Jurnalpost - Forum Kajian Cinta Alqur'an (FKCA) Sulawesi Selatan kerja sama FKCA Kab. Bulukumba dan Pemerintah Kabupaten Bone mengadakan Tabligh Akbar dirangkaian Pembukaan Trainer of Trainer (ToT) Pemaknaan Alqur'an, Selasa (2/8) di Masjid Agung Al-Markaz Kabupaten Bone.
Ketua Dewan Pembina FKCA Sulsel Majdah MZ Agus Arifin Nu'mang dalam sambutannya dihadapan seribu jamaah tabligh akbar dan peserta ToT, banyak menyinggung fenomena-fenomena perilaku negatif melalui media elektronik, online, dan media cetak, hal ini tentunya menjadi pukulan berat bagi kita semua sebagai umat Islam, tentunya perilaku cara beragama kita hanya pada tataran simbolik belaka, padahal esensi ajaran Islam adalah memberi rahmat buat seluruh alam, mencegah kemungkaran, kedisiplinan, jauh dari korupsi, dan lain sebagainya.
"Disinilah keberadaan FKCA sebagai organisasi yang concern untuk membumikan Alqur'an, tentunya kami bersyukur, Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kab. Bone sangat merespon gerakan membumikan Alqur'an". Tambah Majdah yang Rektor Universitas Islam Makassar dan Ketua PW Muslimat NU Sulawesi Selatan.
Wakil Bupati Kab. Bone Ambo Dalle, sangat merespon gerakan membumikan Alqur'an yang diprakarsai oleh FKCA Sulawesi Selatan, hal ini ditandai dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bone yang mana setiap sekolah/madrasah sebelum memulai pelajaran wajib membaca surah-surah pendek dari Alqur'an.
"Disisi lain Pemda Kab. Bone sangat memperhatikan kesejahteraan guru-guru mengaji, tentunya hal ini sangat mendukung syiar Islam di Kabupaten Bone."
Wakil Bupati Bone ini tak lupa mendo'akan Bapak Wakil Gubernur Agus Arifin Nu'mang dan Ibu Wakil Gubernur Majdah Agus untuk senantiasa diberikan kesehatan dan diberikan kekuatan untuk memajukan Sulawesi Selatan yang lebih baik. Tambahnya.
Imam Besar Muslim Centre New York dan Presiden Nusantara Foundation USA, Shamsi Ali dalam ceramahnya banyak menyinggung fenomena Muslim di Amerika Serikat, menurutnya di Amerika Serikat menganggap keberadaan perempuan muslim, hanya dianggap sebagai makhluk nomor dua, namun sesungguhnya Islam tak membatasi gerak gerik perempuan, hal inilah yang saya kagumi dari Ibu Majdah Agus setiap minggu mengelilingi Sulawesi Selatan untuk berdakwah menyebarkan nilai-nilai Alqur'an.
Disisi lain dakwah di Amerika Serikat sangat berbeda dengan dakwah di Indonesia, hal yang selalu saya sampaikan di Amerikan Serikat terkait rasisme bahwasanya Islam datang untuk menjadi obat atas banyaknya rasisme, karena sesungguhnya Islam memandang manusia yang paling mulia adalah orang yang bertaqwa.
Shamsi Ali juga mengkritik tentang fenomena umat Islam yang hanya mementingkan Islam sebagai simbol, bukan sebagai nilai yang harus diimplementasikan, padahal Islam sangat menuntut umatnya harus bergerak, berkompetisi, bersilaturrahim, meningkatkan SDM, berdakwah dengan baik, menyuarakan Islam yang ramah, dan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin.
Penulis: Andy Muhammad Idris (Staf Humas Rektor UIM)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda