Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Proses Penyerahan P3D SMA/SMK Masih Butuh Pengkajian

Proses Penyerahan P3D SMA/SMK Masih Butuh Pengkajian

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
12 Maret 2016, 00.18 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Proses Penyerahan P3D SMA/SMK Masih Butuh Pengkajian

JURNALPOST.COM - Proses penyerahan Personel, Pembiayaan, Perlengkapan dan Dokumen (P3D) dalam pengalih kelolaan SMA/SMK Sederajat dari pemerintah kabupaten/kota ke pemerintah provinsi yang ditarget rampung bulan ini sepertinya masih menbutuhkan pengkajian lebih jauh agar tidak menyebabkan permasalahan di kemudian hari.

Kepala badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Agustinus Appang, mengatakan, terkait proses P3D pengalih keloaan SMA/SMK ini bukan hal yang sederhana dan banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang.

IKLAN

"Pemindahan guru ini kan bukan hal yang sederhana, dan banyak hak yang butuh dipertimbangkan. Ke depan ini memang masih harus intens dibicarakan. " kata Agustinus, Jum'at (11/3).

Meriah, Siswa SMASMK se Kabupaten Tegal Ikut Lomba Senam Lalu Lintas
Baca Juga

Meriah, Siswa SMA/SMK se Kabupaten Tegal Ikut Lomba Senam Lalu Lintas

Salah satu hal yang menurutnya butuh untuk dibahas lebih lanjut adalah peralihan status guru SMA/SMK yang secara otomatis akan menjadi pegawai pemprov.

Para guru yang nantinya secara otomatis akan menjadi PNS pemprov menurutnya sampai saat ini belum ada kejelasan apakah mereka juga akan menerima pakasi atau tidak, dan itu masih dikaji. Pihak juga dikatakannya akan berhati-hati untuk menetapkan hal tersebut.

"Kita akan lihat dulu posisinya, apakah dia sudah menerima tunjangan-tunjangan yang menyerupai pakasi. Kita harus berhati-hati dan harus dikaji terlebih dahulu agar tunjungan yang satu dengan yang lain tidak terjadi overlap," ujarnya.

Agustinus menjelaskan, berbeda dengan guru yang nemiliki tunjangan sertifikasi atau profesi secara spesifik, PNS pemprov dikatakannya selama ini tidak ada tunjangan profesi yang spesifik.

Sekolah di Sulsel Siap Laksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK/CBT)
Baca Juga

Sekolah di Sulsel Siap Laksanakan UN Berbasis Komputer (UNBK/CBT)

"Untuk guru ini kan kita harus bicarakan seperti apa tunjangannya, apakah ada pakasinya atau itu sudah masuk dalam tunjangan profesi dan sertifikasinya. Saat ini saja pakasi untuk PNS Pemprov sebanyak kurang lebih 10.000 orang itu totalnya Rp 229,7 miliar selama satu tahun. Kalau nantinya semua guru SMA/SMK yang jumlahnya kurang lebih 19.000 orang itu juga harus mendapatkan pakasi, berarti jumlah dana alokasi untuk pakasi tahun depan itu harus naik tiga kali lipat dari sekarang," ungkapnya.

Masalah lainnya menurut Agustinus adalah masalah pegawai honorer yang selama ini penganggakatan dan penggajiannya berdasarkan SK bupati/walikota.

"Yang mengangkat honorer itu kan bupati/walikota, ini juga masih harus dibicarakan. Bagaimana proses peralihan tenaga honorer ini, apakah memang jumlahnya rasional atau tidak," ujarnya.

IKLAN

Agustinus juga menambahkan, semua hal-hal yang menyangkut proses lengalohan P3D ini harus ditangani secara konferhensif.

Proses Penyerahan P3D SMA/SMK Masih Butuh Pengkajian
Baca Juga

Pengalih Kelolaan SMA/SMK #Tenaga Honorer Akan Dirasionalisasi

Sebelumnya, Kepala Biro Pengelolaan Aset Provinsi Sulsel, Ahmadi Akil, mengatakan, masih banyak persoalan mengenai aset sekolah yang akan diserahkan pengelolaannya dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota pada Dinas Pendidikan Sulsel.

Proses penyerahan Personel, Pembiayaan, Perlengkapan dan Dokumen (P3D) dikatakannya akan dilaksanakan pada 18 Maret mendatang dari Pemerintah kabupaten/kota pada Pemerintah Provinsi.

Menurutnya, penyerahan P3D tidak mungkin bisa langsung selesai, karena harus melalui beberapa proses. Sehingga tidak menutup kemungkinan prosesnya akan memakan waktu cukup lama.

"Jadi nanti ini proses penyerahan P3D. Kalau namanya proses tidak selesai pada penyerahan, ini prosesnya bisa memakan waktu yang cukup lama," kata Ahmadi.

Terkait adanya aset yang bermasalah, Ahmadi mengatakan, hal itu perlu dilakukan penyelerasian, verifikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Sampai saat ini pihaknya tidak bisa menyelesaikan sampai tingkat tersebut.

Sehingga dikatakannya dalam perintah Mendagri disebutkan, setelah proses penyerahan P3D selesai, masih akan ada proses lanjutan untuk mendapatkan validasi data yang memang benar-benar akurat.

Salah satu masalah yang menurutnya ditemukan dalam proses penyerahan tersebut, yaitu adanya sekolah dengan tingkat berbeda, seperti SMA dan SMP dalam satu atap atau satu lahan.

"Kita harap tanahnya harus diserahkan, tapi Kabupaten belum serahkan, karena dalam satu hamparan ada dua sekolah. Dalam berita acara disebutkan akan ditindaklanjuti dengan kabupaten/kota. Tindak lanjut untuk itu perlu waktu panjang, karena harus menentukan kewajaran besaran atau luas yang akan diserahkan pada provinsi," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, masalah lain adalah masih adanya kabupaten yang tidak memberikan atau mencantumkan nilai aset yang diserahkan. Hal itu juga dikatakannya harus diselesaikan, karena memang untuk menilai sebuah aset butuh waktu.

"Pasti banyak persoalan, yang inti saat ini adalah adanya komitmen bahwa kita mau penuhi perintah UU 23. Apalagi ada juga aset yang belum ada dokumennya," ujarnya. (fo)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/proses-penyerahan-p3d-smasmk-masih-butuh-pengkajian/1534/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.09 WITA

  • #Penyerahan P3D SMA
  • #SMK
  • #pegawai honorer

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. 3

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  4. 4

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

  5. 5

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.