JurnalPost.com – Pengabdian kepada masyarakat merupakan Tridharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa. Universitas Muhammadiyah Malang memberikan fasilitas kepada mahasiswanya untuk dapat melaksanakan salah satu Tridharma Perguran Tinggi tersebut dengan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa. Program ini berjalan dengan beberapa mekanisme salah satu nya adalah PMM Mitra Dosen.
PMM yang kami laksanakan adalah PMM Mitra DosenPMM Mitra Dosen dengan dosen pendamping lapangan berjumalah 3 Dosen, yaitu Muhammad Kamil, S.IP., M.A, Shannaz Mutiara Deniar, S.IP., M.A, dan Dr. Tri Sulistyaningsih, M.Si yang dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiyah Dau Kota Batu dan Panti Aisyiyah Putri Kota Yogyakarta. Kelompok PMM Mitra Dosen kami yakni kelompok 155 memiliki beberapa kegiatan dengan fokus program di pengabdian pada 3 program utama.
Pelaksanaan kegiatan PMM kami terbagi menjadi 2 (dua) Kota yang berbeda dengan perbedaaan durasi pelaksanaan lebih lama di Panti Asuhan Aisyiyah Dau Kota Batu. Pelaksanaan kegiatan di Kota Yogyakarta hanya terlaksana selama 2 minggu dengan pemberian program dan kegiatan yang sama seperti pelaksanaan di Kota Batu. Namun dengan adanya perbedaan jarak, tidak memberikan pengaruh pada hasil pelaksanaan yang telah ditarget oleh kelompok kami. Pelaksanaan program dan kegiatan baik di Kota Batu maupun Kota Yogyakarta juga berjalan dengan maksimal. Selain itu, rekan kami yang berada di Kota Yogyakarta juga ikut aktif dalam memberikan peran nya pada pelaksanaan program dan kegiatan yang ada di Kota Batu dengan menjadi fasilitator pemateri dalam materi pengenalan aplikasi, web dan soft ware pada program pengenelan teknologi.
Tiga program utama kelompok 155 kami yakni, pertama kami melakukan kegiatan yang mengajarkan mengenai edukasi pentingnya soft skills, seperti Public Speaking, body language dan Kepemimpinan. Kegiatan yang kami berikan dalam pelaksanaan program ini adalah mengajarkan kepada sasaran untuk membuat teks pidato, artikel, cara berpidato, dan mempresentasikan artikel yang telah dikerjakan. Tidak hanya itu, berdasarkan kegiatan tersebut secara tidak langsung juga melatih sasaran untuk dapat ber public speaking dan berbicara menggunakan seni atau body language. Namun, pada fakta kondisi lapangannya, masih banyak adik-adik panti yang melakukan Public Speaking terlalu fokus membaca dan pada saat presentasi cenderung selalu berdiri menutupi audiens. Sehingga secara seni dalam berbicara masih terlihat tidak bagus. Namun, kami tidak membiarkan kondisi tersebut terjadi secara terus menerus. Sehingga kami memberikan feedback atau umpan balik kepada mereka mengenai tata cara Public Speaking yang baik dan benar. Sehingga, pengalaman, praktik dan pengetahuan baru tersebut dapat memberikan hasil yang lebih maksimal kepada sasaran. Pada program ini kami memberikan kegiatan tambahan yakni kegiatan yang berkaitan dengan hari sumpah pemudah, sehingga anak-anak diminta untuk maju dan mengucapkan ikrar sumpah pemuda satu persatu dan berdiskusi kecil mengenai apa itu sumpah pemuda. Sehingga hal ini memberikan dampak kepada anak-anak untuk memiliki rasa nasionalisme yang lebih tinggi.
Program kedua adalah pemberian pengenalan teknologi kepada sasaran. Hal ini masih berkaitan erat dengan peningkatan soft skills yang harus dimiliki oleh sasaran. Bentuk kegiatan yang diberikan adalah dengan pemberian pembekalan materi mengenai teknologi, pengenalan aplikasi, web, dan soft ware, serta praktik menggunakan aplikasi, web, dan soft ware yang tersedia. Tidak hanya itu, pada praktik pengenalan aplikasi editing yakni canva, kami melakasanakan lomba kreativitas poster menggunakan Canva. Sehingga secara tidak langsung sasaran mampu mempraktikan secara mandiri hasil dari materi sebelumnya. Program ketiga kami adalah memberikan edukasi tentang Literasi Digital. Latar belakang program ini adalah rasa keinginan kami dalam memberikan edukasi terkait literasi di dunia digital. Terlebih adik-adik Panti Asuhan adalah mayoritas merupakan generasi alpha yang membutuhkan pemahaman akan Literasi Digital untuk kehidupan mereka kedepannya. Kegiatan yang diberikan pada program ini adalah pendampingan materi dan praktik dalam membuat artikel dengan tema-teman telah ditentukan. Harapanya dari pembekalan Literasi Digital sasaran jauh lebih bijak dalam menggunakan media masa atau digital. Sehingga, sasaran dapat terminimalisir dari dampak negatif Literasi Digital atau media masa.
Selain tiga program utama, terdapat satu program tambahan yang dimana program ini masih berkaitan dengan program ketiga yaitu Literasi Digital. Porgram ini dilaksakanakan dengan suasana baru, karena kelompok kami tidak ingin terus menerus memberikan materi di dalam ruangan dikarenakan metode tersebut akan membuat sasaran merasa lebih jenuh dan enggan untuk menerima kegiatan kami. Sehingga, kelompok kami memberikan inovasi kegiatan belajar sambil bermain yang kami beri nama dengan Let’s Look for Treasure. Pada kegiatan ini, sasaran akan diberikan sebuah misi tertentu yang harus dapat diselesaikan untuk mendapatkan hadiah di akhir. Permainan ini terbagi menjadi tiga (3) tim dengan masing-masing mendapatkan misi yang berbeda. Didalam intruksi misi terdapat penggunaan kalimat berbahasa inggris. Sehingga anak-anak secara tidak langsung juga belajar menggunakan bahasa inggris.
Kegiatan terakhir kami adalah acara penutupan dari seluruh rangkaian kegiatan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) Mitra Dosen di Panti Asuhan Aisyiyah kelompok 155, Dihadiri oleh 2 Dosen Pembimbing kami, yaitu Muhammad Kamil, S.IP., M.A, dan Dr. Saiman, M.Si. Selama Kegiatan PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) adik-adik di Panti Asuhan dapat dengan mudah menerima materi dan pelatihan yang telah kami berikan selama berada di Panti Asuhan tersebut.
Kami melihat semangat antusias Adik-Adik Panti Asuhan yang luar biasa yang memberikan dampak yang sangat positif, sehingga kegiatan yang telah kami lakukan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan. Selama berada di Panti Asuhan kelompok PMM kami diterima dengan sangat baik, sehingga kami lebih mudah dalam melakukan semua kegiatan yang telah kami rencanakan. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kelompok kami, dan kami berharap supaya kegiatan yang kami lakukan memberikan manfaat kepada Adik-Adik Panti Asuhan tidak hanya untuk saat ini tetapi juga memberikan manfaat di masa depan.




