JurnalPost.com – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiwa (PMM) yang merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Kegiatan PMM ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan oleh pihak Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM). DPPM, atau Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, berperan sebagai penggerak kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan komitmen menjadi lembaga yang unggul, mandiri, dan inovatif, DPPM berupaya menjembatani kesenjangan antara penelitian akademis dengan kebutuhan masyarakat. Melalui koordinasi dengan berbagai pusat studi, pendanaan proyek-proyek berdampak, dan penyebaran aktif temuan penelitian, mereka mendorong kolaborasi dan memberdayakan masyarakat. Pada akhirnya, dedikasi DPPM terhadap penelitian dan pengabdian masyarakat membuka jalan bagi kemajuan pengetahuan dan kesejahteraan sosial. Pada kegiatan PMM kali ini kami kelompok 79 gelombang 9 memilih lokasi di Dusun Lesti Desa Dawuhan Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk pengaplikasian ilmu yang telah didapatkan oleh mahasiswa langsung kepada masyarakat dan belajar bersosialisa budaya dan kebiasaan warga sekitar.
Kelompok ini diketuai oleh Fadhel Raihan Caecario Putra (202110170311185) dengan anggotanya Lia Maghfirotul Maisyaroh (202110170311210), Tilawatus Sa’baniah Ekasari (202110170311213), Mikhael Andro Dziban (202110340311239), Muhammad Rafi’ Firmansyah (202210210311062) dan didampingi oleh Agung Prasetyo Nugroho Wicaksono, S.E., M.A.. Mengajak seluruh warga sekolah SDN 4 Dawuhan dalam pembuatan taman sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran terkhusus kepada siswa-siswi SDN 4 Dawuhan. Dalam upaya meningkatkan kesadaran lingkungan, kita menggunakan kreativitas botol bekas dan batu bata yang terpecah-pecah yang sudah tidak digunakan oleh warga sekitar.
Kegiatan ini tidak hanya sekedar sarana edukatif, namun juga memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan limbah. Kelompok kami membawa semangat dan ide kreatif untuk mengajak anak-anak melakukan kegiatan dengan bergotong-royong. Dimana kegiatan ini pula bisa menjadikan alternatif dalam pembelajaran P5.
Kegiatan ini diawali dengan mengecat tembok yang kosong dengan warna putih. Lalu dilanjutkan dengan pengumpulan batu bata dan botol bekas oleh siswa-siswa dan kelompok PMM yang dimana langsung dilanjutkan dengan berkreatif dalam mewarnai botol tersebut. Setelah selesai, dilanjutkan oleh kakak-kakak PMM dalam penataan taman dan ditutup dengan kreatifitas anak-anak dengan cap tangan warna-warni ke tembok tersebut.

Dari kegiatan ini diharapkan anak-anak semakin sadar dengan lingkungannya terkhusus botol-botol bekas sehingga mampu mendaur ulang botol plastik menjadi barang yang berguna. Mempererat tali persaudaraan dengan sesama teman dengan bergotong-royong. Selain itu, kegiatan ini mampu mengurangi sampah yang ada di lingkungan sekitar.
Penulis:
1. Mikahel Andro Dziban, Prodi Teknik Sipil
2. Muhammad Rafi’ Firmansyah, Prodi Agribisnis




