Bandar, Batang, JurnalPost.com (25/07) – Desa Bandar, salah satu desa yang terletak di Kabupaten Batang, memiliki permasalahan kesehatan terkait perilaku buang air besar. Terdapat kurang lebih 8 rumah warga yang masih membuang feses (kotoran manusia) ke aliran sungai yang berada tepat di belakang rumah-rumah tersebut. Oleh karena itu, Tim II KKN Universitas Diponegoro 2022/2023 di Desa Bandar hendak membantu memberikan sosialisasi dan pelatihan terkait permasalahan ini.
Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dilakukan pada hari Selasa, 25 Juli 2023 di RT 02/RW 01 Desa Bandar. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK di RT setempat. Pada awal kegiatan, Tim KKN memaparkan materi mengenai dampak buang air besar sembarangan (BABS), cara mencegah buang air besar sembarangan (BABS), kriteria jamban sehat, dan 5 pilar sanitasi total berbasis Masyarakat (STBM).
Selain itu, Tim KKN juga memberikan pelatihan mengenai 6 langkah cuci tangan yang baik dan benar. Cuci tangan yang baik dan benar merupakan salah satu pilar dari STBM sehingga diharapkan dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit lewat tangan yang kotor. Tim KKN juga berpesan agar pelatihan cuci tangan ini diajarkan juga kepada keluarga dari ibu-ibu PKK yang ikut dalam kegiatan.

Di akhir acara, ibu-ibu PKK diberikan sabun cuci tangan oleh Tim KKN dengan maksud dapat meningkatkan kesadaran untuk cuci tangan di rumah masing-masing
Tim KKN II Universitas Diponegoro 2022/2023 Desa Bandar memberikan sabun cuci tangan kepada peserta sosialisasi dampak buang air besar sembarangan (BABS)
Oleh: Naresworo Ilham Yuwonoputro – Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro




