
Palembang, JurnalPost.com – kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di kota Palembang semakin menebal bahkan sangat mengancam masyarakat.Ketebalan kabut asap hingga buruknya kualitas udara saat ini menjadi salah satu moment kondisi udara sangat mengancam tidak hanya kesehatan masyarakat melainkan pengendara yang berlalu lalang di kota Palembang.
Aksi kegiatan mahasiswa adab dan humaniora “Tebar Masker, Gerakan Peduli Kabut Asap”ini terlaksanakan dengan baik.Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan dompet dhuafa dan berbagi mahasiswa di palembang seperti universitas sumatera selatan,dan universitas muhamadiyah palembang.Kegiatan dilakukan di kambang iwak dan di lampu merah polda sumatera selatan
Dalam aksi tebar masker Dema fakultas adab dan humaniora Melakukan kegiatan ini di kambang iwak palembang pada hari minggu 1 oktober 2023.Aksi tebar masker gratis ini diberikan langsung kepada pengendara, pejalan kaki, dan masyarakat sekitar di sepanjang jalan titik lokasi. Menurut irfansyah sebagai gubernur mahasiswa fakultas Adab ” kegiatan ini awalnya terjadi dikarenakan melihat kondisi kebakaran hutan yang berakibatkan pencemaran udara yang kurang sehat di lingkungan kota palembang lalu fakultas adab dan humaniora bersama rekan yang lain berinisiatif untuk membagi masker dijalan dan kambang iwak “kegiatan ini sangat direspon baik bagi masyarakat karena kegiatan berbagi masker dinilai sangat berdampak positif.

Kegiatan ini didanai oleh Dompet dhuafa dengan melalui Dema fakultas adab dan humaniora.Tujuan darii “kegiatan ini tentunya untuk menyadarkan bahwa mahasiswa fakultas adab sendiri saat ini untuk mengantisipasi dengan memakai masker dikarenakan lingkungan yang terbilang darurat,lalu menanamkan sifat kebaikan untuk mahasiswa adab agar terus melalukan kebaikan”. Kata Irfansyah gubernur mahasiswa fakultas adab.Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk melaksanakan tridarma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat dengan berbuat kebaikan dan menjaga kesehatan masyarakat di kota palembang.
Dengan memakai masker untuk berkegiatan di luar rumah dikarenakan udara yang tidak sehat dan berkabut asap. Apalagi dengan meningkatnya jumlah penderita infeksi saluran penapasan (ISPA) membuat Dema fakultas adab dan humaniora menyelanggarakan kegiatan ini. Dihimbau Kepada seluruh masyarakat khususnya di Sumatera selatan untuk mengurangi aktifitas diluar rumah,dan kalau pun ada banyak kegiatan diluar rumah tetap selalu berhati-hati dan menggunakan maskeragar tidak terindikasi Inpeksi Saluran Pernapasan (ISPA).
Penulis : Putri Kholifah (Mahasiswa uin raden fatah)




