Penulis : Pramailinda Maulina Hasnabila
Universitas Diponegoro
JurnalPost.com – Dalam upaya meningkatan jiwa kewirausahaan para santri putri Pondok Pesantren Darul Ilmi. Mahasiswi Ekonomi Islam Universitas Diponegoro, Pramailinda Maulina Hasnabila, melaksanakan sebuah program kerja nyata “Pemasaran produk yang dilakukan secara offline”. Acara ini berlangsung pada tanggal 17 Desember 2023 di Pondok Pesantren Darul Ilmi dan diikuti oleh seluruh santri putri Pondok Pesantren Darul Ilmi.
Darul Ilmi sendiri sudah memiliki toko online yang bernama “Darul Ilmi Store”, tetapi darul ilmi store kurang berjalan dengan baik karena persaingan pada jual beli online sangatlah ketat, maka dari itu Hasna yang menjadi mahasiswi KKN memberikan program kerja yaitu melakukan pemasaran yang dilakukan secara offline. Program KKN monodisiplin kali ini membahas strategi pemasaran offline berupa produk totebag, dengan tujuan meningkatkan penjualan dan memperkenalkan hasil karya santri putri Darul Ilmi kepada masyarakat luas.
Pada program monodisiplin 1 Hasna membuat program kerja berupa pendampingan pelatihan mendesain pada totebag. Program monodisplin 2 ini yaitu memasarkan produk totebag yang sudah di desain sendiri oleh santri putri Darul Ilmi. Program ini berupa penjualan offline yang dilakukan oleh santri putri Darul Ilmi. Penjualan offline yang dimaksud yaitu penjualan dengan menitipkan produk pada toko-toko dan juga berjualan pada saat Car Free Day. Pertama yang dilakukan sebelum terjun langsung dengan menitipkan produk pada toko, Hasna memberikan sedikit sosialisasi tentang strategi pemasaran offline yang efektif hingga dapat meningkatkan penjualan. Materi yang diberi mencakup teknik-teknik promosi, branding, serta menitipkan produk pada toko-toko dan berjualan pada saat Car Free Day. Sasialisasi tentang pemasaran produk totebag secara offline bukan hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi santri putri Darul Ilmi untuk berkembang sebagai wirausahawan muda. Semangat kewirausahaan yang tumbuh dari kegiatan ini membawa harapan baru untuk masa depan Darul Ilmi Store dan juga penngembangan ekonomi pesantren.
Setelah memberikan sosialisasi tentang strategi pemasaran offline, pada Hari Kamis tanggal 22 Desember 2023, Hasna dan salah satu santri putri bernama Nurul melaksanakan programnya yaitu penitipan produk totebag pada toko-toko. Dengan meminta izin kepada pemilik toko, Hasna dan Nurul pun diberi izin untuk menitipkan produk pada toko tersebut. Toko yang dititipkan produknya tidak hanya satu tetapi ada 4 toko lainnya yang tersebar di Pasar Johar, Matahari, dan juga Jalan KH Agus Salim.

Setelah melaksanakan program dengan menitipkan totebag pada toko-toko tersebut, beberapa hari kemudian totebag-totebag itupun sudah habis terjual dan ini membuat santri putri sangat antusias dalam membuat desain sendiri pada totebag serta melakukan penjualan offline seperti dititipkan pada toko. Program monodisiplin ini bukan hanya tentang pemasaran secara offline untuk meningkatkan penjualan, melainkan untuk menumbuhkan rasa kewirausahaan pada santri putri Darul Ilmi.




