- Bukti Audit Top-Down, yaitu berfokus pada upaya auditor dalam memperoleh pemahaman tentang bisnis dan industry, sasaran dan tujuan manajemen, bagaimana manajemen menggunakan sumber dayanya untuk mencapai sasaran, keunggulan kompetitif organisasi di pasaran, proses bisnis inti, serta laba dan arus kas yang dihasilkan. Prosedur audit Top-Down memberikan bukti tentang risiko bisnis strategis yang dihadapi klien, bagaimana klien menanggapi risiko tersebut , dan kelangsungan hidup entitas.
- Bukti Audit Bottom-UP, yaitu berfokus pada pengujian secara langsung atas transaksi, saldo akun, serta sistem yang mencatat transaksi tersebut yang pada akhirnya menghasilkan saldo akun. Bukti Bottom-UP meliputi beberapa bentuk penarikan sampel transaksi, atau penarikan sampel terinci yang mendukung saldo akun (misalnya, setiap item-item dalam persediaan atau piutang usaha) dan mengevaluasi kewajaran penyajian dari setiap rincian yang terakumulasi dalam laporan keuangan.
- Sifat Pengujian Audit
- Saat Pengujian Audit
- Luas pengujian Audit
- Penetapan Staf Audit
- Tujuan Audit Untuk Hak dan Kewajiban
- Tujuan Audit untuk Penilaian atau Alokasi
- Tujuan Audit Untuk Penyajian dan Pengungkapan
- Prosedur-prosedur audit apakah yang akan digunakan
- Ukuran sampel sebesar apakah yang akan dipilih untuk prosedur tertentu
- Item-item manakah yang akan dipilih dari populasi
- Kapankah berbagai prosedur itu akan dilakukan.
- Prosedur Analitis, Prosedur ini meneliti hubungan yang dapt diterima antara data keuangan dan data non-keuangan untuk mengembangkan harapan atas saldo laporan keuangan.
- Prosedur Awal, Yakni prosedur untuk memperoleh pemahaman atas (1) faktor persaingan bisnis dan industri klien, (2) struktur pengendalian internnya. Auditor juga melaksanakan prosedur awal untuk memastikan bahwa catatan-catatan dalam buku pembantu sesuai dengan akun pengendali dalam buku besar.
- Pengujian Estimasi Akuntansi
- Pengujian ini meliputi pengujian subtantif atas saldo.
- Pengujian pengendalian, Adalah pengujian pengendalain intern yang ditetapkan oleh strategi audit dari auditor.
- Pengujian transaksi, Adalah pengujian substantif yang terutama meliputi tracing atau vouching transaksi berdasarkan bukti dokumenter yang mendasari.
- Pengujian Saldo, Berfokus pada perolehan bukti secara langsung tentang saldo akun serta item-item yang membentuk saldo tersebut.
- Pengujian penyajian dan pengungkapan, Mengevaluasi penyajian secara wajar semua pengungkapan yang dipersyaratkan oleh GAAP.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda