
JurnalPost.com Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Ahmad Dahlan. Jum’at, 29 Maret 2024
Diskusi ini dilaksanakan secara offline disalah satu kedai Kopi Jogja, kegiatan ini dihadiri oleh Bung Gilang Faijin Aljiaro selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Yogyakarta dan Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Ahmad Dahlan selain itu juga para mahasiswa juga turut hadir dalam acara tersebut.
Diskusi ini mengusung Tema “Menjadi Masyarakat Madani Di Era Kedaruratan Mental: Tinjauan Kritis Atas Isu Kekinian Gen-Z”, pemateri dalam diskusi ini merupakan Bung Jaif Saputra selaku Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Yogyakarta dan bung Iffattullah Madani Gailea selaku Demisioner Komisaris Dewan Pengurus Komisariat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Ahmad Dahlan.
Materi yang disampaikan oleh Bung Jaif Saputra terfokus dan komprehensif terhadap Pendekatan Civil Society Terhadap Isu Kesehatan Mental, salah satu poin pentingnya ialah pergaulan yang sehat, pengambilan keputusan yang rasional dan pemaknaan terhadap konsep pemaafan diri. Dalam diskusi ini bung Jaif Saputra mengutip “Generasi saat ini berhentilah untuk mengejar hal-hal abstrak dan fokus kepada hal-hal yang konkret (Ferry Irwandi)”.

Selain itu materi yang disampaikan oleh Bung Iffattullah Madani Gailea, Tetaplah berpikir untuk bagaimana menjalani hidup untuk saat ini dan kedepan bukan kembali memikirkan hal-hal yang telah berlalu. Maka Kebahagian hanya dimiliki oleh orang yang berani untuk bahagia. Beliau mengutip dalam pandangan Adler bahwa “Hanya ketika seseorang mampu merasakan dirinya, berhargalah dia bisa memiliki keberanian.”
“Makna tidak ditentukan oleh situasi, tapi kita memastikan diri dengan memberikan arti dalam situasi itu (Alfred adler). Berbahagilah bagi orang yang berani………….
Bung Iffattullah menyampaikan hanya orang yang berani bahagialah yang dapat merasakan kebahagiaan. Tetaplah mengarahkan pikiran kepada hal yang positif pada situasi apa apapun tapi tidak harus membuang hal-hal yang negatif. Anggap saja hal itu seperti Yin dan Yang. Mengutip dalam pandangan Alfred adler “Makna tidak ditentukan oleh situasi, tapi kita memastikan diri dengan memberikan arti dalam situasi itu (Alfred adler)”.
Diskusi ini berjalan lancar tanpa kendala berarti, dan diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada pemateri, Ketua DPC GMNI Yogyakarta, peserta yang telah aktif mengikuti diskusi dari awal hingga akhir, serta seluruh kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Ahmad Dahlan. Harapannya, materi yang disampaikan oleh pemateri akan bermanfaat bagi semua yang hadir dalam acara ini.
Penulis: DPK GMNI UAD




