JurnalPost.com – PT Celebes Pangan Sejahtera menghadirkan inovasi digital untuk memperkuat sistem distribusi pangan di Indonesia. Perusahaan agriculture asal Sulawesi Selatan itu meluncurkan platform digital Siberas.id dengan fitur unggulan bernama Jejak Beras.
Inovasi tersebut dirancang untuk membantu pelaku usaha, distributor, hingga mitra logistik dalam memantau proses pengiriman beras secara lebih transparan. Melalui fitur Jejak Beras, pergerakan komoditas dapat dipantau mulai dari gudang penyimpanan hingga sampai ke titik tujuan.
Kehadiran sistem ini menjadi bagian dari upaya PT Celebes Pangan Sejahtera dalam menjawab tantangan distribusi pangan nasional. Selama ini, proses pengiriman beras ke berbagai daerah kerap menghadapi kendala, mulai dari keterlambatan informasi, kurangnya pemantauan real-time, hingga komunikasi yang belum sepenuhnya terintegrasi.
Dengan sistem digital yang terhubung dalam satu platform, proses distribusi diharapkan menjadi lebih efisien. Distributor dapat mengetahui status pengiriman, memantau pergerakan armada, serta memastikan pasokan beras tetap terkontrol selama perjalanan.
Fitur Jejak Beras juga menjadi langkah penting dalam mendorong transparansi rantai pasok pangan. Tidak hanya membantu pelaku usaha dalam memantau logistik, fitur ini juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan dalam proses distribusi beras ke berbagai wilayah di Indonesia.
Beberapa fungsi utama yang ditawarkan dalam platform ini antara lain pemantauan pengiriman secara real-time, manajemen inventaris, serta dukungan efisiensi biaya logistik. Sistem tersebut memungkinkan distributor memetakan rute pengiriman, mengawasi stok, dan menjaga kualitas komoditas yang dikirim.
Direktur PT Celebes Pangan Sejahtera, Ahmad Rayes Jabir, mengatakan peluncuran platform digital ini bukan sekadar menghadirkan alat pelacak pengiriman. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem pangan yang lebih transparan, efisien, dan terintegrasi.
“Kehadiran platform Siberas.id dan aplikasi Jejak Beras ini bukan sekadar alat pelacak logistik, melainkan langkah nyata kami dalam membangun ekosistem pangan yang lebih transparan, efisien, dan terintegrasi di Indonesia,” ujar Ahmad Rayes Jabir.
Ahmad berharap, sistem ini dapat menjadi solusi bagi para distributor di seluruh Indonesia. Dengan dukungan teknologi, proses distribusi beras sebagai salah satu kebutuhan pokok masyarakat dapat berjalan lebih cepat, merata, dan tepat sasaran.
“Harapan kami, platform ini dapat menjadi solusi utama yang mempermudah para distributor di seluruh Nusantara, memperkecil celah kendala distribusi, serta memastikan bahwa pasokan beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat dapat tersalurkan dengan cepat, merata, dan tepat sasaran,” lanjutnya.
Langkah PT Celebes Pangan Sejahtera ini juga menjadi gambaran bahwa sektor agribisnis mulai bergerak menuju era digital. Industri pangan yang selama ini kerap identik dengan sistem konvensional kini mulai beradaptasi dengan teknologi untuk meningkatkan efektivitas operasional.
Inovasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam mendorong perubahan di sektor pertanian dan distribusi pangan. Melalui pendekatan digital, perusahaan berupaya menghadirkan solusi baru terhadap persoalan lama yang kerap muncul dalam rantai pasok komoditas.
PT Celebes Pangan Sejahtera menilai modernisasi distribusi pangan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut kelancaran pengiriman dari hulu hingga hilir. Karena itu, pemanfaatan teknologi menjadi kebutuhan penting agar pasokan pangan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Kehadiran fitur Jejak Beras diharapkan dapat memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah penting dalam sektor pangan nasional. Dengan dukungan inovasi digital, perusahaan berharap ekosistem agribisnis di daerah dapat semakin maju dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap ketahanan pangan Indonesia.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda