
JurnalPost.com – Penghijauan adalah upaya untuk menanam pohon-pohon di area yang telah terdegradasi atau tidak memiliki vegetasi. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi konsep penghijauan secara mendalam, menggali manfaatnya, dan membahas mengapa penghijauan sangat penting bagi keberlanjutan lingkungan.
Penghijauan telah menjadi topik yang semakin relevan dalam era modern ini, di mana perubahan iklim dan kerusakan lingkungan semakin meningkat. Melalui upaya penghijauan, kita dapat memperbaiki ekosistem yang rusak, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
Kegiatan pembudidayaan ini dilakukan di Desa Kadu Agung Kecamatan Gunungsari pada tanggal 24 Agustus 2023 yang diikuti oleh warga Desa Kadu Agung yang sangat antusias mengikuti kegiatan pembudidayaan yang dilakukan oleh KKM 51 Universitas Bina Bangsa.Di tengah-tengah perkembangan pesat perkotaan dan pertumbuhan populasi manusia yang semakin meningkat, kebutuhan akan ruang hijau semakin mendesak. Penghijauan adalah salah satu solusi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkaya lingkungan sekitar kita. Tanaman tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga memiliki manfaat ekologis yang signifikan.
Penghijauan memiliki manfaat yang luas dan beragam. Salah satunya adalah pengurangan polusi udara. Tanaman dapat menyerap gas karbon dioksida dan menghasilkan oksigen melalui proses fotosintesis. Dengan adanya lebih banyak tanaman di sekitar kita, kualitas udara dapat ditingkatkan dan risiko penyakit pernapasan dapat dikurangi.
selain itu, penghijauan juga berperan dalam menjaga keseimbangan suhu. Daerah perkotaan yang padat biasanya memiliki suhu yang lebih tinggi dibandingkan dengan daerah pedesaan. Tanaman dapat memberikan perlindungan dari sinar matahari langsung dan mengurangi efek panas yang dihasilkan oleh permukaan beton dan aspal. Hal ini dapat membantu mengurangi penggunaan pendingin udara dan menghemat energi.
Penghijauan juga memiliki manfaat dalam menjaga keberlanjutan air. Tanaman dapat menyerap air hujan dan mengurangi risiko banjir. Akar tanaman juga membantu dalam penyaringan air dan mencegah erosi tanah. Selain itu, dengan adanya lebih banyak tanaman, evaporasi air dari permukaan tanah dapat dikurangi, sehingga cadangan air tanah dapat tetap terjaga.

KKM 51 Universitas Bina Bangsa melakukan penanaman pohon sebanyak 100 Pohon. Dan diantaranya ada dua jenis pohon yang di tanam yaitu pohon durian, dan pohon kayu albasiah. Yang dimana setiap pohonnya akan memberikan manfaat bagi warga Desa Kadu Agung. Mahasiswa KKM 51 mengharapkan manfaat kebaikan untuk lingkungan alam Desa Kadu Agung.




