JurnalPost.com - Tahun 2025 menjadi salah satu tahun paling membanggakan bagi SMA Don Bosco II. SMA yang berlokasi di Pulomas, Jakarta Timur ini berada di bawah naungan Yayasan Panca Dharma, pengelola Sekolah Don Bosco yang menaungi unit pendidikan di Kelapa Gading, Pulomas, dan Cikarang. Dalam satu tahun yang sama, SMA Don Bosco II berhasil menorehkan tiga prestasi bergengsi tingkat nasional pada ajang yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Nasional, yakni Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI), Olimpiade Sains Nasional (OSN) Matematika, serta Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025 bidang Solo Gitar. Capaian ini menjadi bukti nyata konsistensi sekolah dalam membangun prestasi akademik, seni, dan riset secara berimbang.
Pada ajang OPSI 2025, SMA Don Bosco II Pulomas meraih Medali Perunggu tingkat Nasional melalui penelitian inovatif yang digagas oleh Keisya Amanda Tan dan Aurellia Lucyana Tambajong. Keduanya mengangkat penelitian berjudul “BARFLOR (Foodbar Berbahan Flaxseed dan Daun Kelor): Inovasi Camilan Fungsional untuk Regulasi Kadar HDL, LDL, dan Indeks Aterogenik pada Penderita Hiperkolesterolemia)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka penderita hiperkolesterolemia di Indonesia serta kebutuhan akan alternatif camilan sehat berbahan alami yang praktis dan fungsional. Proses penelitian dijalani secara sistematis dan mendalam, mulai dari identifikasi masalah, studi literatur, perancangan produk, pelaksanaan riset, analisis data, penyusunan laporan ilmiah, hingga presentasi dan pameran hasil penelitian di hadapan juri nasional. Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena merupakan raihan medali OPSI pertama SMA Don Bosco II sejak terakhir kali meraih prestasi serupa pada tahun 2019.
Prestasi akademik tingkat nasional juga diraih melalui Josef Nicholas Theja pada ajang OSN Matematika 2025. Josef berhasil melalui tahapan seleksi yang sangat ketat, dimulai dari peringkat 3 se-Kotamadya Jakarta Timur, kemudian melaju ke tingkat provinsi dan meraih peringkat 1 Provinsi DKI Jakarta, hingga akhirnya tampil di tingkat nasional dan meraih Honorable Mention (Juara Harapan Nasional). Perjalanan tersebut penuh tantangan, mengingat persaingan OSN Matematika di DKI Jakarta dikenal sangat kompetitif. Namun, dengan passion yang kuat terhadap matematika, pemahaman konsep yang mendalam, latihan konsisten, serta pendampingan intensif dari guru pembimbing dan dukungan penuh sekolah, Josef mampu menunjukkan performa terbaiknya hingga ke tingkat nasional.

Dari bidang seni, SMA Don Bosco II Pulomas juga menorehkan prestasi membanggakan melalui ajang FLS3N 2025 bidang Solo Gitar. Siswa perwakilan sekolah tampil dengan konsep musikal yang kuat dan berkarakter, mengusung pendekatan permainan gitar yang bercerita, di mana setiap nada dan variasi merepresentasikan emosi serta pesan yang ingin disampaikan. Meski sempat menghadapi tantangan internal seperti menjaga motivasi latihan setelah sebelumnya meraih prestasi, ketekunan, kedisiplinan, serta dukungan guru pendamping dan fasilitas sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan penampilan di ajang seni tingkat nasional tersebut.
Seluruh capaian ini tidak terlepas dari sistem pembinaan SMA Don Bosco II Pulomas yang memberikan ruang berkembang bagi potensi siswa di berbagai bidang. Sekolah secara konsisten menyediakan guru pendamping, fasilitas pembinaan dan penelitian, dispensasi akademik, hingga pendampingan mental bagi para siswa agar mampu menjalani proses kompetisi secara optimal dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang tersebut, pada Rabu, 14 Januari 2026, Yayasan Panca Dharma selaku pengelola Sekolah Don Bosco menggelar acara pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi SMA Don Bosco II Pulomas. Acara ini dihadiri oleh Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I, Bapak M. Fahmi, Kasi SMP/SMA Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I, Ibu Tri Kurniasih, serta jajaran pengawas dan tokoh pendidikan, antara lain Dra. Almarisa Siburian, M.M (Pengawas Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I), Dr. Iceu Rufiana, M.M, M.Si (Pengawas SMA Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur I), Bapak Fx. Sulistiyono (Kepala Bidang Pendidikan Yayasan Panca Dharma), dan Ahmad Aru Patria, S.IP., M.M selaku Ketua FKKS (Forum Komunikasi Kepala Sekolah Swasta) Jakarta Timur I. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk pengakuan dan dukungan terhadap capaian prestasi SMA Don Bosco II Pulomas.

Kepala SMA Don Bosco II, Ibu L. Asri Indah Nursanti, mengatakan bahwa prestasi ini menjadi kebanggaan besar sekaligus memotivasi seluruh civitas akademika SMA Don Bosco II untuk terus berprestasi. Lebih dari sekadar deretan piala dan medali, capaian ini mencerminkan nilai ketekunan, disiplin, kerja keras, kreativitas, dan semangat kolaborasi yang terus ditanamkan dalam proses pendidikan. Ia juga menegaskan bahwa prestasi yang diraih siswa-siswi SMA Don Bosco II tidak hanya berorientasi pada tingkat nasional, tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk membangun daya saing global dan internasional, seiring dengan kiprah siswa Don Bosco yang juga kerap menorehkan prestasi di berbagai ajang internasional.
Dengan torehan prestasi di OSN Matematika, FLS3N Solo Gitar, dan OPSI tingkat nasional, SMA Don Bosco II Pulomas, Jakarta Timur, kembali menegaskan eksistensinya sebagai institusi pendidikan unggulan di bawah naungan Yayasan Panca Dharma yang konsisten mencetak generasi muda berprestasi, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda