
JurnalPost.com – Mahasiswi magang dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur telah mengambil langkah inovatif dengan membagikan solusi pakan ternak terfermentasi kepada masyarakat peternak di sekitar wilayah mereka. Tidak hanya sekedar menjalankan program magang sebagai bagian dari kurikulum, para mahasiswi ini telah mengambil peran yang lebih besar dalam membantu masyarakat lokal, terutama para peternak, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ternak mereka.
Metode pakan ternak terfermentasi telah diakui secara luas karena memberikan sejumlah manfaat signifikan dalam hal gizi dan pencernaan hewan ternak. Melalui proses fermentasi, nutrisi dalam pakan dapat lebih mudah dicerna dan diserap oleh hewan ternak, sehingga menghasilkan pertumbuhan yang lebih baik dan produktivitas yang meningkat. Mahasiswi magang UPN “Veteran” Jawa Timur telah menjalankan penelitian yang cermat dan eksperimen lapangan untuk mengembangkan formula pakan ternak terfermentasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal dan ketersediaan bahan.
Manfaat pakan ternak yang terfermentasi dapat meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak sebagai peningkatan pencernaan hewan ternak khususnya sapi dan kambing, peningkatan kandungan nutrisi, peningkatan kesehatan ternak, reduksi anti-nutrisi, peningkatan rasa dan aroma menarik pada pakan ternak, mengurangi biaya pakan, dampak lingkungan yang lebih rendah karena dapat mengurangi limbah khususnya limbah kulit siwalan dan tongkol jagung, karena pakan ternak terfermentasi tersebut berbahan dasar limbah kulit siwalan dan tongkol jagung.
Penerimaan masyarakat terhadap upaya ini sangat positif. Para peternak merasa terbantu dengan pengetahuan baru yang mereka peroleh, serta melihat peningkatan yang nyata dalam produksi ternak mereka setelah menerapkan pakan terfermentasi. Selain itu, interaksi antara mahasiswi dan masyarakat peternak juga menciptakan ikatan sosial yang kuat, di mana mahasiswi dapat belajar lebih banyak tentang tantangan dan kebutuhan nyata yang dihadapi oleh peternak lokal.
Langkah kolaboratif ini mencerminkan semangat keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. Mahasiswi magang UPN Veteran Jawa Timur tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan dan implementasi solusi inovatif, tetapi juga membuktikan bahwa pendidikan dapat menjadi kekuatan positif yang menghubungkan dunia akademis dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Dengan demikian, langkah ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membantu menciptakan dampak berkelanjutan dalam pengembangan pedesaan dan sektor peternakan di wilayah tersebut.




