dipahami seluruh kalangan. Edukasi meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pengelolaan air bersih, serta pengolahan makanan yang aman. Tim juga membagikan leaflet edukasi agar informasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak warga.

Sementara itu, anggota tim lainnya turut mensosialisasikan jenis obat beserta manfaatnya secara langsung kepada masyarakat guna mencegah kesalahan penggunaan obat.
Kegiatan PKM ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Universitas Samudra, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Yonadiah Dwitya menyampaikan bahwa pendistribusian obat dan sosialisasi kesehatan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi bentuk kepedulian kampus terhadap korban banjir bandang.
Masyarakat dan perangkat Desa Alue Ie Puteh menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut. Program ini juga menjadi bagian dari respons cepat terhadap bencana banjir yang melanda Aceh pada November 2025, sekaligus menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda