
JurnalPost.com – Tariza mahasiswi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (UNTAG Surabaya) telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan yakni lolos menjadi salah mahasiswi yang mendapatkan kesempatan magang melalui Program MSIB Batch 6. Program ini merupakan inisiatif dari Kemendikbud yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja secara langsung kepada mahasiswa. Dalam kesempatan ini Tariza berhasil lolos dan mengikuti kegiatan magang ini pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya (Dispendukcapil). Pada Febuari 2024 ratusan mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia, tidak terkecuali Tariza dari UNTAG Surabaya dilatih secara intensif selama dua minggu oleh mitra Dispendukcapil Surabaya untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dalam pelaksanaan program magang ini. Pelatihan tersebut mencakup pengetahuan tentang prosedur administrasi kependudukan, keterampilan komunikasi, serta etika pelayanan publik.
Pada 29 Febuari 2024, para mahasiswa termasuk Tariza melakukan kegiatan lapangan pertama mereka sebagai bagian dari Program MSIB Batch 6. Selama menjalankan kegiatan magang ini Tariza bergerak door to door di wilayah Surabaya, terkhususnya pada Kelurahan Kedung Baruk yang menjadi wilayah penempatan Tariza untuk memberikan pelayanan Adminduk kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan ini Tariza tidak hanya bertindak sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki dokumen kependudukan yang lengkap dan sah.
Tariza, mahasiswa semester 6 dari Prodi Administrasi Publik UNTAG Surabaya, mengungkapkan kebahagiannya mengikuti program magang MSIB Batch 6 ini, “Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari Program MSIB Batch 6. Melalui kegiatan ini, saya merasakan betapa pentingnya peran kami sebagai mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kami tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga di lapangan yang akan membentuk kami menjadi individu yang lebih baik di masa depan.”
Program MSIB Batch 6 tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya dalam hal pelayanan Adminduk, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa yang terlibat. Mereka belajar untuk berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat, memahami beragam kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh mereka, serta meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal dan kepemimpinan. Selain itu, program ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surabaya dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Surabaya. Program MSIB Batch 6 pantut diapresiasi oleh Pemerintah Kota Surabaya karena dalam pelaksanaannya, sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. Tidak hanya itu, partisipasi aktif dari Tariza selaku mahasiswa UNTAG Surabaya dalam Program MSIB Batch 6 juga mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Mereka menganggap kehadiran para mahasiswa sebagai angin segar dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di wilayah Kelurahan Kedung Baruk. Lisa seorang warga Kedung Baruk yang menerima layanan Adminduk dari Tariza, mengatakan “Saya sangat terkesan dengan semangat dan keramahan para mahasiswi ini. Mereka membantu saya dengan proses administrasi kependudukan dengan cepat dan efisien. Saya berharap program seperti ini dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.”
Program MSIB Batch 6 ini juga menjadi momentum penting bagi UNTAG Surabaya dalam memperkuat kontribusinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa untuk berkontribusi kepada masyarakat dan bangsa. Dengan suksesnya Program MSIB Batch 6, diharapkan program serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan di masa depan, sehingga mahasiswa dapat terus mendapatkan pengalaman dunia kerja yang berharga dan berkualitas. Harapan Tariza semoga UNTAG Surabaya berkomitmen untuk terus menjadi agen perubahan yang positif dalam membantu membangun masyarakat yang lebih baik dan berkeadilan.




