
Semarang, JurnalPost.com — Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) kembali menunjukkan kiprahnya di dunia profesional. Salah satunya adalah Pandu, alumni Ilmu Komunikasi USM, yang mulai membangun karier sejak masa perkuliahan dan kini aktif sebagai host, presenter, serta master of ceremony (MC) di berbagai acara.
Pandu mulai terjun ke dunia komunikasi publik sejak semester tiga melalui aktivitas sebagai penyiar radio di 101,6 FM USM Jaya Semarang. Pengalaman tersebut menjadi langkah awal dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan public speaking. Seiring waktu, Pandu kemudian memperluas perannya ke dunia event dan mulai aktif sebagai host dan MC sejak akhir tahun 2023.
“Aktif sebagai Host atau presenter, itu dari jaman kuliah semester 3 ( waktu itu mengawali dari penyiar radio di 101,6 FM USM Jaya Semarang ; aktif jadi penyiar malem, terus baru masuk host dan MC itu dari tahun 2023 akhir,” ujar Pandu singkat.
Pengalaman yang diperoleh sejak masa kuliah dinilai menjadi bekal penting dalam menghadapi dinamika dunia event. Aktivitas siaran radio kampus melatih kemampuan penguasaan audiens, pengelolaan suara, serta kesiapan tampil di ruang publik.
Program Studi Ilmu Komunikasi USM turut berperan dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan komunikasi yang aplikatif. Proses pembelajaran mendorong mahasiswa untuk aktif berinteraksi, mengembangkan kemampuan praktis, serta membangun jejaring profesional sejak dini.
Dalam menjalani profesinya, Pandu menekankan pentingnya persiapan sebelum memandu acara. Persiapan tersebut meliputi penguasaan materi, pemahaman konsep acara, serta kesiapan mental dalam menghadapi perubahan teknis di lapangan. Hal ini dinilai sebagai bagian dari profesionalitas seorang host dan MC.
Kiprah Pandu menunjukkan bahwa membangun karier sejak masih berstatus mahasiswa menjadi langkah strategis dalam menghadapi dunia kerja. Dengan bekal akademik, pengalaman praktis, dan konsistensi, lulusan Ilmu Komunikasi USM dinilai mampu bersaing di industri kreatif dan dunia event profesional.
Oleh: Nafisah Zalfa Fauziyah
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi USM




