SIDOARJO, JurnalPost.com — Gelar Karya P5 bertemakan ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’ rampung dilaksanakan pada Sabtu, 08 Juni 2024. Kegiatan Gelar Karya P5 ini dilaksanakan dari SDN Gamping 01 Krian, hingga lingkungan sekitar Desa Gamping Tengah. Musik patrol menambah kemeriahan kirab massal dalam gelar karya P5, alunan musik yang harmonis dipadukan dengan keindahan produk baju daur ulang siswa-siswi SDN Gamping 01 menghipnotis banyak pasang mata masyarakat. Warga sekolah hingga wali murid turut berpartisipasi aktif dalam menyokong suksesnya acara tersebut.
Bahkan, banyak wali murid yang berterus terang bahwa dengan adanya gelar karya P5 ini membuat keluarganya harmonis karena dalam proses pembuatan baju daur ulang melibatkan seluruh anggota keluarga. “Saya ikut senang melihat anak saya menggunakan pakaian daur ulang yang sudah dibuat selama 1 bulan, dalam pembuatan tidak begitu berat karena juga dibantu ayah dan kakaknya”, Ujar salah satu wali murid.
Rangkaian acara gelar karya P5 ini meliputi, pembukaan oleh kepala sekolah, dokumentasi, yang kemudian diakhiri dengan kirab massal dengan rute sekitar SDN Gamping 01. Dalam rangka mengapresiasi segala usaha yang telah dilakukan oleh siswa-siswi maupun wali murid, setiap kelas dipilih 1 baju daur ulang terbaik untuk menerima hadiah, sangat banyaknya baju daur ulang yang layak diberikan hadiah membuat wali kelas bingung bukan kepalang.
Masyarakat pun tak dapat mengelak bahwa pakaian daur ulang siswa-siswi patut diacungi jempol. Tak segan-segan, mereka mengangkat ponselnya tinggi-tinggi untuk memotret siswa-siswi SDN Gamping 01. “Memang SDN Gamping 01 ini jos”, Celetuk warga saat melihat kirab masal tersebut sembari memotret siswa-siswi menggunakan gawainya.

Gelar karya P5, merupakan bagian dari implementasi produk Kurmer atau Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka yang dibuat oleh Kemendikbud Ristek memiliki beberapa luaran seperti projek-projek. Salah satunya, P5 atau biasa dipahami oleh pendidik atau guru sebagai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Gelar karya P5 bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan terdapat serangkaian proses untuk mencapai Gelar karya P5 SDN Gamping 01, siswa-siswi terlebih dahulu diperkenalkan pada apa itu sampah hingga bagaimana bentuk produk akhir dari sebuah sampah plastik yang biasa mereka jumpai. Kelancaran proses P5 ini juga tidak luput dari bantuan tim kampus mengajar angkatan 7 yang kebetulan diberi amanah untuk menjadi mitra guru pada sekolah ini.
Pemilihan tema gebyar P5 pada tahun ini bukanlah tanpa alasan, melainkan karena kurangnyakesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan seperti, membuang sampah di tempatnya yang masih minim. Kesan baik telah ditinggalkan pada pikiran dan hati tentang sampah plastik dapat menjadi produk yang bermanfaat jika di dayagunakan dengan baik.
“Saya harap, dengan diadakannya gelar karya P5 ini dapat menjadikan anak-anak sebagai pembelajar yang hebat. Pembelajar yang hebat sejatinya adalah pembelajar yang tidak lelah untuk menerima ilmu baru” Ujar Ibu Asih Susanti (Kepala Sekolah SDN Gamping 01 Krian).
Kalimat tersebut terlontar di sela wawancara dengan beliau terkait pesan apa yang ingin beliau sampaikan kepada anak muridnya dalam kegiatan Gelar Karya P5 untuk dapat menerima segala hal atau ilmu baru serta mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis: Tim Kampus Mengajar 7 SDN Gamping 01 Krian
Sosial Media: @km7_sdngamping01, @sdanegasa




