• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

PERMINTAAN DAN PENAWARAN SERTA KESEIMBANGAN PASAR

Editor Redaksi
6 Januari 2024
in Citizen Reporter

Oleh :
Dian Mayna Antika Sari
(Mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Fakultas Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi Medan)

Latar Belakang
Indonesia yang terletak pada posisi strategis penting dalam jalur perdagangan maritim, berperan sebagai penghubung penting di benua Asia dan Australia, serta samudra Pasifik dan Hindia. Akhirnya jalur perdagangan maritim di Asia Tenggara menjadi semakin sibu. Perdagangan terjadi melalui pertukaran berbagai komoditi regional. Pada zaman dahulu, masyarakat menggunakan sistem barter untuk memenuhi kebutuhannya dengan mengandalkan barang yang diproduksi di tempat lain. Untuk memfasilitasi barter, lokasi yang disepakati dipilih, yang akhirnya berkembang menjadi pasar. Munculnya mata uang sebagai alat untuk pembayaran menyebabkan menurunnya barter, dan pasar mulai menawarkan barang serta jasa guna memenuhi kebutuhan hidup.

Manusia merupakan sebagai makhluk ekonomi memiliki kebutuhan yang sangat banyak dan beraneka ragam serta terus bertambah seiring berjalannya waktu. Apabila salah satu kebutuhan terpenuhi maka akan datang kebutuhan yang lainnya, kebutuhan kedua terpenuhi akan datang kebutuhan ketiga dan seterusnya seperti tidak akan pernah ada habisny. Oleh karena itu diperlukan adanya perekonomian. Perekonomian adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena kegiatan perekonomian mencakup produksi, konsumsi, dan distribusi barang atau jasa yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang dalam wilayah tertentu. Dalam menjalankan kegiatan ekonomi terdapat dua aspek yang sangat penting yaitu permintaan dan penawaran.

Dalam sistem perekonomian, permintaan dan penawaran merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dipahami, agar mengetahui apa saja yang terjadi dalam suatu pasar. Permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan oleh konsumen dan mampu dibeli pada saat harga dan waktu tertentu sesuai dengan penghasilannya. Sedangkan penawaran, kebalikan dari permintaan yaitu sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen dan mampu dijual pada saat harga dan waktu tertentu. Contohnya permintaan terhadap barang seperti kebutuhan pokok dan jasa seperti ojek online. Sedangkan penawaran barang kebutuhan pokok dan jasa ojek online, salon, cuci motor, cuci pakaian, bersih-bersih rumah, pijat dan lain sebagainya.

Menurut Kasdi (2016) berpendapat bahwa permintaan dan penawaran juga merupakan kekuatan-kekuatan yang membuat perekonomian pasar bekerja. Sedangkan mekanisme pasar itu sendiri adalah interaksi yang terjadi antara permintaan (demand) dari sisi konsumen dan dari sisi produsen, sehingga harga yang diciptakan merupakan perpaduan dari kekuatan masing-masing pihak tersebut. Oleh karena itu, perilaku permintaan dan penawaran merupakan konsep utama dari kegiatan berbisnis.

Masyarakat yang sadar akan pentingnya kebutuhan dasarnya berusaha untuk menghindari kemiskinan dan menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar keluarganya dibandingkan dengan kebutuhan sekunder dan tersier. Namun, beberapa individu yang tidak memiliki kesadaran ini cenderung memperioritaskan kebutuhan sekunder dan tersiernya, sehingga menyebabkan kemiskinan. Tanpa makanan dan minuman, manusia akan binasa. Hal yang sama berlaku untuk pakaian dan tempat tinggal. Individu akan menderita dan rentan terhadap penyaki. Mereka yang memiliki sumber daya ekonomi terbatas mencari peluang kerja dan bantuan anggota keluarganya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Mereka juga menerapkan gaya hidup hemat dalam kesehariannya. Dengan memperaktekkan kehematan, komunitas yang kurang mampu bertujuan untuk menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran mereka. Sejak zaman dahulu, nenek moyang manusia telah mampu bertahan hidup dengan memenuhi kebutuhan dasarnya.

Permintaan yaitu jumlah barang yang dibeli ataupun yang ingin dibeli, sedangkan penawaran adalah banyaknya jumlah barang atau jasa yang ditawar oleh konsumen kepada produsen. Maka dari hal itu dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam kehidupan ekonomi produsen dan konsumen adalah suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Konsumen ingin memperoleh penawaran yang tinggi dan produsen ingin konsumen untuk meningkatkan permintaan untuk mencapai keuntungan yang semaksimal mungkin. Permintaan dan penawaran yang terjadi didalam suatu pasar akan menyebabkan pergerakan terhadap harga. Harga akan menuju pada kondisi keseimbangan pasar, dimana harga yang diminta oleh pembeli akan sama dengan harga yang ditawarkan oleh para penjual (Ruslan, 2012).

Permintaan dan penawaran merupakan dua aktivitas yang didasari kegiatan perekonomian. Permintaan dan penawaran juga merupakan dua kata yang paling sering digunakan oleh para ekonomi, keduanya merupakan kekuatan-kekuatan yang membuat perekonomian pasar bekerja. Sedangkan mekanisme pasar itu sendiri adalah interaksi yang terjadi antara permintaan (demand) dari sisi konsumen dan penawaran (supply) dari sisi produsen, sehingga harga yang diciptakan merupakan perpaduan dari kekuatan masing- masing pihak tersebut. Oleh karena itu, perilaku permintaan dan penawaran merupakan konsep dasar dari kegiatan bisnis.

Menurut Siregar, dkk. (2002) permintaan adalah persamaan yang menunjukkan hubungannya antara jumlah sesuatu barang yang diminta dan semua faktor-faktor yang mempengaruhinya. Atau demand adalah berbagai jumlah barang yang diminta pada berbagai tingkat harga. Dalam hukum permintaan kita melihat bahwa besar kecilnya jumlah barang yang diminta sangat tergantung pada barang tersebut dengan catatan variabel yang lain tetap. Oleh karena itu dengan adanya pendapatan yang tetap apabila harga barang naik maka jumlah barang yang diminta tersebut akan berkurang dan sebaliknya. Sedangkan supply atau penawaran adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat yang berbeda. Fungsi penawaran barang/jasa adalah fungsi yang menyatakan hubungan antara harga (pasar) suatu barang (jasa) yang ditawarkan oleh penjual (produsen) dalam kurun waktu yang tertentu, dengan asumsi ceteris paribus (variabel bebas lainnya yang mempengaruhi kualitas barang yang ditawarkan konstan).

Permintaan dalam pasar, seorang konsumen memenuhi kebutuhan hidupnya sehari- hari agar memperoleh kepuasan yaitu melalui permintaan. Dalam melakukan permintaan, konsumen tentu menyesuaikan permintaan dengan penghasilan yang diperolehnya. Jika penghasilan tinggi maka permintaan barang dan jasa dapat dilakukan dengan jumlah yang tinggi, tetapi sebaliknya jika penghasilan rendah maka permintaan barang atau jasa dilakukan dengan jumlah yang renda. Selain penghasilan, harga juga berpengaruh terhadap permintaan. Semakin mahal harga barang atau jasa, konsumen tentu akan mengurangi konsumsi terhadap barang atau jasa tersebut, sebaliknya jika semakin murah harga barang atau jasa maka konsumen akan loyal dalam mengkonsumsinya dan tidak mencarinya di tempat yang lain.

Di pasar ini terjadilah permintaan serta penawaran terhadap barang yang didagangkan. Penjual memamerkan barang-barang mereka untuk menarik pembeli potensial dan memfasilitasi transaksi. Dalam istilah ekonomi, ini disebut juga sebagai permintaan. Tujuan dari permintaan calon pembeli adalah untuk meyakinkan penjual agar dapat setuju menjual barang dengan harga yang diminta. Tidak dapat disangkal, permintaan dan penawaran adalah pendorong utama pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dari perspektif ini, kita sudah dapat mengamati bahwa permintaan dan penawaran dilihat dari sudut pandang konsumen, sedangkan penawaran dilihat dari sudut pandang produsen. Dengan seimbangnya permintaan serta penawaran, diiringi tingginya daya pembelian, mengakibatkan semakin tingginya pertumbuhan ekonomi pada suatu negara.

Sedangkan penawaran dalam pasar, seorang produsen akan melakukan penawaran barang atau jasa kepada konsumen agar mendapatkan keuntunga. Saat melakukan penawaran barang atau jasa tentu ada strategi yang dilakukan oleh produsen salah satunya dengan melalukan promosi. Selain melalui promosi, harga dapat mempengaruhi penawaran barang atau jasa, jika harganya naik maka penawaran barang dan jasa akan meningkat, sebaliknya jika harga turun maka produsen enggan mengurangi barang atau jasa yang akan dijual. Di dalam penawaran yang perlu diperkuat adalah cara mempromosikan barang atau jasa, agar saat harga naik konsumen tetap membelinya sehingga produsen mendapatkan keuntungan yang tinggi (Venny dan Asriati. 2022).

Pembahasan.
Pembahasan konsep dasar yang berkaitan dengan teori permintaan, teori penawaran, dan keseimbangan pasar. Konsep permintaan akan mencakup faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan terhadap produk, yang akan membawa analisis permintaan dan keputusan dalam manajemen bisnis serta analisis perubahan fungsi permintaan dalam manajemen bisnis.
Konsep penawaran akan mencakup faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran produk, dan analisis perubahan fungsi penawaran yang mempengaruhi keputusan daam memanage bisnis. Analisis keseimbangan pasar mencakup interaksi antara kurva permintaan dan penawaran untuk menentukan harga keseimbangan dan kuantiras keseimbangan dalam mendukung keputusan dalam bisnis.

Adapun yang menjadi tujuan dalam pembahasan bagian ini adalah dharapkan mahasiswa atau manajer mempunyai kemampuan menganalisis dan memutuskan serta menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan, merumuskan model fungsi permintaan serta mengubah fungsi permintaan terhadap suatu produk sesuai dengan kondisi bisnis dan tujuan yang diharapkan.

Konsep Dasar Teori Permintaan dan Aplikasi
Konsep hukum permintaan dalam ekonomi manajerial dapat didefenisikan sebagai barang atau jasa yang mampu dibeli oleh konsumen dalam jumlah dan selama periode waktu tertentu berdasakan kondisi-kondisi tertentu. Kondisi ini menjadi masukan bagi manajer dalam mengambil keputusan tentang produk dan jasa yang akan diluncurkan dimassa yang akan datang untuk memenuhi kebutuhan pasar dan dapat bersaing.
Faktor faktor yang mempengaruhi permintaan terhadap barang atau jasa yaitu:

1. Harga dari barang atau jasa tersebut.
2. Pendapat konsumen.
3. Harga dari barang-barang atau jasa yang berkaitan.
4. Ekspektasi konsumen yang berkaitan dengan harga barang atau jasa, tingkat pendapatan, dan ketersediaan dari barang atau jasa itu di masa mendatang.
5. Selera konsumen.
6. Banyaknya konsumen potensial.
7. Pengeluaran iklan.
8. Atribut atau features dari produk tersebut.
9. Faktor-faktor spesifik lain yang berkaitan dengan permintaan terhadap produk.
10. Waktu (time), pengertian time disini adalah pada saat waktu kondisi permintaan itu terjadi, seperti pada waktu musiman terjadi, hari raya tahun baru, tahun ajaran baru dan lainnya, dimana permintaan konsumen meningkat.

Permintaan Dalam Bisnis
Dalam manajemen bisnis berorientasi terhadap pelanggan, kemampuan dalam menganalisa permintaan pasar harus lebih efektif. Untuk itu perusahaan harus memiliki informasi lengkap tentang fungsi permintaan produk yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. Agar perusahaan mampu membuat keputusan manajerial yang efektif, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjan. Contoh, informasi tentang pengaruh perubahan harga produk terhadap permintaan produk yang sedang dihasilkan oleh perusahaan tersebut akan membantu dalam membuat keputusan yang berkaitan dengan kebijaksanaan penetapan harga.

Fungsi Permintaan dan Iklan
Pihak manajer harus memahami konsep dan analisis perubahan fungsi permintaan akibat adanya perubahan pengeluaran iklan yang dilakukan oleh perusahaan. Fenomena umum menjelaskan yang berlaku dipasar tentang mengapa suatu produk seperti rel estate, meskipun harga meningkat tetapi kuantitas rel estate yang diminta juga ikut meningkat, sehingga seolah bertentangan dengan hukum permintaan.

Penawaran dan Aplikasi
Penawaran (supply) dapat diberi batasan dalam ekonomi manajerial sebagai kuantitas produk barang maupun jasa yang ditawarkan untuk dijual di pasar.

Penawaran dan Bisnis
Penawaran didefenisikan sebagai jumlah barang yang ditawarkan pada berbagai tingkat harga. Jika harga suatu barang/jasa meningkat maka jumlah penawaran terhadap barang/jasa akan meningkat juga. Hubungan antara harga barang/jasa dengan jumlah barang/jasa yang di tawarkan adalah positif. Fungsi penawaran dapat berbentuk tabel, grafik, atau persamaan matematik yang menunjukkan hubungan antara kuantitas penawaran produk dan harga jual dari produk tersebut.

Perubahan Fungsi Penawaran (Faktor Input)
Dalam konsep ekonomi manajerial, perpindahan atau pergeseran kurva penawaran (SO) lokasi baru yang ditandai dengan perubahan terhadap penawaran di pasar. Jika pengaruh dari perubahaan variabel penentu penawaran tersebut lebih besar daripada pengaruh perubahan harga produk, maka terjadi bahwa kenaikan harga produk yang diikuti dengan jumlah penawaran terhadap produk tersebut.

Keseimbangan Pasar
Keseimbangan pasar dapat didefenisikan sebagai suatu titik pada tingkat harga yang di mana konsumen dapat membeli kuantitas produk yang diinginkannya, dan produsen dapat menjual kuantitas produk yang dimilikinya pada harga yang sama serta jumlah kuantitas permintaan sama dengan jumlah kuantitas penawaran.

Penawaran, Permintaan dan Kebijakan Pemerintah
1. Dalam sistem pasar yang bebas dan tidak diinvestasikan, kekuatan pasar akan menghasilkan harga dan jumlah keseimbangan.
2. Walaupun kondisi keseimbangan mungkin menunjukkan kondisi yang terlihat puas dengan kondisi keseimbangan tersebut.
3. Salah satu peran ahli ekonomi adalah menggunakan teori yang mereka miliki serta untuk membantu mengembangkan kebijakan untuk mengurangi ketidakpuasan tersebut.
4. Adanya beban pajak akan mempengaruhi peningkatan pada harga barang dan penurunan jumlah permintaan sehingga keseimbangan harga pasar akan berubah ke kanan atas.
5. Diberikannya subsidi oleh pemerintah akan menurunkan harga barang di pasar dan meningkatkan jumlah permintaan dan keseimbangan pasar akan bergeser ke kanan bawah.

Menurut Nisa (2014) menyatakan bahwa permintaan adalah sejumlah barang atau jasa yang diinginkan oleh konsumen dan mampu dibeli pada saat harga dan waktu tertentu sesuai dengan penghasilannya. Sesuai dengan hasil penelitian Arida (2015) mengatakan bahwa, permintaan yaitu barang atau jasa yang di inginkan konsumen, dalam penelitian ini menjelaskan permintaan tenaga kerja dipengaruhi karena luas lahan jadi tentu akan memerlukan jumlah permintaan tenaga kerja, kemudian juga dipengaruhi dari tingkat upah, karena kedua hal tersebut mempunyai korelasi yang sangat kuat.

Menurut Sudarsono (1990) dalam penelitian Maimun Soleh permintaan dalam konteks ekonomi didefenisikan sebagai jumlah maksimum suatu barang atau jasa yang akan dikehendaki seseorang pembeli untuk dibelinya pada setiap kemungkinan harga dalam jangka waktu tertentu. Jumlah barang/jasa yang diminta konsumen (konsumen bersedia membelinya) dipengaruhi atau ditentukan oleh berbagai macam faktor yaitu: 1). Harga barang itu sendiri, 2). Harga barang lain, khususnya barang yang mempunyai hubungan komplementer atau subsitusi, 3). Jumlah pendapatan rill konsumen, 4). Selera konsumen, yang bisa dipengaruhi oleh waktu, tempat, kualitas, bentuk (warna, merek, bungkus) dan lain-lain.

Sibuea (2013) dalam penelitiannya menyatakan bahwa penawaran adalah hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan. Penawaran juga dapat dikatakan bahwa, kebalikan dari permintaan yaitu sejumlah barang atau jasa yang ditawarkan oleh produsen dan mampu dijual pada saat harga dan waktu tertentu. Hasil penelitian Arida (2015) mengatakan bahwa, penawaran adalah kegiatan yang dilakukan oleh produsen dalam memasarkan barang dan jasanya. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa permintaan merupakan cerminan perilaku konsumen dalam membeli suatu baran, sedangkan penawaran adalah cerminan perilaku dari produsen atau yang menjual barang kepada pembeli atau konsumen.

Penawaran (supply) adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar dalam periode dan tingkat harga tertentu. Jumlah barang yang ditawarkan oleh seorang produsen umumnya mengikuti hukum penawaran. Hukum penawaran mengatakan, ceteris paribus, bila harga suatu barang naik maka jumlah yang ditawarkan oleh produsen bertambah dan sebaliknya bila harga turun maka jumlah yang ditawarkan akan berkurang. Keinginan para penjual dalam menawarkan barangnya pada berbagai tingkat harga ditentukan oleh beberapa faktor yaitu: 1). Harga barang itu sendiri, 2). Harga barang lainnya yang berkaitan, 3). Biaya produksi, 4). Teknologi yang digunakan, 5). Tujuan-tujuan operasi perusahaan, dan lain-lain. Meskipun hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan, ada kasus-kasus dimana hukum ini tidak berlaku.

