Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Bisnis
  3. Semua Bisa Kaya dengan TikTok Affiliate? Fomo Tiktok Affiliate di Kalangan Pengguna TikTok

Semua Bisa Kaya dengan TikTok Affiliate? Fomo Tiktok Affiliate di Kalangan Pengguna TikTok

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
10 April 2023, 18.56 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
10 Apr 2023, 18.56 WITA · 3 menit baca
3 menit baca
Semua Bisa Kaya dengan TikTok Affiliate? Fomo Tiktok Affiliate di Kalangan Pengguna TikTok
JurnalPost.com - Siapa yang tidak butuh uang? Semua orang pasti membutuhkan uang dan ingin mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya agar menjadi kaya atau yang saat ini sering disebut dengan istilah sultan. Banyak cara yang dilakukan orang agar bisa mendapatkan banyak uang, mulai dari bekerja, berjualan, berinvestasi hingga mencari uang menggunakan sosial media salah satunya dengan mengikuti program TikTok affiliate. Program TikTok affiliate memang tengah di gandrungi di kalangan pengguna TikTok dewasa ini. Kemudahan memperoleh uang dalam jumlah banyak yang ditawarkan oleh program ini membuat pengguna TikTok dari berbagai kalangan berbondong-bondong mencoba peruntungan mengikuti program tersebut. Mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, pegawai, pengusaha, hingga influencer pun pada akhirnya banyak yang mengikuti program ini. Program TikTok affiliate sebenarnya merupakan salah satu program yang dihadirkan oleh platform TikTok untuk meramaikan fitur TikTok shop yang di resmi diluncurkan pada tahun 2021 lalu. Program ini memungkinkan seluruh pengguna TikTok dapat menghasilkan uang melalui konten video yang di posting di akun pengguna dengan menautkan keranjang kuning. Keranjang kuning adalah sebuah fitur yang memungkinkan setiap orang yang menonton video bisa langsung mengakses produk yang ditawarkan pada video tersebut dan bisa langsung berbelanja dalam satu aplikasi.

Fenomena fomo di kalangan pengguna tiktok

TikTok pada awalnya merupakan platform hiburan berbagi konten video dan musik yang easy to use sehingga sangat mudah diterima di masyarakat dan berkembang masif di Indonesia. Banyak sekali tren yang bermunculan silih berganti di TikTok yang membuat TikTok berhasil menghadirkan budaya-budaya baru yang akhirnya di adaptasi di masyarakat kalangan pengguna TikTok. Tren yang silih berganti dengan cepat membuat pengguna TikTok tak ingin ketinggalan, dengan selalu mengikuti berbagai berkembangan tren agar tetap eksis di TikTok. Sifat tak ingin ketinggalan ini sering disebut dengan istilah fomo. Fomo merupakan singkatalan fear missing out yang berarti tidak ingin ketinggalan jauh. Fenomena fomo muncul sebagai salah satu dampak dari perkembangan arus informasi yang sangat cepat saat ini. Fenomena fomo dikalangan pengguna sosial media khususnya TikTok bukanlah hal yang baru lagi. Tren yang terus berkembang dan berubah cepat membuat setiap pengguna TikTok tidak ingin ketinggalan tren. Apalagi jika tren tersebut dirasa tren yang menguntungkan bagi mereka. Misalnya saja tren TikTok affiliate yang tengah booming belakangan ini. Munculnya berbagai konten yang menunjukan keberhasilan para afiliator (pengguna yang mengikuti program affiliate) membuat program TikTok affiliate semakin dikenal. Sebut saja keberhasilan Diva Amelia, salah seorang pengusaha hijab yang juga mengikuti kegiatan TikTok affiliate, berhasil mendapatkan omset hingga 1 miliar hanya dalam satu hari. Begitu pula dengan Mami Louis Scarlet yang berhasil mendapatkan omset 400 juta hanya dalam beberapa jam dengan mengikuti program TikTok affiliate ini. Belum lagi konten-konten lainnya yang memarekan keberhasilan para afiliator. Dengan mudah para afilitor bisa membeli rumah, mobil dan barang-barang berharga lainnya melalui program TikTok affiliate ini. Tentu saja ini membuat para pengguna lain yang pada awalnya hanya menggunakan TikTok sebagai aplikasi mencari hiburan juga tertarik menjadi afiliator demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Tak sedikit dari mereka yang rela meninggalkan pekerjaan utamanya demi bisa fokus mengikuti program TikTok affiliate ini. Bahkan ada di antara para afiliator tersebut yang rela melakukan live streaming berjam-jam demi bisa bisa memaksimalkan keuntungan dari program TikTok afliate. Namun sayangnya walau semua bisa menjadi afiliator tidak semua afiliator bisa menghasilkan pendapatan serupa. Tentu semuanya akan kembali pada algoritma TikTok itu sendiri dan seberapa konsisten para afiliator dalam mengikuti program affiliate, membuat konten, hinggs melakukan live streaming. Sehingga para pengguna tiktok yang ingin mengikuti program tersebut perlu mengetahui betul keseluruhan program tersebut sebelum sepenuhnya mengorban segala waktu, pikiran dan tenaga untuk mengikuti program TikTok affiliate. Bak kata pepatah berilmu terlebih dahulu baru beramal. Oleh: Ainul Ridho Azra, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/semua-bisa-kaya-dengan-tiktok-affiliate-fomo-tiktok-affiliate-di-kalangan-pengguna-tiktok/47753/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 08 November 2026, 10.41 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pensiun Bukan Halangan, Sugeng Harijanto Kembangkan Usaha Jus Jambu Berkat Dukungan KUR BRI di Bojonegoro

Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Menjadi Guru yang Pintar "Ngegas" dan "Ngerem": Seni Menjaga Keseimbangan di Ruang Kelas

Mempersiapkan Santri Menghadapi Dunia Kerja Digital, Pesantren Perlu Perkuat Keterampilan Teknologi

80 Mahasiswa UNTAG Surabaya dan UPN Veteran Yogyakarta Ikuti Pelatihan Migas di Cepu

Mengapa Transparansi Dana Penting bagi Organisasi Mahasiswa?

Pilihan Editor

  1. 1 Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal
  2. 2

    Menyelamatkan Satu Kehidupan, Menyalakan Sejuta Harapan: Memaknai Pengabdian Kemanusiaan

  3. 3

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

  4. 4

    Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

  5. 5

    Dosen IPB "Pulang Kampung" ke Desa Sinarsari, Bawa Perempuan Pelaku UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.