Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. STQH Nasional 2025, Menag: Merawat Lingkungan adalah Bentuk Zikir Sosial

STQH Nasional 2025, Menag: Merawat Lingkungan adalah Bentuk Zikir Sosial

Foto profil Nadia
Editor: Nadia
12 Oktober 2025, 13.35 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Foro Menag

Kendari, JurnalPost.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyebut bahwa merawat lingkungan merupakan bentuk zikir sosial. Menurutnya, setiap ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang alam selalu menyiratkan pesan tanggung jawab terhadap keseimbangan dan keadilan ekologis.

Hal itu disampaikan Menag dalam seremoni pembukaan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadits (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Tugu Persatuan, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu malam (11/10/2025).

IKLAN

“Melalui penyelenggaraan STQH ini, kita tidak hanya menumbuhkan cinta kepada wahyu, tetapi juga menyemai semangat ekoteologi. Merawat lingkungan adalah bentuk zikir sosial,” ujar Menag.

Kunjungan ke Ponpes Al Amin
Baca Juga

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Kedalaman Batin

Tahun ini, STQH mengangkat tema “Syiar Al-Qur’an dan Hadis: Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi sosial dan ekologis saat ini, di tengah meningkatnya ketegangan sosial dan tantangan lingkungan hidup.

Menag mengatakan, STQH bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai ilahiah dan memperkuat generasi Qur’ani yang unggul, tangguh, serta berdaya saing di tengah tantangan global.

“Di era disrupsi ini, para penghafal Al-Qur’an dan hadis menjadi oase spiritual sekaligus penjaga nilai. Mereka adalah tiang peradaban,” katanya.

IKLAN

Menurutnya, pembinaan sumber daya manusia Qur’ani merupakan ruh dari pelaksanaan STQH. Para hafiz, hafizah, muhaddis, dan muhadditsah yang berlaga di ajang ini diharapkan menjadi cahaya di tengah tantangan zaman, serta membawa nilai Al-Qur’an ke berbagai lini kehidupan, termasuk pendidikan, pekerjaan, kebijakan publik, dan ruang digital.

Menteri Agama
Baca Juga

Buka Ijtimak Ulama Tafsir Al-Qur’an, Menag Dorong Pendekatan Tafsir Induktif dan Berwawasan Keindonesiaan

“Al-Qur’an dan hadis harus menjadi sumber nilai dalam membangun masyarakat yang merangkul keberagaman, menjunjung persaudaraan, dan menjamin keadilan bagi seluruh lapisan,” ungkapnya.

Menag juga mengungkapkan bahwa gelaran STQH sejalan dengan program pembangunan manusia berkualitas sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya cita keempat dan kedelapan, yaitu memperkuat pembangunan manusia yang berkualitas dan berdaya saing, serta memperkokoh toleransi antarumat beragama.

Selain menjadi ajang syiar keagamaan, pihaknya juga mendorong optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui STQH dengan menghadirkan pameran UMKM, bazar rakyat, dan produk-produk lokal.

“Keberkahan wahyu tidak hanya menghidupkan jiwa, tetapi juga harus menjelma menjadi kesejahteraan umat di bumi,” tandas Menag.

STQH
Baca Juga

Perputaran Ekonomi UMKM Capai Rp400 Miliar, STQH Nasional 2025 Dongkrak Pendapatan Warga Kendari

Pembukaan STQH Nasional XXVIII ditandai dengan pemukulan dimba, alat musik tradisional khas Kota Kendari. Pemukulan dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno yang mewakili Presiden Prabowo Subianto, didampingi Menag Nasaruddin Umar, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, dan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/stqh-nasional-2025-menag-merawat-lingkungan-adalah-bentuk-zikir-sosial/86762/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.16 WITA

  • #Berita Kemenag
  • #Menteri Agama
  • #Nasaruddin Umar
  • #STQH Nasional

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

Pilihan Editor

  1. 1 Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya
  2. 2

    Self-Sabotage: Ketika Kita Justru Menghalangi Diri Sendiri

  3. 3

    Peran Pesantren dalam Melestarikan Lingkungan melalui Pembiasaan Memilah Sampah

  4. 4

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  5. 5

    Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.