• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mahasiswa UNTAG Surabaya Kenalkan Teknologi Budidaya Maggot Self-Harvesting kepada Peternak Bebek di Desa Candiwatu, Mojokerto

Editor Redaksi
14 Januari 2026
in Bisnis

MOJOKERTO, JurnalPost.com – Lima mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya membawa angin segar bagi peternak bebek rumahan di Dusun Watutumang, Desa Candiwatu. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mereka memperkenalkan inovasi alat budidaya maggot dengan sistem self-harvesting yang diklaim mampu menekan biaya pakan hingga 60 persen, Minggu (12/1/2025).

Dela Andriyani, ketua sub-kelompok 5 dari kelompok besar KKN R4 Candiwatu, menjelaskan latar belakang program ini. “Kelompok kami melihat peternak bebek di sini kesulitan dengan harga pakan pabrikan yang terus naik. Maggot atau larva black soldier fly bisa jadi solusi karena kandungan proteinnya tinggi, mencapai 40-45 persen,” ujarnya saat ditemui di lokasi peternakan Pak Yudi, salah satu mitra binaan mereka.

Berbeda dengan budidaya maggot konvensional yang memerlukan pemanenan manual, sistem yang diperkenalkan mahasiswa ini menggunakan prinsip self-harvesting atau panen otomatis. Anggota tim, Fiqi Alfarizi, menjelaskan mekanismenya. “Maggot punya sifat alami mencari tempat gelap saat akan bermetamorfosis jadi prepupa. Kami manfaatkan sifat ini dengan membuat jalur migrasi khusus yang mengarahkan maggot ke wadah penampungan,” paparnya.

Alat yang dibuat dari bahan-bahan sederhana seperti ember bekas, pipa paralon, dan kawat ram ini terdiri dari tiga komponen utama. Pertama, bak pengomposan sebagai media budidaya. Kedua, jalur migrasi berupa bidang miring yang dibuat gelap. Ketiga, wadah penampungan yang diisi dedak atau sekam untuk menarik maggot.

“Total biaya pembuatan satu unit sekitar Rp 150 ribu saja. Jauh lebih murah dibanding harus beli pakan terus-menerus,” tambah Achmad Faris, anggota tim yang fokus pada aspek ekonomi program.

Pak Yudi, peternak bebek yang memelihara 100 ekor bebek petelur, mengaku sangat terbantu dengan teknologi ini. “Selama ini saya habis Rp 700 ribu per minggu untuk pakan. Setelah pakai maggot ini, bisa turun jadi Rp 300 ribuan. Bebek-bebek juga makin sehat, telurnya bagus-bagus,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Proses budidaya maggot dimulai dengan menyiapkan media organik berupa limbah dapur, sayuran busuk, atau ampas tahu yang dicampur dengan dedak. Black soldier fly betina akan bertelur di media tersebut, dan dalam 3-4 hari telur akan menetas jadi maggot. Setelah 14-18 hari, maggot siap dipanen.

“Yang menarik, sistem self-harvesting ini hemat waktu. Peternak tinggal ambil maggot yang sudah terkumpul di wadah penampungan setiap 2-3 hari sekali. Tidak perlu korek-korek media seperti cara manual,” jelas Abduh Ega, anggota tim yang bertugas mendampingi proses transfer pengetahuan.

Anggota terakhir tim, Princenton Andrew, menambahkan bahwa mereka juga memberikan pelatihan pengelolaan limbah organik yang lebih baik. “Sisa media budidaya maggot bisa dijadikan pupuk organik berkualitas tinggi. Jadi zero waste, semua terpakai,” ujarnya.

Kepala Desa Candiwatu, Bapak Andik, menyambut positif program ini. “Kami berharap inovasi ini bisa diterapkan oleh peternak lain di desa. Mahasiswa UNTAG sudah memberikan contoh nyata pengabdian yang bermanfaat,” katanya. Mereka juga membuat buku panduan sederhana berbahasa lokal agar teknologi ini bisa berkelanjutan setelah mereka kembali ke Surabaya.
“Ini bukan sekadar tugas KKN, tapi bagaimana kami bisa memberikan dampak nyata untuk masyarakat. Melihat peternak tersenyum karena biaya pakan berkurang, itu kepuasan tersendiri bagi kami,” tutup Dela.

Oleh: Dela Andriyani

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mahasiswa FK UPN Veteran Jatim Edukasi Anak Panti soal Nasionalisme dan Anti-Radikalisme

Mahasiswa FK UPN Veteran Jatim Edukasi Anak Panti soal Nasionalisme dan Anti-Radikalisme

Editor Redaksi
30 Juni 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Yayasan Al...

PPSDM Migas dan Genting Oil Gelar Disciplinary Program di Cepu

PPSDM Migas dan Genting Oil Gelar Disciplinary Program di Cepu

Editor Redaksi
17 April 2026
0

CEPU, JurnalPost.com – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) sukses menyelenggarakan Disciplinary Program sebagai bagian...

Mahasiswa KKN Aksara 9 UMBY Gelar Bimbingan Klasikal di SD Negeri Gejayan, Tanamkan Nilai Sopan Santun

Mahasiswa KKN Aksara 9 UMBY Gelar Bimbingan Klasikal di SD Negeri Gejayan, Tanamkan Nilai Sopan Santun

Editor Redaksi
12 Februari 2026
0

Magelang, JurnalPost.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Aksara 9 Universitas Mercu Buana Yogyakarta melaksanakan program kerja Bimbingan Klasikal di...

PENGABDIAN MAHASISWA UNTAG SURABAYA GUNA PENGUATAN PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN PENYELESAIAN SENGKETANYA

PENGABDIAN MAHASISWA UNTAG SURABAYA GUNA PENGUATAN PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN PENYELESAIAN SENGKETANYA

Editor Redaksi
14 Desember 2025
0

Oleh : Dinda Suhartati 1312200156, Hertikawati Sihotang 1312200341, Alexander Alfredo Niki Geu 1312200149 JurnalPost.com - Di era modern dengan tingginya...

START UP KEPUL CIPTAAN ANAK MUDA

Editor Redaksi
10 Juni 2024
0

JurnalPost.com - Aplikasi kepul ini merupakan startup atau perusahaan rintisan layanan pengelola sampah online yang didalamnya jasa jual beli sampah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.