• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

HAK DAN PEKERJA

Editor Redaksi
27 November 2023
in Citizen Reporter
Sumber : disnakertrans.ntbprov.go.id

Penulis : Fanny Rezicha Ramadhan, Silvi Dwifa Nuranisa, Rofiatul Adawiyah, Raisa Nur Herawati, Mahasiswa Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Malang

JurnalPost.com – Etika bisnis adalah prinsip dan nilai-nilai yang diterapkan dalam konteks bisnis untuk memastikan bahwa semua pihak terlibat, termasuk pekerja, memiliki hak yang dihormati dan dilindungi. Dalam artikel ini, kami akan membahas mengenai etika bisnis dengan fokus pada hak pekerja dalam lingkungan bisnis. Kami akan menjelaskan mengapa hak pekerja penting, menyoroti beberapa aspek yang termasuk dalam hak pekerja, serta memberikan contoh tindakan etis yang dapat diambil oleh bisnis untuk memastikan hak pekerja dihormati.
Lalu, apa pentingnya hak pekerja dalam bisnis? Hak pekerja adalah prinsip penting dalam bisnis yang memastikan perlakuan adil dan manusiawi terhadap pekerja. Beberapa alasan mengapa hak pekerja penting adalah sebagai berikut :

1. Martabat manusia: Hak pekerja merupakan prinsip yang mendasarkan perlakuan terhadap pekerja pada nilai-nilai kemanusiaan. Dengan menghormati hak pekerja, kita mengakui martabat mereka sebagai manusia.
2. Keadilan dan Kesetaraan: Hak pekerja mempromosikan kesetaraan dan keadilan di tempat kerja. Ini termasuk perlakuan yang adil, kompensasi yang layak, dan kesempatan yang sama bagi semua pekerja dalam organisasi.
3. Produktivitas dan Kepuasan Kerja: Pekerja yang memiliki hak yang dihormati cenderung lebih produktif dan puas dengan pekerjaan mereka. Hal ini berkontribusi pada keberhasilan bisnis secara keseluruhan.
Mengingat Sumber Daya Manusia, dalam hal ini adalah pekerja/karyawan, merupakan subjek penting dalam aktivitas suatu bisnis dalam perusahaan atau badan. Maka, selain memiliki kewajiban untuk menyelesaikan tugasnya dengan baik, para pekerja juga memiliki hak yang harus diterima dalam dunia kerja mereka. Berikut beberapa aspek yang termasuk dalam hak pekerja adalah:
1. Gaji yang Adil: Pekerja memiliki hak untuk menerima kompensasi yang adil dan sesuai dengan kontribusi mereka di tempat kerja.
2. Lingkungan Kerja yang Aman dan Sehat: Tempat kerja harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan yang ditetapkan untuk melindungi pekerja dari resiko dan bahaya yang mungkin timbul.
3. Perlakuan yang Adil dan Tidak Diskriminatif: Semua pekerja harus diperlakukan dengan adil dan tanpa diskriminasi berdasarkan jenis kelamin, ras, agama, atau karakteristik pribadi lainnya.
4. Hak untuk Asosiasi dan Pengorganisasian: Pekerja memiliki hak untuk menjadi anggota serikat pekerja dan tergabung dalam organisasi lain yang bertujuan untuk melindungi kepentingan mereka.

Tentunya, jika berbicara tentang hak pekerja, tidak hanya berfokus pada karyawan, tetapi juga atasan perusahaan. Dalam dunia etika bisnis terkait hak pekerja, terdapat istilah Whistle Blowing. Apa itu Whistle Blowing? Whistle blowing adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan entah yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. Pihak yang dilapori itu bisa saja atasan yang lebih tinggi atau masyarakat luas. Rahasia perusahaan adalah sesuatu yang konfidensial dan memang harus dirahasiakan,dan pada umumnya tidak menyangkut efek yang merugikan apa pun bagi pihak lain, entah itu masyarakat atau perusahaan lain.

Whistle blowing umumnya menyangkut kecurangan tertentu yang merugikan baik perusahaan sendiri maupun pihak lain, dan kalau dibongkar memang akan mempunyai dampak yang merugikan perusahaan, paling kurang merusak nama baik perusahaan tersebut. Contoh whistle blowing adalah tindakan seorang karyawan yang melaporkan penyimpangan keuangan perusahaan. Penyimpangan ini dilaporkan pada pihak direksi atau komisarisatau kecurangan perusahaan yang membuang limbah industri ke sungai dan lain-lain.

Pada prinsipnya tenaga kerja merupakan aset yang sangat berharga sebagai faktor utama dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja suatu unit tempat kerja yang wajib mendapatkan perlindungan, baik pada pekerja laki-laki maupun pekerja perempuan. Pekerja tidak hanya terus dituntut meningkatkan produktivitas dan kinerja saja dalam proses produksi, tetapi hak-hak pekerja harus diterapkan dalam proses produksi tersebut. Hal ini berpengaruh besar terhadap besarnya keuntungan atau kerugian suatu proyek/perusahaan.

Mengingat masih banyak permasalahan terkait hak pekerja dalam dunia bisnis saat ini, seperti upah yang tidak dibayar, keterlambatan serah terima upah tanpa konfirmasi yang jelas, dan sebagainya, sebaiknya pemerintah melakukan pendidikan terhadap pekerja tentang hak-hak pekerja untuk berserikat dan ketentuan-ketentuan yang melarang pengusaha untuk melarang pekerja/buruhnya mendirikan serikat pekerja dalam perusahaan. Dinsosnakertrans juga jangan bersifat pasif hanya menunggu laporan dari pekerja tetapi seharusnya bersifat aktif yaitu dalam periode tertentu mengadakan kunjungan ke perusahaan-perusahaan untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang terjadi di lapangan. Selain itu, dibentuk komunitas untuk pendidikan bagi pekerja mengenai pentingnya mendirikan serikat pekerja bagi pekerja dan mendorong pekerja untuk mendirikan serikat pekerja sebagai wadah organisasi untuk memperjuangkan hak-haknya.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.