
Oleh: Azizah Farhani, Universtitas Muhammadiyah Malang
JurnalPost.com – Komunikasi merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan dalam kehidupan tiap individu setiap harinya. Bagaimana tidak, membangun hubungan dengan orang lain atau hanya sekedar menjalani hari pun diperlukan komunikasi yang baik. Peran keluarga terutama orang tua adalah yang terpenting dalam pengajaran dan pengarahan pada hal-hal positif disertai komunikasi yang baik pada anak.
Komunikasi antara anak dan orang tua merupakan hal yang sangat penting untuk dirawat dalam kehidupan berkeluarga, karena itu menjadi penentu kenyamanan satu sama lain dalam rumah. Banyak hal akan terjadi jika keharmonisan dalam berkomunikasi itu tidak dijaga dengan baik. Menurut saya ada beberapa dampak yang akan terjadi, diantaranya :
1. Adanya jarak antara anak dan orang tua
Dikarenakan komunikasi yang buruk, anak cenderung merasa asing dengan orangtua mereka. Mereka merasa tidak mendapatkan kedekatan dan juga kehangatan yang seharusnya menjadi hak yang mereka dapatkan didalam rumah. Mengakibatkan anak cenderung akan mencari kekosongan itu di luar rumah. Tentunya hal itu membuat anak akan lebih merasa terpukul ketika pengisi kekosongan yang mereka temukan diluar rumah kemudian juga meninggalkan mereka. Canggung dan takut pastinya sering terjadi ditengah hubungan antara anak dan orang tua yang tidak memiliki komunikasi yang baik. Hal itu dikarenakan anak merasa bahwa dia hanya perlu berkomunikasi dengan orang tua mereka haya saat mereka merasa butuh saja. Keasingan itu juga terjadi karena kurangnya interaksi terutama obrolan dari hati ke hati sehingga mereka tidak begitu mengerti satu sama lainnya.
2. Anak akan kehilangan rasa percaya diri
Anak yang jarang menyampaikan perasaan dan juga isi pikirannya pada orang tua mereka cenderung tidak memiliki rasa percaya diri. Diluar rumah mereka akan merasa takut untuk menyampaikan keinginan ataupun berpendapat karena mereka merasa bahwa jika dirumah, mereka tidak pernah merasa didengar dengan baik oleh orang tua mereka. Kurangnya validasi dari orang tua juga berpengaruh dengan semangat mencapai prestasi pada anak. Tanpa kita sadari bahwa kata-kata sederhana seperti “Selamat ya, kamu hebat!” itu merupakan kalimat yang berharga yang ingin didengar dari mulut orang tua mereka bagi seorang anak.
3. Merusak emosional anak
Sikap serta perilaku yang ditunjukkan oleh orang tua terhadap anak mereka didalam rumah pastinya sangat berpengaruh pada emosional anak. Sikap sering berteriak dan memarahi anak Ketika mereka melakukan sebuah kesalahan membuat anak cenderung takut untuk melakukan dan menentukan segala sesuatu bahkan hal yang penting dalam hidupnya pun mereka akan merasa takut untuk memutuskannya karena takut jika keputusannya akan menimbulkan bentakan orang tua mereka. Anak akan cenderung lebih emosional dan pemarah karena mereka kurang terbiasa untuk menyampaikan isi perasaan mereka dengan baik pada orang disekitar mereka.
4. Anak akan sering berbohong
Kebohongan sering dilakukan oleh anak yang kurang memiliki hubungan komunikasi yang baik dengan orang tua mereka. Hal ini sering kita dapati pada anak strict parents. Tak jarang, anak yang memiliki orang tua strict parents bukan hanya memiliki komunikasi yang buruk dengan orang tua mereka namun mereka juga merasa sangat dibatasi dalam hal apapun oleh orang tua mereka. Dengan begitu mereka akan cenderung memilih untuk meminta maaf dibandingkan untuk meminta izin kepada orang tua mereka jika akan melakukan sesuatu. Mereka merasa bahwa setiap keinginan dan keputusan yang akan mereka ambil pastinya akan ditolak oleh orang tua mereka karena mereka akan menganggap bahwa itu adalah hal yang buruk dan tidak berguna bagi masa depan anaknya. Maka dari itu, anak yang memiliki orang tua strict parent akan sangat tertutup dengan orang tua mereka bahkan mereka tidak keberatan untuk selalu berbohong setiap harinya demi dirinya sendiri.
Maka dari itu, komunikasi yang baik antara anak dan orang tua sangat penting untuk dirawat. Menjaga keharmonisan keluarga dengan cara sering duduk Bersama dalam meja makan dan membicarakan hal-hal menarik dalam keseharian merupakan hal sederhana yang sangat membantu dalam membangun komunikasi yang baik dalam keluarga.




