JurnalPost.com – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh mahasiswa UMM. Di masing-masing kelompok beranggotakan 5 orang dengan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang atau yang disingkat DPL. Kegiatan yang dilaksanakan selama 1 bulan ini diadakan di dua tempat yaitu Desa Sumbersekar dan Panti Asuhan Ni’matul Iman.
Kelompok 29 gelombang 3 PMM UMM terdiri dari Mohamad Rivai Gobel, Dhirgham Agung Z.S, Ilu Aprita Helen, Jingga Surya Handoko, dan Thorik Kamal berasal dari Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMM dengan dibimbing langsung oleh Ibu Winda Hardyanti, S.Sos,. M.Si. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Kelompok 29 ini, telah mengambil langkah konkret dalam mendorong kesadaran pemilahan sampah di Desa Sumbersekar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam membangun kesadaran lingkungan dan menggalakkan praktik berkelanjutan dalam pengelolaan sampah. Salah satu program unggulan yang dijalankan oleh kelompok ini adalah program “Edukasi Pemilahan Sampah”. Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya memberikan pengetahuan tentang pentingnya pemilahan sampah, tetapi juga secara praktis membantu masyarakat memahami cara yang benar dalam memilah sampah organik dan non-organik.
Selain itu, mereka juga mengadakan berbagai kegiatan seperti sosialisasi door to door, workshop pemilahan sampah, dan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Melalui interaksi langsung dan pendekatan yang bersahabat, mahasiswa PMM UMM berusaha untuk membangun hubungan yang erat dengan masyarakat Desa Sumbersekar, sehingga pesan-pesan lingkungan dapat disampaikan dengan lebih efektif.
Menanggapi upaya tersebut, Rivai Gobel, salah satu anggota kelompok, mengungkapkan, “Kami percaya bahwa melalui edukasi dan aksi nyata, kita dapat menciptakan perubahan yang berarti dalam perilaku masyarakat terkait lingkungan. Dengan bersama-sama memahami dan mengimplementasikan pemilahan sampah, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang.”

Koordinator kelompok, Ilu Aprita, menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat Desa Sumbersekar dalam kegiatan kami. Semangat dan komitmen mereka menjadi pendorong utama dalam menciptakan perubahan positif dalam pengelolaan sampah di lingkungan mereka.”
Diharapkan, dengan melalui kolaborasi antara mahasiswa PMM UMM dan masyarakat Desa Sumbersekar, kesadaran pemilahan sampah akan terus meningkat, dan langkah-langkah kecil ini akan menjadi awal yang baik dalam membangun lingkungan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan bagi semua.




