Penulis : Nurintan Maghfirah,Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
Pertolongan Pertama Step pada Anak
Ketika anak mengalami penyakit step atau kejang demam, ibu amat dianjurkan tidak panik. Hal sebaliknya, ibu perlu tenang agar dapat memberikan pertolongan pertama dengan baik. Menurut National Institutes of Health dan National Health Service (NHS) – UK, pertolongan pertama pada anak yang mengalami step, yaitu:
• Jangan menggendong anak atau mencoba menghentikan step atau kejang agar anak tidak bergerak.
• Jangan tinggalkan anak yang mengalami step sendirian.
• Baringkan anak di lantai atau di tempat yang aman. Bersihkan area furnitur atau benda tajam lainnya.
• Selipkan selimut di bawah anak jika lantainya keras.
• Pindahkan anak hanya jika mereka berada di lokasi yang berbahaya.
• Kendurkan baju bila ketat, terutama di sekitar leher. Jika memungkinkan, lepaskan pakaian dari pinggang ke atas.
• Jika anak muntah atau jika air liur dan lendir menumpuk di mulut, balikkan anak miring atau tengkurap. Ini juga penting dilakukan jika lidah tampak menghalangi pernapasan.
• Jangan memasukkan apapun ke dalam mulut anak untuk mencegahnya menggigit lidah. Hal ini justru dapat meningkatkan risiko cedera.
Nah, itulah beberapa pertolongan pertama ketika Si Kecil mengalami step. Namun, kapan sebaiknya anak perlu mendapatkan pertolongan medis untuk mengatasi penyakit stepnya?
Kapan Perlu ke Dokter?
Bawa anak yang mengalami step ke rumah sakit terdekat atau hubungi dokter dan mintalah ambulans jika:
• Kejang atau step berlangsung lebih dari 5 menit dan tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti.
• Ibu menduga kejang disebabkan oleh penyakit serius lainnya, misalnya meningitis.
• Kejang berulang terjadi selama penyakit yang sama.
• Step membuat Si Kecil mengalami kesulitan bernapas.
• Menimbulkan gejala gerakan tidak normal, tremor, atau masalah koordinasi, kebingungan, mual, atau ruam (baik sebelum atau setelah kejang).
Untuk membantu dokter mendiagnosis step atau kejang demam pada anak, cobalah perhatikan beberapa hal berikut, yaitu:
• Berapa lama step atau kejang pada anak berlangsung?
• Apa yang terjadi, seperti tubuh kaku, wajah berkedut, lengan dan kaki, tatapan mata, dan kehilangan kesadaran?
• Apakah mereka pernah mengalami kejang sebelumnya?
Nah, bagi ibu yang ingin tahu lebih mengenai penyakit step dan pertolongan pertamanya, ibu dapat bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, ibu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan?




