Nadiyah Azka Salsabilla Azizah, IKM-1, Semester 1, Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
JurnalPost.com Tidak lama lagi pilpres akan digelar dengan bangsa Indonesia melaksanakan pesta demokrasi pada Februari 2024 yang akan mendatang. Seluruh tahapan pilpres di harapkan oleh segenap pihak akan berjalan tanpa hambatan sebagaimana asas langsung. Oleh karena itu, DPR Republik Indonesia menggunakan asas objektivitas dalam mengawal 4 tahapan pilpres tersebut mulai dari proses penetapan, kampanye, masa tenang hingga masa pemilihan.
Selain itu, politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) tersebut berharap seluruh ketiga pasangan capres & cawapres secara khusus harus mendapatkan ruang yang sebaik-baiknya di masa kampanye untuk menampilkan gagasan terbaik yang di miliki oleh masing-masing calon pasangan.
Lebih lanjut ia mengingatkan pada masa tenang betul-betul tidak ada aktivitas politik. Mengingat, masa tenang merupakan masa memberikan ruang pada masyarakat untuk merefleksikan berbagai argumen gagasan yang telah disampaikan oleh masing-masing pasangan capres & cawapres 2024 selama masa kampanye.
Tahapan terakhir, yaitu pemilihan yang diharapkannya semua instrumen penyelenggara terutama KPU & bawaslu wajib mengambil peran semaksimal mungkin dalam proses pemungutan suara. Karena, ini meyakini pesta demokrasi 2024 akan menjadi catatan sejarah Indonesia Ketika partisipasi publik menjadi sangat tinggi pada pilpres.
Pada pesta demokrasi bertujuan untuk melakukan adanya mengikuti ajaran yang akan dilaksanakan waktu tertentu, justru itu persiapan harus lebih matang. Berikut ada beberapa tujuan pemilihan umum pilpres 2024 yaitu:
1. Untuk memilih wakil rakyat untuk duduk di dalam Lembaga permusyawaratan/perwakilan rakyat
2. Membentuk pemerintahan
3. Melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan; dan
4. Mempertahankan keutuhan negara kesatuan republik Indonesia
Dari bertujuannya mereka juga akan tahu bahwa bisa mendapatkan keraguan dalam aksi tersebut dimana masyarakat juga pasti bertanya akankah setiap melakukan itu akan terlaksanakan. Maka dari itu, pemilihan dari calon tersebut agar bisa memahami dengan adanya penyelenggara pilpres 2024 supaya tidak ada lagi yang berpikir dalam melakukan keraguan.




