JurnalPost.com – PMM merupakan singkatan dari Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa. PMM sendiri memiliki arti kegiatan pendampingan dan pelayanan mahasiswa untuk pengembangan dan pemberdayaan Masyarakat dalam menerapkan aplikasi, desain, teknologi atau perubahan social ke arah yang lebih baik. Awalnya PMM Bernama Kuliah Kerja Nyata atau biasa dikenal dengan sebutan KKN, namun karena pandemic ini KKN sulit direalisasikan sehingga diganti menjadi PMM. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Program kegiatan PMM dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) gelombang 3 kelompok 45 yang beranggotakan 5 orang yaitu: Dea Haigrinnisa yang bertugas sebagai coordinator kelompok, kemudian Devi Gumilang Sari sebagai sekertaris, Yuliana Dwi Rahmawati sebagai Bendahara, Tazqia Bilbina Adnan sebagai hubungan Masyarakat, dan Aditya Nuriman sebagai PDD. Sementara itu, untuk dosen pendamping lapang dibimbing oleh ibu Novi Puji Lestari, S.E,M.M.
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam kegiatan PMM gelombang 3 kelompok 45 melaksanakan sebuah program kerja yang berjudul “Manajemen Waktu” Bersama adik-adik panti asuhan ulil abshor. Lokasi kegiatan dilakukan di daerah Jl. Ulil Abshor Jl. Margo Basuki No. 7A, Jetis, Mulyoagung, Kec. Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur.
Program literasi membaca bertujuan untuk memperluas wawasan dan memperolah informasi. “Buku adalah jendela dunia”. Kunci untuk membukanya adalah membaca. Dalam ungkapan tersebut, dari manfaat membaca dapat membuka, memperluas wawasan dan pengetahuan seseorang. Para peneliti mengungkapkan bahwa lingkungan, terutama keluarga, merupakan faktor penting dalam proses pembentukan kebiasaan membaca.
Istilah dari “literasi” memiliki serangkaian arti yang merupakan kemampuan untuk memahami keterampilan individu dalam membaca, menulis, berhitung, berbicara, serta dapat memecahkan masalah dari kehidupan sehari-hari. Selain itu terdapat manfaat dari literasi membaca itu sendiri yakni bisa mengubah cara berfikir seseorang dalam bertindak maupun berperilaku, dapat menciptkan pembendaharaan “kosa kata”, dan memperluas hingga memberikan wawasan bagi individu dalam mendapatkan sebuah informasi.
Dari program tersebut, membuat adik-adik Panti Asuhan Ulil Abshor semangat akan membaca, karena adik-adik juga gemar dalam membaca buku khususnya dalam buku novel. Oleh karena itu, program ini dapat memberikan dampak positif bagi adik-adik dan juga kami sebagai anggota kelompok PMM. Karena dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuan untuk memproses ilmu pengetahuan, mempelajari berbagai disiplin ilmu, dan menerapkan dalam hidup. Sehingga dari program tersebut dapat bermanfaat bagi adik-adik Panti Asuhan Ulil Abshor untuk menumbuhkan minat mereka dalam membaca.