Kesimpulan
Aktivitas bisnis yang berorientasi pada pasar harus mampu melakukan analisis tentang bagaimana pasar produk barang ataupun jasa. Pihak manajemen harus mampu menganalisis permintaan pasar, menganalisis penawaran pasar, dan mengkaji titik keseimbangan pasar produk atau jasa tersebut terjadi. Berdasarkan analisis situasi keseimbangan pasar di ambil berbagai keputusan bisnis yang efektif. Berdasarkan konsep ekonomi manajerial, terdapat dua kelompok yang berpartisipasi di pasar, yaitu: kelompok konsumen dan kelompok produse, sedangkan analisis penawaran menguji perilaku dari kelompok produsen. Kurva-kurva permintaan dan penawaran secara bersamaan menentukan harga dan kuantitas produk yang terjadi di pasar, yang dikenal sebagai harga dan kuantitas keseimbangan pasar. Fungsi permintaan sangat berhubungan secara bersama dengan variabel harga produk dan variabel- variabel penentu lainnya seperti: pendapatan konsumen, harga dari produk lain yang berkaitan, ekspetasi konsumen terhadap harga produk tersebut di masa mendatang, selera konsumen, banyaknya konsumen potensial, pengeluaran iklan, features atau atribut dari faktor tersebut dan waktu penentu jumlah permintaan akan sangat besar pada waktu tertentu misalnya terhadap produk atau jasa pada hari raya, tahun baru, dll. Fungsi penawaran merupakan kuantitas produk yang ditawarkan berhubungan secara bersama dengan variabel harga produk dan variabel penentu penawaran seperti: harga input yang digunakan dalam proses produksi, harga dari produksi lain berkaitan dalam produksi, tingkat teknologi yang tersedia, ekspetasi produsen terhadap harga produk tersebut di msa mendatang. Harga dan kuantitas keseimbangan pasar ditentukan melalui perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran pada suatu titik perpotongan yang disebut sebagai titik keseimbangan pasar, kuantitas produk yang diminta untuk sama dengan kuantitas produk yang ditawarkan, sehingga pasar menjadi akan seimbang.

Daftar Pustaka
Fauzi, A., Sandopart, D. P. Y. A. L., Anglaini, E., Utami, P. K., Adha, M. A., & Dewanahalim, M. A. (2023). Pengaruh Permintaan dan Penawaran Terhadap Kebutuhan Pokok di Pasar. Jurnal Ekonomi dan Manajemen, 2(2), 29-39.
Kasdi, A. (2016). Permintaan dan Penawaran dalam Mempengaruhi Pasar. Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, 4(2), 18-34
Samosir, N. E., Siagian, N., Nst, R. R., & Frisnoiry, S. (2023). Pengaruh Permintaan dan Penawaran Terhadap Perekonomian Humantech: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 2(8), 1799-1805.
Siregar, T. M., Naibaho, E., Sansu, S. G., Sormin, S. G. L., & Siregar, B. S. (2023). Pengaruh Fungsi Permintaan dan Penawaran Terhadap Keseimbangan Pasar Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 222-232.
https://repository.uir.ac.id/21600/1/Buku%20Ekonomi%20Manajerial.pdf

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Mengembangkan Karir Housekeeping Melalui One Day Career MedWist di Grand City Hotel Solo

Editor Redaksi
29 September 2024
0

JurnalPost.com - Salah satu tujuan pelatihan Housekeeping adalah pelatihan tentang pekerjaan di housekeeping agar kandidat memiliki skills yang diperlukan saat...

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Pengabdian Masyarakat Dosen Departemen Biokimia IPB University: Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Sukamaju melalui Minuman Fungsional Herbal ‘SIJAKA’ dan Sari Kedelai

Editor Redaksi
2 September 2024
0

Bogor, JurnalPost.com (27/08) - Departemen Biokimia, IPB University menyelenggarakan kegiatan SKEMA: Masyarakat Sehat Pangan Sehat: Peningkatan Kesehatan melalui pengolahan sumber...

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Tutorial Pembuatan Buket Snack; Mahasiswa PMM UMM Mengadakan Kegiatan Edukatif dan Kreatif untuk Pemuda Karang Taruna

Editor Redaksi
30 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu agenda yang wajib di lakukan bagi semua...

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Kembangkan Kolaborasi Desa dengan Media Massa, PMM Mahasiswa UMM Desa Kalisongo Adakan Pelatihan Sosialisasi Pengembangan Press Release

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Pada Senin, 12 Agustus 2024, Kelompok PMM Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Media Massa di...

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

PELATIHAN PEMBUATAN TAS ANYAMAN BERSAMA IBU-IBU PEMILIK UMKM

Editor Redaksi
29 Agustus 2024
0

JurnalPost.com - Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) adalah program pengabdian yang dilakukan Mahasiswa aktif Universitas Muhammadiyah Malang untuk berkontribusi...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.